Rabu, Juni 24, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » IPM Naik, Jumlah Penduduk Miskin di Lamongan Masih 145 Ribu Jiwa

IPM Naik, Jumlah Penduduk Miskin di Lamongan Masih 145 Ribu Jiwa

by jurnalis
8 Mei 2026
in Daerah
IPM Naik, Jumlah Penduduk Miskin di Lamongan Masih 145 Ribu Jiwa

IPM Naik, Jumlah Penduduk Miskin di Lamongan Masih 145 Ribu Jiwa

 

Lamongan, Kabar1News.com — Di tengah klaim keberhasilan pembangunan manusia, fakta lain justru muncul ke permukaan. Kabupaten Lamongan mencatat kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 hingga kisaran 76,8 (kategori tinggi). Namun di saat yang sama, jumlah penduduk miskin masih mencapai 145,45 ribu jiwa atau 12,03 persen. Jumat, (8/05/2026).

Melihat data resmi Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa satu dari delapan warga masih hidup di bawah garis kemiskinan.

IPM Naik, Tapi Tidak Merata. Kenaikan IPM didorong oleh peningkatan pendidikan, kesehatan, dan daya beli. Namun distribusinya belum merata.

Aktivis sosial Lamongan, Sarwiyono, menilai capaian tersebut masih bersifat agregatif.

“IPM itu angka rata-rata. Masalahnya, rata-rata ini menutupi ketimpangan. Ada wilayah yang maju pesat, tapi ada juga yang stagnan bahkan tertinggal,” ujarnya. Jumat, (8/5/2026).

Selatan Lamongan Masih Tertinggal. Wilayah selatan seperti Sukorame, Bluluk, Ngimbang, dan Sambeng masih menjadi kantong kemiskinan.

Ditambahkan juga oleh Sarwiyono, soal pembangunan wilayah, dirinya menyoroti lemahnya struktur ekonomi desa.

“Tanpa penguatan sektor produktif di tingkat kecamatan, peningkatan IPM tidak akan merata. Yang terjadi hanya konsentrasi pembangunan,” jelasnya.

Pantura Lamongan ekonomi tumbuh, tapi kesejahteraan tertahan, seperti di wilayah Lamongan utara seperti Paciran dan Brondong, pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya dinikmati masyarakat.

Senada, Seorang warga Brondong, Sismulyadi, menyampaikan, “Industri memang ada, tapi tidak semua warga ikut merasakan. Banyak yang tetap hidup pas-pasan.”

Masalah utama adalah ekonomi lokal yang masih lemah, hal itu di sampaikan oleh Aktivis kebijakan publik, M.Ferry Fadli menilai program yang ada belum menyentuh akar masalah.

“Bantuan sosial tidak cukup. Yang dibutuhkan adalah penguatan ekonomi desa dan penciptaan lapangan kerja yang nyata,” tegasnya.

Antara Klaim dan Realitas berbeda. Meski pemerintah menyebut tren penurunan kemiskinan sebagai capaian, para pengamat menilai tantangan utamanya adalah pemerataan.

Ferry Fadli kembali menegaskan, “Yang harus dilihat bukan hanya penurunan angka, tapi distribusinya. Kalau hanya turun di pusat kota, itu belum menyelesaikan masalah.”

Kesimpulannya adalah Pekerjaan rumah yang belum selesai, Kenaikan IPM dan penurunan kemiskinan memang menunjukkan progres. Namun fakta bahwa masih ada 145 ribu warga miskin menjadi pengingat bahwa pembangunan belum sepenuhnya inklusif. (**)

Tags: 145 Ribu JiwaIPM NaikJumlah Penduduk MiskinLamonganNEWS

Related Posts

Bojonegoro Bidik Jadi Percontohan KTR, Disasar Komnas Pengendalian Tembakau
Daerah

Bojonegoro Bidik Jadi Percontohan KTR, Disasar Komnas Pengendalian Tembakau

24 Juni 2026
Nurul Azizah: Warga Garis Depan Hadapi Bencana di Bojonegoro
Birokrasi

Nurul Azizah: Warga Garis Depan Hadapi Bencana di Bojonegoro

23 Juni 2026
Wabup Nurul Azizah Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026 di Bojonegoro
Birokrasi

Wabup Nurul Azizah Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026 di Bojonegoro

20 Juni 2026
Dandim 0812 dan Forkopimda Samakan Persepsi Pengamanan Jelang 1 Suro di Lamongan
Birokrasi

Dandim 0812 dan Forkopimda Samakan Persepsi Pengamanan Jelang 1 Suro di Lamongan

15 Juni 2026
Sambut Kunjungan Tim Bacadnas Kemhan RI, Dandim 0812 Dukung Pertanian Organik di Lamongan
Bela Negara

Sambut Kunjungan Tim Bacadnas Kemhan RI, Dandim 0812 Dukung Pertanian Organik di Lamongan

13 Juni 2026
Pemkab Tuban Siapkan 1.334 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Petakan Kondisi Ekonomi Daerah
Birokrasi

Pemkab Tuban Siapkan 1.334 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Petakan Kondisi Ekonomi Daerah

13 Juni 2026
Wabup Bojonegoro Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026
Daerah

Wabup Bojonegoro Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026

13 Juni 2026
Hasil Positif Program Domba Kesejahteraan Pemkab Bojonegoro, Bantuan 2 Ekor jadi 7 Ekor
Daerah

Hasil Positif Program Domba Kesejahteraan Pemkab Bojonegoro, Bantuan 2 Ekor jadi 7 Ekor

12 Juni 2026
Ketua TP PKK Bojonegoro Kunker di Sudah, Optimalkan Program Pemberdayaan
Daerah

Ketua TP PKK Bojonegoro Kunker di Sudah, Optimalkan Program Pemberdayaan

9 Juni 2026
Load More

Ucapan Corner :

Hari Besar Nasional :

Pasang Iklan :

Spesial Corner :

Spesial Corner :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.