Rabu, Januari 14, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » Kenali Modus Penipuan Jual Beli Rumah

Kenali Modus Penipuan Jual Beli Rumah

by redaksi
10 Juli 2021
in HUKUM
Kenali Modus Penipuan Jual Beli Rumah

Jakarta,Kabar1News.com – Gerai Hukum Art & Rekan berpendapat bahwa,Niat beli rumah murah, malah kehilangan jutaan rupiah. Begitulah kira-kira gambaran yang menimpa sejumlah korban mafia tanah atau rumah dengan modus sertifikat palsu beberapa waktu lalu. Sindikat penipu ini memang sudah ditangkap. Tapi kita tetap harus berhati-hati karena modus serupa masih sering terjadi di berbagai daerah, termasuk di kota-kota besar. Modus kejahatannya pun berkembang. Jika awalnya modus ini cuma mengincar mereka yang hendak menjual rumah atau tanah, sekarang mulai mengincar para calon pembeli.

Lantas seperti apa sih modus-modus kejahatan jual beli rumah yang menggunakan sertifikat palsu.

1. Notaris Palsu

Modus ini para penjahat akan berpura-pura membeli rumah atau tanah. Kemudian mereka mengirimkan sejumlah uang muka agar penjual percaya. Namun setelah itu, penjahat meminta penjual menyerahkan sertifikat asli beserta identitas ke notaris yang ternyata notaris palsu.

Penjahat lantas berjanji akan melunasi sisa pembelian ketika urusan dengan notaris selesai.

Penjahat dan notaris palsu pergi membawa sertifikat asli beserta identitas korban.
Penjahat pun langsung melakukan balik nama atau memindah tangan status kepemilikan sertifikat menjadi miliknya. Mereka juga langsung menggadaikannya dan lari membawa kabur uang hasil gadai. Sementara korban lantas kehilangan sertifikatnya. Malah pemilim juga malah mendapatkan tagihan penggadaian yang sebenarnya tidak pernah dilakukannya.

Pinjam untuk Dijual. Awalnya mirip dengan modus Notaris Palsu. Penjahat pura-pura ingin membeli rumah dan meminta sertifikat asli diserahkan ke notaris. Namun yang terjadi penjahat justru menggandakan sertifikatnya dan menjual rumah tersebut ke pembeli lain dengan harga yang sangat murah.

Karena murah dan sertifikat yang dicuri tadi memang asli, pembeli rumah akan percaya begitu saja bahwa penjahat tersebut memang pemilik rumah yang asli. Saat uang muka sudah terlanjur ditransfer, penjahat kemudian pergi tanpa jejak.
Di sini korbannya jadi dua. Penjual rumah yang merupakan pemilik asli dan pembeli baru yang tertipu.

Lelang Rumah.

Selain itu, ada juga yang menggunakan sertifikat curian tadi dengan mengadakan lelang rumah. Biasanya pelaku akan beraksi di luar daerah sehingga calon pembeli akan sulit mengecek kebenaran rumah.

Sebelumnya penipu sudah mengantongi data dan informasi bahwa korban memang sedang mencari rumah. Penipu lantas menelepon korban dan menawarkan ikut lelang rumah yang harganya sangat miring. Pelaku yang mengaku dari perusahaan resmi mengatakan rumah yang dilelang merupakan rumah sitaan bank.

Untuk bisa mendapatkan rumah tersebut, korban tinggal melakukan transfer sejumlah uang sebagai tanda jadi di awal. Korban yang kalap mata tentu saja tergiur dengan tawaran rumah murah tersebut. Apalagi penipu bisa menunjukkan sertifikat yang terlihat asli. Ditambah lagi dengan bujuk rayu penipu yang mengatakan kesempatan ikut lelang akan hangus bila tidak melakukan transfer saat itu juga. Akhirnya, korban pun melakukan transfer jutaan rupiah dan uangnya pun melayang.

Modus-modus serta penipuan jual beli rumah tentunya masih banyak lagi. Para pelaku kejahatan biasanya memanfaatkan kurangnya pengetahuan seseorang terhadap hal ini.

Biasanya, modus penipuan jual beli rumah diawali dengan calon pembeli rumah yang mengaku sangat tertarik dengan rumah yang dijual. Bahkan mereka terdengar menggebu-gebu dan langsung menanyakan berapa uang muka yang bisa ditransfer padahal mereka belum melihatnya secara langsung. Maka dari itu, ajaklah bertemu langsung. Jangan pernah melakukan transaksi apapun jika belum pernah bertemu dengannya. Kita patut curiga bahwa orang tersebut hanya ingin menipu. Sama halnya saat kita mencari rumah. Jangan tertipu harga murah tanpa bertemu langsung dengan penjualnya.

