Arumi dan Bupati Wahono Buka BWBF ke-3, Asesmen UGGp Bojonegoro Digelar 18-19 Juni
BOJONEGORO, Kabar1News.com – Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin bersama Bupati Bojonegoro Setyo Wahono membuka Bojonegoro Wastra Batik Festival BWBF ke-3 di Alun-Alun Bojonegoro, Rabu (17/6/2026). Pembukaan ini bersamaan dengan persiapan asesmen UNESCO Global Geopark UGGp yang akan berlangsung 18-19 Juni 2026.
Mengusung tema “Wastrane Bojonegoro Membumi lan Ngamboro ing Bawono” atau “Pakaian Khas Bojonegoro Membumi dan Menyebar ke Seluruh Dunia”, festival digelar 17-20 Juni 2026. Arumi menyebut batik punya nilai ekonomi tinggi. “Di setiap motif ada sejarah, cerita, keringat, doa, dan kreativitas perajin,” ujarnya.
Bupati Wahono menegaskan batik menyimpan kearifan lokal dan identitas Bojonegoro. “Kita ingin kebudayaan jadi pondasi yang memberi kesejahteraan dan membanggakan Bojonegoro,” ucapnya.
BWBF 2026 menyajikan 108 stand pameran wastra dan kriya, peluncuran marketplace ekraf “Dodolan Ekraf”, pendidikan pelatihan batik untuk SD-SMP, talkshow pemasaran digital UMKM, workshop aplikatif, lomba fashion show batik, serta pertunjukan seni budaya.
BWBF 2026 menghadirkan 108 stand pameran, marketplace “Dodolan Ekraf”, pelatihan batik SD-SMP, hingga lomba fashion show. Pemkab Bojonegoro menargetkan festival ini memperkuat ekosistem batik sekaligus mendongkrak UMKM dan pariwisata berbasis budaya di Jawa Timur. (*/Red)




















