Lepas 77 PNS Purna Tugas, Mas Lindra: Jangan Buru-buru Jual Aset, Jaga Kesehatan
TUBAN, Kabar1News.com – Masa kerja sebagai aparatur sipil negara boleh berakhir, tetapi pengabdian tidak harus berhenti. Pesan itu disampaikan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky kepada 77 PNS yang memasuki purna tugas, Senin (14/9/2026).
Penyerahan SK Pensiun dan pelepasan PNS periode 1 Oktober, 1 November, dan 1 Desember 2026 itu digelar di Gedung Korpri Kabupaten Tuban.
Puluhan PNS tersebut berasal dari berbagai jenjang. Terdiri atas pejabat eselon II dan III, eselon IV atau fungsional penyetaraan, guru, tenaga kesehatan, serta pelaksana.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mas Lindra menyampaikan apresiasi atas pengabdian selama menjadi bagian dari Pemkab Tuban. Menurutnya, pengalaman selama bertugas bisa menjadi modal untuk tetap memberi manfaat di lingkungan sekitar.
Mas Lindra meminta para purna tugas lebih memperhatikan kesehatan dan memanfaatkan waktu bersama keluarga.
“Bapak ibu sekalian harus sehat. Harus sehat,” pesan Mas Lindra.
Ia berharap masa pensiun tidak hanya diisi rutinitas di rumah. Purna tugas justru bisa menjadi kesempatan untuk tetap aktif dan berkontribusi di masyarakat dengan kegiatan yang terarah.
Mas Lindra juga mengingatkan pentingnya kecakapan mengelola keuangan setelah pensiun. Pendapatan pensiun perlu dikelola dengan baik, termasuk keputusan terkait aset.
Ia meminta para purna tugas tidak terburu-buru menjual aset yang telah dikumpulkan selama masa kerja. Serta lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi yang belum jelas.
“Jangan pernah ngejual aset yang bapak ibu sekalian sudah tabung,” katanya.
Meski telah pensiun, Mas Lindra berharap silaturahmi dengan Pemkab Tuban tidak putus. Para purna tugas diharapkan tetap hadir dalam kegiatan pemerintah daerah dan menjaga komunikasi dengan lingkungan kerja.
Menurutnya, pengalaman para purna tugas merupakan modal berharga bagi daerah. Kesempatan untuk berkontribusi tetap terbuka meski tidak lagi bertugas sebagai ASN.
“Karena hal yang mahal adalah pengalaman bapak ibu sekalian semua,” ujarnya.
Kegiatan juga diisi pesan dan kesan perwakilan purna tugas oleh Kabag Hukum Setda Tuban Cyta Sorjawijati, S.H.
Cyta menyampaikan rasa syukur menjadi bagian dari keluarga besar Pemkab Tuban dan terima kasih atas kepercayaan selama menjalankan pengabdian.
Menurutnya, pensiun bukan penutup aktivitas. Justru menjadi awal untuk berkarya di bidang lain, memberi manfaat bagi lingkungan, sekaligus punya lebih banyak waktu bersama keluarga.
“Pensiun bukan akhir dari segalanya,” ujarnya.
Kepada ASN yang masih aktif, Cyta berpesan agar tetap semangat melanjutkan estafet pengabdian dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (MCT/Red)




















