Kamis, Juli 23, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » FKBN Pusat Kunjungi Lamongan, Kuatkan Sinergi Pertanian Organik

FKBN Pusat Kunjungi Lamongan, Kuatkan Sinergi Pertanian Organik

Forum Kader Bela Negara (FKBN)

by jurnalis
26 Mei 2025
in AGRO SEKTOR, Bela Negara, Daerah
FKBN Pusat Kunjungi Lamongan, Kuatkan Sinergi Pertanian Organik

FKBN Pusat Kunjungi Lamongan, Kuatkan Sinergi Pertanian Organik.

Lamongan, Kabar1News.com – Kepala FKBN (Forum Kader Bela Negara) Badan Koordinator Pusat (Bakorpus) Angga Rahadian Tirtawijaya di dampingi FKBN Wonogiri, Nugroho serta FKBN Tuban, Yasir, melakukan kunjungan ke Bakorda FKBN Kabupaten Lamongan dalam rangka sinergitas pengembangan program pupuk organik dan juga peningkatan potensi pertanian metode organik di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Minggu, (25/05/2025).

Pertanian adalah salah satu sektor penting dan fundamental bagi bangsa. Pentingnya pengembangan pertanian metode organik di Indonesia perlu didukung dan terus di galakkan. Hal ini harusnya menjadi refleksi kesadaran semua petani untuk kebangkitan agro organik di Indonesia. Baik pertanian, perikanan, perkebunan dan peternakan. Penggunaan terapan ilmu organik itu bisa juga diterapkan di seluruh daerah di Indonesia.

“Hari ini Minggu, 25 Mei 2025 FKBN Pusat (Bakorpus) terus berkoordinasi dan berkomunikasi untuk memperkuat konsolidasi ke Bakorda FKBN Lamongan dalam rangka sinergitas rencana pengembangan program pupuk organik bela negara guna mendukung program ketahanan pangan nasional pemerintahan presiden Prabowo Subianto,” kata Angga Rahardian, Kepala FKBN pusat.

Diketahui, Desa Sumurgenuk, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan sudah menerapkan pertanian metode organik ini sejak tahun 1980 dan bisa diakui sebagai center point keilmuan dan pengembangan pertanian organik di Kabupaten Lamongan. Sejak tahun 80-an, Beliau, Abah Mustain sudah memulai membuat dan menerapkan penggunaan organik dari lahan pertanian miliknya sendiri, dengan melakukan berbagai uji coba dan membuktikan kepada masyarakat sekitar desanya bahwa pupuk organik sangat baik bagi sawah dan juga hasil pertaniannya.

“Abah mustain dapat dikatakan sebagai salah satu tokoh masyarakat, pelaku organik, aktivis pertanian lamongan, yang senang menularkan ilmu, pengalaman dan wawasannya kepada beberapa petani di jabar, jateng sampai petani luar pulau. Dirinya kerap kali menjadi bahan rujukan, diskusi dan belajar dari berbagai petani di beberapa wilayah di Indonesia,” imbuh Angga.

Bakorpus FKBN, Angga Rahardian Tirtawijaya juga mengharapkan semua petani di Indonesia untuk melakukan perubahan dan beralih ke pertanian metode organik, salah satu solusi terbaik, hasilnya lebih sehat dan lebih melimpah. Dan perlunya dilakukan pengembangan pupuk organik sebagai alternatif pengganti pupuk kimia.

Ditambahkan juga olehnya kunjungannya kali ini ke Kabupaten Lamongan, di Kecamatan Babat ke Goa kelelawar puncak wangi untuk melihat potensi Guano (Kotoran kelelawar-red) sebagai salah satu bahan baku pupuk organik Bela Negara.

FKBN Pusat bersama FKBN Lamongan saat berkunjung ke lokasi pertanian Organik di Sumurgenuk, Babat Lamongan (35/5). [Foto.F2Kabar1News].
Sementara itu, Abah mustain menegaskan, dirinya mendukung sepenuhnya rencana FKBN untuk pengembangan sektor pertanian metode organik ini dan mendoakan supaya program pupuk organik bisa berjalan dengan lancar sesuai harapan.

