Sabtu, Mei 2, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » Panen Raya Padi Organik di Bojonegoro Buktikan Tanah Subur dan Petani Sejahtera

Panen Raya Padi Organik di Bojonegoro Buktikan Tanah Subur dan Petani Sejahtera

by jurnalis
20 Mei 2025
in Daerah
Panen Raya Padi Organik di Bojonegoro Buktikan Tanah Subur dan Petani Sejahtera

Panen Raya Padi Organik di Bojonegoro Buktikan Tanah Subur dan Petani Sejahtera.

Bojonegoro, Kabar1news.com – Kabar gembira datang dari Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, hari ini (19/5/2025) saat panen raya padi organik yang merupakan bagian dari program pengembangan masyarakat (PPM) Integrated Farming System binaan PT Pertamina EP Sukowati Field. Acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro ini menjadi bukti nyata potensi besar pertanian organik di wilayah tersebut.

Kepala Desa Sambiroto, Gunawan Wibisono dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas panen padi organik yang kedua ini. Ia juga mengapresiasi harga gabah yang baik dan ketersediaan pupuk. Namun, ia tak lupa menyampaikan aspirasi masyarakat terkait pembangunan cek dam yang sudah disurvei sejak tahun 2023 namun belum terealisasi. Cek dam ini diharapkan dapat mengatasi persoalan tata kelola air di wilayah tersebut.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono dalam sambutannya menyoroti kondisi tanah di Bojonegoro yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tanda-tanda penurunan kualitas akibat penggunaan pupuk kimia. Ia menjelaskan bagaimana pertanian organik dapat memperbaiki ekosistem tanah, mengembalikan kesuburan, dan meningkatkan keanekaragaman hayati di sawah.

Lebih lanjut, Setyo Wahono memaparkan keuntungan ekonomi dari pertanian organik. Harga beras organik yang mencapai Rp 19.000 hingga Rp 20.000 per kilogram, bahkan berpotensi lebih tinggi di pasar modern, jauh melampaui harga beras non-organik. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam penerapan pertanian organik dan meminta dukungan pemerintah untuk membangun tata kelola pertanian dan pasar yang lebih baik.

Bupati Wahono mengaku bangga atas keberhasilan panen padi organik dengan produktivitas mencapai 6,5 ton per hektar. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata produktivitas padi konvensional di Bojonegoro yang hanya 5,8 ton per hektar. “Hari ini kita sedang menyaksikan bukti nyata bahwa tanah Bojonegoro cukup subur, tanpa pupuk kimia, tanpa pestisida kimia, kita bisa menghasilkan padi organik dengan produktivitas yang lebih tinggi,” seru Wahono disambut tepuk tangan meriah para petani.

Bupati juga menekankan, kemandirian petani terhadap pupuk dan pestisida kimia akan memberikan ketenangan dan kestabilan ekonomi. Beliau menjelaskan bahwa sebagian besar jenis tanah di Bojonegoro (60%) adalah Gromosol/Vertisol yang sebenarnya subur namun memerlukan perlakuan khusus dengan pupuk organik dan pengolahan lahan yang tepat.

Lebih menarik lagi, budidaya padi organik terbukti mampu menekan biaya produksi hingga Rp 2,5 juta per hektar. Keuntungan ini akan semakin berlipat ganda jika petani menanam jenis padi khusus organik seperti mentik susu, mentik wangi, pandan wangi, dan rojo lele yang memiliki harga jual lebih tinggi.

Bupati mengapresiasi kesadaran konsumen di Bojonegoro terhadap beras organik yang dihargai antara Rp 15.000 hingga Rp 20.000 per kilogram. Beliau menghimbau seluruh petani Bojonegoro untuk beralih ke budidaya padi dengan biaya rendah, mengurangi pupuk dan pestisida kimia, serta memanfaatkan musuh alami, agens hayati, dan pestisida nabati.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati menginstruksikan seluruh karyawan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk menjadikan beras organik sebagai salah satu menu keluarga. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pengembangan budidaya padi organik dan meningkatkan kesejahteraan petani di Bojonegoro.

Panen raya padi organik di Sambiroto ini menjadi momentum penting bagi perkembangan pertanian berkelanjutan di Bojonegoro. Keberhasilan ini membuktikan bahwa dengan tekad, pengetahuan, dan dukungan yang tepat, petani dapat menghasilkan produk berkualitas tinggi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan. “Semoga keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Indonesia,” tutupnya. (*/Red)

Tags: BojonegoroBuktikanNEWSPadi OrganikPanen RayaPetaniSejahteraSuburTanah

Related Posts

Peringatan Hari Buruh 2026 di Bojonegoro Bernuansa Beda
Daerah

Peringatan Hari Buruh 2026 di Bojonegoro Bernuansa Beda

2 Mei 2026
Medhayoh, Bupati Wahono dan Wabup Nurul Sapa Warga Kecamatan Malo
Daerah

Medhayoh, Bupati Wahono dan Wabup Nurul Sapa Warga Kecamatan Malo

2 Mei 2026
Bupati Wahono Berangkatkan 1.741 CJH Bojonegoro
Daerah

Bupati Wahono Berangkatkan 1.741 CJH Bojonegoro

2 Mei 2026
Warga Serbu Pasar Murah GPM di Gayam
Daerah

Warga Serbu Pasar Murah GPM di Gayam

30 April 2026
Lamongan di Persimpangan: Antara Lumbung Padi dan Krisis Kesuburan Tanah
Daerah

Lamongan di Persimpangan: Antara Lumbung Padi dan Krisis Kesuburan Tanah

30 April 2026
Polres Bojonegoro Siapkan Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Keberangkatan CJH
Daerah

Polres Bojonegoro Siapkan Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas untuk Keberangkatan CJH

29 April 2026
Pemkab Tuban Susun Program Edukasi Pedagang tentang Mitigasi Kebakaran
Daerah

Pemkab Tuban Susun Program Edukasi Pedagang tentang Mitigasi Kebakaran

28 April 2026
Wabup Nurul Sebut Bojonegoro Targetkan 22 Koperasi Masuk Peluncuran 1000 KDKMP
Daerah

Wabup Nurul Sebut Bojonegoro Targetkan 22 Koperasi Masuk Peluncuran 1000 KDKMP

28 April 2026
Bupati Tuban Berangkatkan 376 Jemaah Haji Kloter 26, Titip Doa untuk Daerah
Daerah

Bupati Tuban Berangkatkan 376 Jemaah Haji Kloter 26, Titip Doa untuk Daerah

27 April 2026
Load More

Unduh di Playstore :

Ramadhan 2026 :

Spesial Corner :

Pasang Iklan :

Spesial Ramadhan:

Spesial Corner : Fai Food – Cerme Gresik.

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.