Jumat, September 4, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » Adi Sastra Wijaya Sebut Wacana Pemisahan OPD Pertanian-Peternakan Bali Perlu Kajian Mendalam

Adi Sastra Wijaya Sebut Wacana Pemisahan OPD Pertanian-Peternakan Bali Perlu Kajian Mendalam

by jurnalis
2 September 2026
in Kajian
Adi Sastra Wijaya Sebut Wacana Pemisahan OPD Pertanian-Peternakan Bali Perlu Kajian Mendalam

Adi Sastra Wijaya, Akademisi kebijakan Publik Universitas Udayana Bali. [Foto.Istimewa/*].

Adi Sastra Wijaya Sebut Wacana Pemisahan OPD Pertanian-Peternakan Bali Perlu Kajian Mendalam

BALI, Kabar1News.com — Akademisi Kebijakan Publik Universitas Udayana, Komang Adi Sastra Wijaya tanggapi soal Wacana pemisahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

Usulan ini digulirkan oleh Komisi II DPRD Provinsi Bali untuk membentuk kembali Dinas Peternakan sebagai OPD yang berdiri sendiri.

Menurut Akademisi kebijakan Publik dari Universitas Udayana, mengatakan wacana tersebut perlu dikaji lebih dalam. Ia mendorong, agar OPD yang sudah ada perlu dimaksimalkan dari segi SDM’nya.

“Ide pemisahan ini menurut saya bagus, tetapi perlu dikaji lebih dalam. Artinya, jangan sampai ide pemisahan ini muncul tanpa memaksimalkan OPD yang sudah ada,” ujar Komang Adi Sastra Wijaya di Denpasar pada, Senin (1/9/26).

Adi Sastra Wijaya, menambahkan, pada dasarnya sebuah kebijakan baru itu, pasti akan melahirkan pertanyaan baru di tengah masyarakat. Karena itulah, pentingnya kajian secara empiris, jangan sampai terkesan seperti fragmentasi.

“Pertanian dan Peternakan di Bali kan dari dulu bersinergi sekali, kalau misalnya mau dipisahkan dengan pembentukan OPD. Menurut hemat saya, mungkin muncul pertanyaan, apakah pemisahan ini akan membawa dampak jauh lebih baik atau tidak,” katanya.

Menurutnya, untuk pembentukan OPD yang efektif, perlu kajian yang matang dengan melibatkan akademisi. Jangan sampai hal tersebut terkesan prematur.

” Jangan sampai kita terburu-buru secara prematur,hanya karena kurangnya pengetahuan atau potensi,” katanya.

Akademisi dari Universitas Udayana, Bali ini mengungkapkan, Bali ini merupakan salah satu sektor tulang punggung Pertanian dan peternakan. Baik secara ekonomi maupun bisnis. Karena itu, jangan sampai gara-gara pemisahan OPD, Bali jadi kehilangan potensi Pertanian dan Peternakan.

“Dua bidang ini adalah, bidang sangat strategis, jangan sampai gara gara dua OPD terjadi fragmentasi, sehingga cita cita menjadi Pertanian dan peternakan di Bali ini makin jauh. Karena pembentukan OPD tidak gampang, butuh sumber daya yang matang,” tutupnya. (*)

Tags: Adi Sastra WijayaBaliNEWSOPDOPD Pertanian-PeternakanPerlu Kajian MendalamSebut Wacana Pemisahan

Related Posts

Kekeringan Tahunan Lamongan: Bukan Lagi Sekedar Bencana, Saatnya Bongkar Akar Masalah Tata Kelola Air
Kajian

Kekeringan Tahunan Lamongan: Bukan Lagi Sekedar Bencana, Saatnya Bongkar Akar Masalah Tata Kelola Air

4 September 2026
Kasus Korupsi Lagi, BCW: September Harus Jadi Momen Buka Rapor Reformasi Bea Cukai
Kajian

Kasus Korupsi Lagi, BCW: September Harus Jadi Momen Buka Rapor Reformasi Bea Cukai

31 Agustus 2026
Ketum PJI: Desak DPR Segera Sahkan UU Perampasan Aset
Kajian

Ketum PJI: Desak DPR Segera Sahkan UU Perampasan Aset

26 Agustus 2026
Ekonomi Global Penuh Ketidakpastian, 2026–2027 Jadi Momentum Menahan Diri Beli Properti
Berita

Ekonomi Global Penuh Ketidakpastian, 2026–2027 Jadi Momentum Menahan Diri Beli Properti

25 Agustus 2026
Jalur Zonasi pada SPMB: Solusi Pemerataan Pendidikan atau Membunuh Mimpi Anak Berprestasi?
Kajian

Jalur Zonasi pada SPMB: Solusi Pemerataan Pendidikan atau Membunuh Mimpi Anak Berprestasi?

23 Agustus 2026
Kekeringan Tahunan Lamongan: Bencana Alam atau Kegagalan Tata Kelola?
Kajian

Kekeringan Tahunan Lamongan: Bencana Alam atau Kegagalan Tata Kelola?

19 Agustus 2026
Refleksi Hari Jadi Lamongan ke-457, Tantangan Kemajuan Nyata dan Bukan Sekadar Seremoni
Kajian

Refleksi Hari Jadi Lamongan ke-457, Tantangan Kemajuan Nyata dan Bukan Sekadar Seremoni

27 Mei 2026
Ketua RABN Jatim: Indonesia Darurat Pelecehan Seksual di Ponpes, Wajib Berbenah
Kajian

Ketua RABN Jatim: Indonesia Darurat Pelecehan Seksual di Ponpes, Wajib Berbenah

11 Mei 2026
Santet Masuk KUHP 2023, Begini Makna dan Pembuktiannya dalam Hukum Pidana
Kajian

Santet Masuk KUHP 2023, Begini Makna dan Pembuktiannya dalam Hukum Pidana

8 Mei 2026
Load More

Ucapan Corner :

Hari Besar Nasional :

Pasang Iklan :

Spesial Corner :

Spesial Corner :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.