Gubernur Khofifah Takziah ke Rumah Duka Korban Longsor Cangar.
Sidoarjo, Kabar1news.com – Gubernur Khofifah Indar parawansa mendatangi keluarga korban di Desa Kloposepuluh RT 10 RW 02 , Sabtu(5/4/2025) untuk mengucapkan duka yang mendalam atas insiden tanah longsor yang terjadi Kamis lalu di Cangar, Mojokerto.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar parawansa didampingi Bupati Sidoarjo Subandi dan forkopimda mendatangi rumah duka untuk memberikan support mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban.
Bencana tanah longsor terjadi di ruas jalan Cangar, Mojokerto yang merenggut korban dua keluarga. Para korban yang meninggal berjumlah 7 orang mengendarai mobil Avanza yakni Masjid Zatmo Setio(31), Rani Anggraeni (28), Syahrul Nugroho Rangga Setiawan (4), Putri Qiana Ramadhani (2), H. Wahyudi (65), Hj. Jaenah (60), dan Saudah (60). Para korban telah dimakamkan di pemakaman Desa Kloposepuluh. Sedangkan 3 orang korban tewas mengendarai mobil pickup yang berasal dari Desa Jatijejer kabupaten Mojokerto
“Semoga almarhum keluarga Wahyudi diterima di sisi Allah diampuni segala dosanya dan Khusnul khatimah. Mereka di panggil Allah dalam proses perjalanan silaturahmi ke rumah besannya, untuk keluarga korban semoga diberikan kekuatan dan keikhlasan”, tutur Khofifah.p
“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam turut yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban akibat bencana alam tanah longsor”, imbuhnya.
Insiden kecelakaan tersebut adalah murni karena bencana alam tanah longsor yang terjadi di ruas jalan cangar Mojokerto .
“Terima kasih kepada seluruh relawan dari kabupaten Mojokerto dan relawan dari kota Mojokerto terutama relawan kota Batu yang banyak membantu proses evakuasi”, ucap Khofifah
Sebagai wujud perhatian Gubernur Khofifah Indar Parawansa memberikan santunan Rp 100 juta dengan rincian Rp 10 juta untuk masing-masing korban yang tewas dalam musibah tanah longsor.
Menurut khofifah proses pembersihan dan pengerjaan jalan yang tertutup material longsor direncanakan mulai dilakukan pada 7 April 2025 mendatang penanganan dikombinasikan dan diselesaikan BPBD Jatim, Dinas PU Bina Marga Dinas sosial dan Dinas perhubungan yang dipimpin langsung oleh Bupati Mojokerto. Kita akan pastikan keamanan bagi pengguna jalan.
“Dengan curah hujan tinggi memicu tanah menjadi gembur dan sangat memungkinkan akan terjadi longsor”, tegasnya.
“Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi Jawa Timur agar ke depan lokasi kejadian segera diperbaiki dengan konteks yang lebih kokoh untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan”, lanjut Bunda KIP sapaan akrabnya.
Selain menyampaikan belasungkawa yang mendalam juga adanya permintaan keluarga almarhum haji wahyudi yang sempat mengutarakan keinginannya bisa bertemu dan berfoto dengan Presiden Prabowo Subianto, ungkap salah satu kerabat keluarga.
“Kami akan apresiasi permintaan terakhir korban yang sangat ingin berfoto dengan Presiden Prabowo,” pungkas Khofifah.
Ditempat yang berbeda salah satu tetangga sebut saja Sugiarto. mengatakan sangat kehilangan karena para korban adalah sosok orang yang sangat baik (Pambayun)






















