Ketum PERADIN: Polemik BPW Jatim Selesai, Kader Diminta Fokus Perkuat Organisasi
SURABAYA, Kabar1News.com – Ketua Umum PERADIN Assoc. Prof. Dr. Firman Wijaya S.H., M.H menegaskan polemik internal BPW PERADIN Jawa Timur pasca-Muswil 18 April 2026 di Gedung Srijaya, Surabaya, telah selesai secara organisasi. Ia meminta seluruh kader fokus memperkuat organisasi.
Ketum menghormati dinamika Muswil Jatim maupun wilayah lain. Dua pengaduan Wakil Ketua BPW Jatim periode 2023-2026 Nihrul Bahi Alhaidar S.H. ke BPP PERADIN telah ditangani. Terbitnya SK kepengurusan BPW Jatim periode 2026-2029 menjadi bagian penyelesaian.
“Laporan BPW Jatim terhadap mantan Wakil Ketua terkait persoalan pribadi juga ditangani BPP secara proporsional. Dua persoalan dari Peradin Jatim ini saya putuskan sudah selesai dan tidak usah diungkit lagi,” ujar Prof Firman, Jumat (19/6/2026).
Ia menekankan kewajiban memulihkan harkat dan martabat pengadu maupun teradu sebagai keluarga besar advokat officium nobile. Ketum tidak ingin konflik internal berkembang dan merugikan citra profesi.
Lebih lanjut, Prof Firman mengingatkan tantangan organisasi ke depan lebih besar: regulasi advokat, Dewan Advokat Nasional, sistem multibar, penguatan pro bono, dan program Advokat Desa.
“Seluruh BPW, termasuk Jatim yang akan raker, harus perkuat jaringan dan tingkatkan kapasitas advokat. Saya optimistis PERADIN bisa melewati dinamika dengan semangat kebersamaan,” katanya.
Haidar S.H. menyampaikan terima kasih atas kebijaksanaan Ketum. “Kami akan mengikuti arahan BPP PERADIN,” ujarnya singkat. (Red/F2)




