“Sejak tahun 80-an sudah membuat dan menerapkan sistem pertanian organik. Penelitian itu buat dan tetapkan di lahan sendiri saat itu, dan sampai sekarang. Alhamdulillah hasilnya baik jika kita paham cara dan bagaimana penerapannya yang benar. Ilmu tentang Organik ini turun temurun dan juga saya kembangkan sendiri dengan banyak penelitian. Banyak juga petani, kelompok tani atau santri dari berbagai pondok. Sejak dulu sering kali di undang untuk menjadi narasumber di pelatihan pertanian organik di berbagai daerah,” ungkapnya.

Ia menerangkan, keuntungan mengunakan pupuk organik bisa diterapkan di semua Sektor, baik pertanian, perikanan, perkebunan dan peternakan. “Kita bisa buat sendiri dengan bahan dari alam, lingkungan sekitar. Biayanya juga ekonomis serta aman bagi manusia dan alam, tanah karena tidak mengandung bahan kimia. Saatnya para petani sadar akan pentingnya penerapan organik, apalagi sekarang pupuk langka dan mahal. Kita harus bisa berdaya dan membuat pupuk organik kita sendiri, baik itu pupuk organik, probiotik, nutrisi, obat penangkal hama, dan juga mikroba,” paparnya.

Sedangkan, M. Ferry Fadli, Kepala FKBN Bakorda Kabupaten Lamongan menambahkan, Pertanian adalah sektor utama bangsa, menurutnya, Indonesia kaya akan sumber daya alam. Sudah saatnya para petani Indonesia, menerapkan pertanian metode Organik, lebih berdaya, hasilnya juga lebih banyak dan bisa berdiri di kaki sendiri menuju kemandirian pangan nasional. “Seperti yang sudah diajarkan para leluhur, nenek moyang kita, hal ini juga digaungkan terus oleh presiden Prabowo Subianto,” tutupnya. (F2)

Tags: FKBN LamonganFKBN PusatKuatkan SinergiKunjungiLamonganNEWSOrganikPertanianPupuk Organik Bela Negara

Related Posts

Danramil 0812/01 Pimpin Karya Bhakti Percepat Pembangunan Jembatan Aramco
Daerah

Danramil 0812/01 Pimpin Karya Bhakti Percepat Pembangunan Jembatan Aramco

22 Juli 2026
Kapolres Lamongan Sambangi Yonif TP 887, Tinjau TMMD
Daerah

Kapolres Lamongan Sambangi Yonif TP 887, Tinjau TMMD

22 Juli 2026
Program Eco Life PNM Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi
Daerah

Program Eco Life PNM Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi

21 Juli 2026
Babinsa Sugio dan UTM Bersinergi Wujudkan Pengabdian untuk Desa Kalitengah
Daerah

Babinsa Sugio dan UTM Bersinergi Wujudkan Pengabdian untuk Desa Kalitengah

21 Juli 2026
Perkuat Nasionalisme, FKBN Lamongan Isi Sosialisasi Wawasan Kebangsaan pada TMMD 2026 di Tlemang Ngimbang.
Daerah

Perkuat Nasionalisme, FKBN Lamongan Isi Sosialisasi Wawasan Kebangsaan pada TMMD 2026 di Tlemang Ngimbang.

21 Juli 2026
Bangun Nasionalisme Sejak Dini, SDN Sumberagung Jadi SD Percontohan Bela Negara
Daerah

Bangun Nasionalisme Sejak Dini, SDN Sumberagung Jadi SD Percontohan Bela Negara

21 Juli 2026
Satpolairud Polres Lamongan Bekali Santri Al Manar Teknik Dasar Penyelamatan Air
Daerah

Satpolairud Polres Lamongan Bekali Santri Al Manar Teknik Dasar Penyelamatan Air

20 Juli 2026
Polsek Kembangbahu Wujudkan Pelayanan Humanis Lewat Pengembalian Motor
Daerah

Polsek Kembangbahu Wujudkan Pelayanan Humanis Lewat Pengembalian Motor

20 Juli 2026
Sinergi Pemkab, TNI dan PKL Wujudkan Penataan Alun-alun Bojonegoro Tanpa Konflik
Daerah

Sinergi Pemkab, TNI dan PKL Wujudkan Penataan Alun-alun Bojonegoro Tanpa Konflik

19 Juli 2026
Load More

Ucapan Corner :

Hari Besar Nasional :

Pasang Iklan :

Spesial Corner :

Spesial Corner :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.