Selasa, Juni 9, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » IPM Naik, Jumlah Penduduk Miskin di Lamongan Masih 145 Ribu Jiwa

IPM Naik, Jumlah Penduduk Miskin di Lamongan Masih 145 Ribu Jiwa

by jurnalis
8 Mei 2026
in Daerah
IPM Naik, Jumlah Penduduk Miskin di Lamongan Masih 145 Ribu Jiwa

IPM Naik, Jumlah Penduduk Miskin di Lamongan Masih 145 Ribu Jiwa

 

Lamongan, Kabar1News.com — Di tengah klaim keberhasilan pembangunan manusia, fakta lain justru muncul ke permukaan. Kabupaten Lamongan mencatat kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 hingga kisaran 76,8 (kategori tinggi). Namun di saat yang sama, jumlah penduduk miskin masih mencapai 145,45 ribu jiwa atau 12,03 persen. Jumat, (8/05/2026).

Melihat data resmi Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa satu dari delapan warga masih hidup di bawah garis kemiskinan.

IPM Naik, Tapi Tidak Merata. Kenaikan IPM didorong oleh peningkatan pendidikan, kesehatan, dan daya beli. Namun distribusinya belum merata.

Aktivis sosial Lamongan, Sarwiyono, menilai capaian tersebut masih bersifat agregatif.

“IPM itu angka rata-rata. Masalahnya, rata-rata ini menutupi ketimpangan. Ada wilayah yang maju pesat, tapi ada juga yang stagnan bahkan tertinggal,” ujarnya. Jumat, (8/5/2026).

Selatan Lamongan Masih Tertinggal. Wilayah selatan seperti Sukorame, Bluluk, Ngimbang, dan Sambeng masih menjadi kantong kemiskinan.

Ditambahkan juga oleh Sarwiyono, soal pembangunan wilayah, dirinya menyoroti lemahnya struktur ekonomi desa.

“Tanpa penguatan sektor produktif di tingkat kecamatan, peningkatan IPM tidak akan merata. Yang terjadi hanya konsentrasi pembangunan,” jelasnya.

Pantura Lamongan ekonomi tumbuh, tapi kesejahteraan tertahan, seperti di wilayah Lamongan utara seperti Paciran dan Brondong, pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya dinikmati masyarakat.

Senada, Seorang warga Brondong, Sismulyadi, menyampaikan, “Industri memang ada, tapi tidak semua warga ikut merasakan. Banyak yang tetap hidup pas-pasan.”

Masalah utama adalah ekonomi lokal yang masih lemah, hal itu di sampaikan oleh Aktivis kebijakan publik, M.Ferry Fadli menilai program yang ada belum menyentuh akar masalah.

“Bantuan sosial tidak cukup. Yang dibutuhkan adalah penguatan ekonomi desa dan penciptaan lapangan kerja yang nyata,” tegasnya.

Antara Klaim dan Realitas berbeda. Meski pemerintah menyebut tren penurunan kemiskinan sebagai capaian, para pengamat menilai tantangan utamanya adalah pemerataan.

Ferry Fadli kembali menegaskan, “Yang harus dilihat bukan hanya penurunan angka, tapi distribusinya. Kalau hanya turun di pusat kota, itu belum menyelesaikan masalah.”

Kesimpulannya adalah Pekerjaan rumah yang belum selesai, Kenaikan IPM dan penurunan kemiskinan memang menunjukkan progres. Namun fakta bahwa masih ada 145 ribu warga miskin menjadi pengingat bahwa pembangunan belum sepenuhnya inklusif. (**)

Tags: 145 Ribu JiwaIPM NaikJumlah Penduduk MiskinLamonganNEWS

Related Posts

Deputi UMKM RI tutup BWB Exspo 2026 di Meru Sanur Bali.
Daerah

Deputi UMKM RI tutup BWB Exspo 2026 di Meru Sanur Bali.

7 Juni 2026
Simbolis! Wabup Nurul Serahkan Bantuan Alsintan ke Sejumlah Poktan di Bojonegoro 
Daerah

Simbolis! Wabup Nurul Serahkan Bantuan Alsintan ke Sejumlah Poktan di Bojonegoro 

4 Juni 2026
Novian Soroti Kualitas Jalan Desa di Lamongan, Tekankan Pentingnya Pengawasan
Daerah

Novian Soroti Kualitas Jalan Desa di Lamongan, Tekankan Pentingnya Pengawasan

3 Juni 2026
Pemkab Bojonegoro Serahkan Bantuan Alsintan, Para Petani Sambut Gembira
Daerah

Pemkab Bojonegoro Serahkan Bantuan Alsintan, Para Petani Sambut Gembira

3 Juni 2026
Polsek Mantup Bersama Koramil dan Satpol PP Patroli Malam, Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Daerah

Polsek Mantup Bersama Koramil dan Satpol PP Patroli Malam, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

31 Mei 2026
Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp 16 Miliar Dana Bagi Hasil Cukai ke 15.925 Pekerja Pabrik Rokok
Daerah

Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp 16 Miliar Dana Bagi Hasil Cukai ke 15.925 Pekerja Pabrik Rokok

22 Mei 2026
Pengukuhan BKP Tingkat Desa, Kapolres Bojonegoro Ajak Masyarakat Rawat Kondusivitas
Daerah

Pengukuhan BKP Tingkat Desa, Kapolres Bojonegoro Ajak Masyarakat Rawat Kondusivitas

19 Mei 2026
Wabup Bojonegoro Sapa Pekerja Pabrik Rokok di Baureno
Daerah

Wabup Bojonegoro Sapa Pekerja Pabrik Rokok di Baureno

14 Mei 2026
Desa Pesen Jadi Pilot Project Peluncuran Desa Sehat JKN dan Penguatan KDKMP di Bojonegoro
Daerah

Desa Pesen Jadi Pilot Project Peluncuran Desa Sehat JKN dan Penguatan KDKMP di Bojonegoro

12 Mei 2026
Load More

Ucapan Corner :

Hari Besar Nasional :

Pasang Iklan :

Spesial Corner :

Spesial Corner :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.