Surabaya.Kabar1news.com – Setelah sukses dengan perhelatan kejuaraan Tenis Meja, Tenis Lapangan, Muay Thai, Pangdam V/Brawijaya CUP III 2023. Kini Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf kembali menggelar kejuaraan Tinju Sabuk Emas Pangdam V/Brawijaya di GOR Hayam Wuruk, Selasa (17/10/2023).
Turut serta hadir dalam kejuaraan tinju, Gubernur Jatim diwakili Kadispora Jatim; Kapolda Jatim diwakili Danden Gegana; Pangkoarmada II diwakili Aspers Kaskoarmada II; Wali Kota Surabaya diwakili Wakil Wali Kota Surabaya. Kemudian Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya; Ketua Umum KONI Jatim dan Ketua API Jatim.
Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf menyampaikan, kejuaraan tinju sabuk emas bergengsi ini diikuti oleh 12 atlet dari berbagai sasana tinju di Indonesia. Dengan mempertandingkan 6 kelas atau kategori dalam setiap pertandingannya.

“Lewat kejuaraan ini diharapkan tercipta iklim kompetisi yang sehat. Baik secara perorangan maupun sasana petinju, sehingga dapat memacu motivasi dan semangat untuk terus berprestasi,” ujar Mayjen TNI Farid Makruf usai membuka kejuaraan Tinju Sabuk Emas Pangdam V/Brawijaya.
Mayjen TNI Farid Makruf, alumnus Akmil 1991 ini berharap kejuaraan ini sebagai ajang bergengsi untuk uji tanding. Serta sebagai unjuk kemampuan dan menampilkan bakat keterampilan tinju terbaik dari berbagai sasana tinju di tanah air.
“Mari kita tunjukkan skill terbaik dari diri kita. Utamakan nilai-nilai fair play dan persembahkan pertandingan yang menarik bagi para penonton yang hadir,” tuturnya.
Pihaknya pun menyampaikan terima kasih serta apresiasi kepada Ketua API (Asosiasi Petinju Indonesia), Nouke Norimano selaku promotor. Serta panitia penyelenggara dan semua pihak yang berperan aktif, khususnya kepada pemberi sabuk dan piala yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.
“Penyerahan sabuk dan piala ini akan menjadi momen yang sangat penting. Dimana semangat persaingan dan kehormatan akan bersatu dalam satu simbol prestise dan kejuaraan,” imbuhnya.
Seperti diketahui, kejuaraan Tinju Sabuk Emas Pangdam V/Brawijaya ini mempertandingkan 6 kelas atau kategori. Yaitu perebutan sabuk emas Pangdam V/Brawijaya kelas bulu junior 55,3 kilogram 6 ronde. Kelas bantam junior 52,2 kilogran 6 ronde piala pembina API Jawa Timur, P.W. Afandy.
Selanjutnya kelas bantam junior 52,2 kilogram 6 ronde piala Danrem 084/BJ; pertandingan pembibitan kelas bulu junior 55,3 kilogram 4 ronde. Selanjutnya pertandingan kelas welter junior piala Danrem 084/BJ 63,5 kilogram 4 ronde dan pertandingan pembibitan 4 ronde kelas bantam junior 52,2 kilogram.
Pertarungan utama mempertemukan Oky Akbar De Lahoya dari Santana BC Malang dengan Paskalis R.P Nehe dari Alap Alap TJ BC Cilacap.
Pertandingan tersebut rampung dalam tiga ronde dengan kemenangan KO Oky Akbar De Lahoya atas Paskalis R.P Nehe.
Dengan begitu Oky Didapuk memegang Sabuk Emas di kelas bulu junior 55,3 k, yang diberikan langsung oleh Mayjen TNI Farid Makruf.
Mayjen TNI Farid Makruf menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Pangdam V Brawijaya untuk mencari bibit-bibit berprestasi dan unggul dalam olahraga tinju di Indonesia.
“Walaupun yang bertanding adalah petinju amatir, tapi dari sini kita bisa melihat potensi mereka ke depan,” jelasnya.
Mayjen TNI Farid Makruf menilai, kedua petinju sudah menunjukkan teknik dan kemampuan yang sangat baik dan layak dalam bertarung.
Namun ia juga menekankan pentingnya kekuatan dan stamina fisik yang prima.
“Kalau kita lihat tadi, yang KO dalam pertandingan itu bukan karena terkena pukulan lawan yang kuat, tapi karena kelelahan,” ungkap Mayjen TNI Farid Makruf.
Mayjen TNI Farid Makruf menambahkan, dengan antusiasnya para petinju acara seperti ini akan terus digelar untuk mengembangkan olahraga tinju di Indonesia.
Tidak hanya itu, Mayjen TNI Farid Makruf berjanji, akan ada jalur khusus di TNI AD untuk para petinju terutama yang lolos ke PON.
“Jadi untuk petinju-petinju muda yang berprestasi, jika ingin bergabung dengan TNI AD, akan ada jalur khusus, jalur prestasi, saya komitmen itu,” pungkasnya. (Bagas)




