Setelah bertemu langsung, bukan berarti mereka langsung bisa dipercaya. Lakukan double check tentang identitas mereka, jangan tertipu pada penampilan.

Hal ini pernah terjadi kepada Artis terkenal, Mandra, misalnya. Ia pernah menjadi korban penipuan jual beli rumah karena penampilan penipu terlihat meyakinkan. Penipu menggunakan mobil mewah. Mereka juga mengaku berasal dari keluarga mantan jenderal. Mandra pun percaya dan memberikan SHM asli pada penipu tersebut walau sudah memberi Rp150 juta sebagai uang muka. Ternyata, penipu kabur dan menggadaikan sertifikat tersebut. Mandra pun merugi hingga Rp4 miliar.

Untuk kita yang ingin jual rumah, agar lebih aman, tunggu pembayaran lunas jika ingin menyerahkan sertifikat asli. Terutama bila calon pembelinya tidak jelas identitas dan keberadaan rumahnya.
Untuk kita yang mau beli rumah, jangan langsung percaya bila penipu ingin langsung menyerahkan sertifikatnya dengan embel-embel pamer keaslian. Bisa jadi sertifikat asli tersebut ternyata hasil curian dari modus pembelian palsu seperti keterangan di atas.

Telitilah juga dengan kantor notaris yang dipilih.
Jangan sampai terlibat dengan notaris palsu.
Cobalah memilih notaris dari keputusan bersama.
Kita juga bisa mengecek kebenaran kantor notaris yang dituju.

kita bisa mengenali gerak-gerik penipu dari caranya bicara. Perhatikan gerakan mata, tangan, dan nada suaranya. Beberapa penipu berkomunikasi seperti tergesa-gesa dan terlalu bersemangat. Penipu juga kerap terkesan memaksakan proses transaksi berjalan cepat. Beberapa korban sering tertipu dengan cara ini karena merasa peluangnya akan hilang bila tidak menuruti keinginannya. Hal yang bisa kamu lakukan agar meminimalisir potensi menjadi korban penipuan jual beli rumah. (Arthur)

Related Posts

Kuasa Hukum Togar Situmorang Soroti Ketidaksesuaian Keterangan Saksi dengan BAP
HUKUM

Kuasa Hukum Togar Situmorang Soroti Ketidaksesuaian Keterangan Saksi dengan BAP

13 Januari 2026
Satpol PP Hentikan Proyek Villa Milik WNA Australia di Kuta Utara, Belum Kantongi Izin
HUKUM

Satpol PP Hentikan Proyek Villa Milik WNA Australia di Kuta Utara, Belum Kantongi Izin

12 Januari 2026
Imigrasi Tahan WNA Australia, Overstay Setahun Denda Rp 365 Juta
HUKUM

Imigrasi Tahan WNA Australia, Overstay Setahun Denda Rp 365 Juta

9 Desember 2025
Kasus Dugaan Penangkapan Tak Prosedural Libatkan Anggota Polres Tuban Ditangani Pidpropam Polda Jatim
HUKUM

Kasus Dugaan Penangkapan Tak Prosedural Libatkan Anggota Polres Tuban Ditangani Pidpropam Polda Jatim

6 Desember 2025
KPK RI Wilayah V Sebut Potensi Pelemahan Praktik Korupsi di Pemprov Bali Bisa Terjadi
Birokrasi

KPK RI Wilayah V Sebut Potensi Pelemahan Praktik Korupsi di Pemprov Bali Bisa Terjadi

17 November 2025
Kasus Gugatan Perdata Pengusaha Emas, Pengacara Akan melapor ke MA dan Badan Pengawas
HUKUM

Kasus Gugatan Perdata Pengusaha Emas, Pengacara Akan melapor ke MA dan Badan Pengawas

8 November 2025
Menteri HAM RI Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Mahasiswa di Unud Bali
HUKUM

Menteri HAM RI Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Mahasiswa di Unud Bali

24 Oktober 2025
NR Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi KUR Mikro BRI Rp 2,3 Milyar
HUKUM

NR Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi KUR Mikro BRI Rp 2,3 Milyar

23 Oktober 2025
Kejari Tuban Tahan 3 Tersangka Penyelewengan Dana BUMDesa Kedungsoko
HUKUM

Kejari Tuban Tahan 3 Tersangka Penyelewengan Dana BUMDesa Kedungsoko

23 Oktober 2025
Load More

Unduh di Playstore :

Nation Day :

Spesial Corner :

Pasang Iklan :

Info Terkini :

Kolom Ucapan :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.