Tambak Liar di Rawa Sekaran Lamongan Menjamur, Petani Resah
Lamongan, Kabar1News.com – menjamurnya tambak liar di kawasan rawa wilayah Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan Provinsi Jawa Timur berdampak dan meresahkan para petani di 5 kecamatan. Pasalnya, air di rawa Sekaran yang semestinya mengalir untuk mengairi sawah di musim kemarau jadi terhambat akibat banyaknya tambak liar tersebut.
Masyarakat di wilayah terdampak semakin resah dan berharap pemerintah daerah menindaklanjuti keluhan masyarakat serta memberikan solusi. Menurutnya, debit air selama ini di area waduk di eksploitasi oleh para petambak liar, sehingga wilayah lima kecamatan kekurangan air saat musim kemarau.
“Kami berharap masyarakat mendengar keluhan kami, tambak-tambak liar yang ada di rawa tersebut segera dibongkar, jika tidak dibongkar kami-kami yang ada di wilayah terdampak bertahun-tahun gagal panen karena kekeringan,” keluh Askiyar, ketua gabungan Himpunan Petani Pengguna Air (HIPPA) 3 kecamatan (Sekaran, Maduran dan Laren) kepada awak media pada Selasa (13/8/2024).
Lanjut dia, jika tidak segara ditangani masalah ini, masyarakat akan berasumsi dan menduga. dinas terkait terkesan tutup mata.
“Masyarakat bisa makin geram dan menduga dinas terkait tutup mata,” tandasnya.
Ia berharap kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi Jatim, Kementerian SDA pusat untuk segera menindaklanjuti keluhan masyarakat.
“Semoga ada tindakan tegas para pemangku kebijakan terkait masalah ini,” harapnya.
Senada, Kepala Desa Gumantuk Asriyanto mengatakan, permasalahan alih fungsi rawa Sekaran menjadi tambak liar adalah masalah komplek, berdampak kerugian sangat besar akibat tambak liar tersebut.
“Warga Kami sering bertikai dan terjadinya keributan antar para petani pengguna air sawah. Harapan kami, pemerintah pusat segera mengembalikan fungsi Rawa Sekaran sebagaimana mestinya, agar kedepannya tidak terjadi gagal panen,” tutupnya. (Red)




















