Kamis, Oktober 15, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » Bupati dan Wabup Tuban Hadiri Peluncuran Indikator MCP 2025 oleh KPK

Bupati dan Wabup Tuban Hadiri Peluncuran Indikator MCP 2025 oleh KPK

by jurnalis
6 Maret 2025
in Birokrasi
Bupati dan Wabup Tuban Hadiri Peluncuran Indikator MCP 2025 oleh KPK

Bupati dan Wabup Tuban Hadiri Peluncuran Indikator MCP 2025 oleh KPK.

 

Tuban, Kabar1News.com – Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, bersama Wakil Bupati Tuban, Drs. Joko Sarwono, menghadiri secara daring peluncuran indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Acara nasional yang berlangsung secara virtual pada Rabu (5/3) ini diikuti dari Ruang Rapat Dandang Wacono Sekretariat Daerah Kabupaten Tuban.

Selanjutnya, turut hadir dalam agenda tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., Inspektur Inspektorat Tuban, Aguk Waluyo Raharjo, S.H., M.Hum., beserta jajaran, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tuban.

Dalam sambutannya, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Irjen Kemendagri), Sang Made Mahendra Jaya, menekankan bahwa MCP merupakan instrumen penting dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan daerah. Sejak diterapkan pada 2018, MCP menjadi bagian dari strategi sinergis antara KPK, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Kemendagri dalam memperkuat pengawasan dan pencegahan korupsi.

“Penting untuk terus dilakukan evaluasi dan perbaikan guna mewujudkan ekosistem pencegahan korupsi, salah satunya melalui MCP ini,” ujar Sang Made.

Lebih lanjut, Sang Made menyampaikan bahwa tata kelola pemerintahan daerah masih menghadapi tantangan serius dalam mewujudkan sistem yang bersih dari praktik korupsi. Berdasarkan data KPK, sepanjang 2004 hingga 2024, sekitar 38 persen kasus korupsi yang ditangani terjadi di tingkat kabupaten dan kota, sedangkan 13,2 persen di tingkat provinsi.

Selain itu, dalam peluncuran MCP 2025 ini, peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) kembali menjadi sorotan. APIP dinilai memiliki tanggung jawab strategis dalam memastikan jalannya tata kelola pemerintahan yang sesuai dengan regulasi. Namun, berbagai kendala masih dihadapi, seperti belum maksimalnya pelaporan temuan kepada kepala daerah atau mitra kerja mereka.

Oleh karena itu, Kemendagri dan KPK mendorong agar APIP lebih profesional dan berani dalam menjalankan tugasnya. Jika terjadi intervensi dalam pengawasan, APIP diharapkan segera melaporkan kepada pimpinan KPK atau Kemendagri.

Dijelaskan dia, peningkatan kapasitas APIP juga menjadi perhatian, baik dari segi sumber daya manusia, anggaran, maupun kelembagaan. Penguatan peran APIP tidak hanya sebatas pengawasan internal, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam menjaga efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran daerah.

Dalam implementasi MCP 2025, imbuhnya, terdapat delapan area intervensi utama dalam upaya pencegahan korupsi, yaitu perencanaan, penyusunan anggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, manajemen aparatur sipil negara (ASN), pengelolaan barang milik daerah, optimalisasi pendapatan daerah, serta penguatan APIP.

“Kami berharap APIP di pemerintahan daerah semakin profesional dalam menjaga integritas, sehingga perannya semakin dirasakan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi,” tegas Sang Made.

Lebih lanjut, purnawirawan Polri itu menegaskan bahwa MCP harus menjadi alat utama bagi pemerintah daerah dalam mengidentifikasi risiko korupsi, meningkatkan transparansi, serta memperkuat sistem pengawasan internal.

“Dengan demikian, penerapan MCP yang optimal diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan, seperti peningkatan akuntabilitas dan efektivitas dalam penyelenggaraan pemerintahan serta mewujudkan tata kelola yang bersih dan bebas dari korupsi,” tutupnya. (MCT/Red)

Tags: 2025BupatiHadiriIndikatorKPKMCPNEWSPeluncuranTubanWabup

Related Posts

850 PNS Tuban Ikuti Profiling ASN, Bupati Lindra: Penempatan Jabatan Berdasarkan Talenta
Birokrasi

850 PNS Tuban Ikuti Profiling ASN, Bupati Lindra: Penempatan Jabatan Berdasarkan Talenta

7 Oktober 2026
Konferensi Kades di Minohorejo, Camat Widang Pastikan P-APBD 2026 Fokus Infrastruktur Jalan
Birokrasi

Konferensi Kades di Minohorejo, Camat Widang Pastikan P-APBD 2026 Fokus Infrastruktur Jalan

30 September 2026
Bupati Bojonegoro Lantik 69 Kepala Sekolah dan 11 Pejabat Fungsional
Birokrasi

Bupati Bojonegoro Lantik 69 Kepala Sekolah dan 11 Pejabat Fungsional

25 September 2026
Ratusan Hotel dan Villa di Bali Dijual, Koster Bantah Pariwisata Lesu
Birokrasi

Ratusan Hotel dan Villa di Bali Dijual, Koster Bantah Pariwisata Lesu

22 September 2026
Lepas 77 PNS Purna Tugas, Mas Lindra: Jangan Buru-buru Jual Aset, Jaga Kesehatan
Birokrasi

Lepas 77 PNS Purna Tugas, Mas Lindra: Jangan Buru-buru Jual Aset, Jaga Kesehatan

15 September 2026
Bupati Tuban Luncurkan Transformasi e-Monev: 224 Masalah Dipecah Jadi 31 Tematik, OPD Diminta Kolaborasi
Birokrasi

Bupati Tuban Luncurkan Transformasi e-Monev: 224 Masalah Dipecah Jadi 31 Tematik, OPD Diminta Kolaborasi

15 September 2026
293 Lembaga Keagamaan di Bojonegoro Terima Hibah 2026, Wabup Minta Maaf Nominal Masih Terbatas
Birokrasi

293 Lembaga Keagamaan di Bojonegoro Terima Hibah 2026, Wabup Minta Maaf Nominal Masih Terbatas

12 September 2026
Tutup PKA Angkatan III, Wabup Bojonegoro Dorong Pejabat Hadirkan Inovasi Nyata
Birokrasi

Tutup PKA Angkatan III, Wabup Bojonegoro Dorong Pejabat Hadirkan Inovasi Nyata

11 September 2026
Gubernur Bali Soroti Perubahan Prilaku Masyarakat di Tengah Perubahan Zaman
Berita

Gubernur Bali Soroti Perubahan Prilaku Masyarakat di Tengah Perubahan Zaman

11 September 2026
Load More

Ucapan Corner :

Hari Besar Nasional :

Pasang Iklan :

Spesial Corner :

Spesial Corner :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.