Komisi C DPRD Bojonegoro Minta Verval DTSEN Dipercepat
Bojonegoro, Kabar1News.com – Komisi C DPRD Bojonegoro menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Dinas Sosial Bojonegoro terkait anomali Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kabupaten Bojonegoro di ruang Komisi C, Jumat (05/06/2026) siang.
Ketua Komisi C, Ahmad Supriyanto menyampaikan, di rapat tersebut pihaknya meminta keterangan hasil Ground Check (GC)/Verifikasi dan Validasi (Verval) anomali DTSEN yang sudah dilaksanakan oleh ASN Pemkab Bojonegoro sejak 11 Mei 2026 lalu.
“Dari keterangan Kadinsos, Verval DTSEN sudah rampung, namun data yang diproses dan diolah oleh BPS sesuai kesepakatan kerjasama antara Pemkab dan BPS Kabupaten, hasilnya belum keluar,” ungkapnya.
Ia meminta, hasil Verval DTSEN yang disampaikan ke BPS segera dipercepat, karena hal itu akan menjadi rujukan Pemkab Bojonegoro menentukan kebijakan.
“Harus segera dipercepat untuk menentukan langkah kebijakan selanjutnya,” seru Ahmad Supriyanto.
Sementara, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Bojonegoro, Agus Susetyo Hardianto mengatakan, Verval DTSEN yang dilaksanakan ASN Pemkab Bojonegoro sangat diapresiasi oleh Komisi C DPRD Bojonegoro, tetap juga ada catatan yang harus diperbaiki bersama. Karena, kata Kadinsos, kedepannya DTSEN akan menjadi satu-satunya dasar menentukan kebijakan Pemkab.
“Saran-saran dari Komisi C DPRD Bojonegoro salah satunya adalah agar petugas Verval di lapangan lebih profesional,” ucapnya.
Menurut Kadinsos, Verval DTSEN bertujuan untuk berbaikan data, karena anomali DTSEN di Bojonegoro sebelumnya terdapat kejanggalan-kejanggalan.
“Semisal, ada data masyarakat yang mempunyai ternak babi, setelah verval DTSEN ternyata tidak. Itu karena mungkin salah input data pada saat itu. Kita tidak menyalahkan, karena kesalahan-kesalahan tersebut saya kira manusiawi,” terangnya.
Selain itu, pihaknya juga akan berupaya memberikan pembinaan kepada petugas Verval DTSEN agar lebih profesional melalui Pelatihan dan Bimbingan Teknis (Bimtek).
“Sesuai saran dari DPRD, akan kami tindaklanjuti,” tutupnya. (Imm/Red)




















