Perkuat Data-Driven Government, Bupati Tuban Buka Pelatihan Excel Data Analyst Batch 2
TUBAN, Kabar1News.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban kembali memperkuat kompetensi Aparatur Sipil Negara/ASN melalui *Pelatihan Microsoft Excel Intermediate for Data Analyst Batch 2. Pelatihan dibuka langsung oleh Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky di Gedung Assessment and Development BKPSDM Kabupaten Tuban, Senin (3/8/2026).
Kegiatan selama 3 hari, 3-5 Agustus 2026 ini diikuti perwakilan ASN dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah/OPD di lingkungan Pemkab Tuban. Sebagai pemateri, Pemkab Tuban menggandeng akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya agar materi sesuai dengan kebutuhan pengelolaan data di era digital.
Dalam sambutannya, Bupati Tuban menegaskan bahwa data merupakan fondasi utama dalam pengambilan kebijakan. Oleh karena itu, kemampuan ASN dalam mengolah data harus terus ditingkatkan agar setiap program pembangunan memiliki arah dan indikator keberhasilan yang jelas.
“Data bukan hanya dikumpulkan, tetapi harus mampu diolah menjadi informasi yang bernilai. Dari sanalah lahir kerangka berpikir dan acuan dalam menyusun program pembangunan yang tepat sasaran,” tegas Mas Lindra, sapaan Bupati Tuban.
Bupati juga menyampaikan Pemkab Tuban saat ini tengah melakukan pembaruan data secara berkala dan sinkronisasi data antar-OPD maupun dengan instansi lain. Tujuannya agar seluruh perangkat daerah memiliki basis data yang sama untuk mendukung penyusunan kebijakan.
Menurutnya, transformasi digital pemerintahan harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan ASN. Mulai dari pelayanan publik, penyusunan program, hingga sistem penilaian kinerja kini berbasis data.
Bupati meminta peserta tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mengimplementasikannya di OPD masing-masing.
“Kolaborasikan materi yang diperoleh selama pelatihan dengan variabel dan kondisi riil di perangkat daerah. Setelah pelatihan selesai, ilmu yang didapat harus benar-benar diterapkan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” pesannya.
Ia juga meminta para pimpinan OPD serius membangun budaya kerja berbasis data. Setiap kebijakan harus didasarkan pada data yang konkret, akurat, dan mutakhir agar pembangunan di Tuban semakin efektif dan tepat sasaran.
Kepala BKPSDM Kabupaten Tuban Fien Roekmini Koesnawangsih menambahkan, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya mencetak ASN yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan birokrasi modern.
“Kolaborasi dengan akademisi ITS diharapkan memberikan wawasan dan praktik terbaik dalam pengolahan dan analisis data. Sehingga peserta tidak hanya menguasai fitur Excel tingkat menengah, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk mendukung kebijakan berbasis data,” ujarnya.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah strategis Pemkab Tuban dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan berbasis data melalui penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik.
(MCT/Red)




















