Rabu, Januari 28, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » Hati-hati, Modus Pura-pura Beli Grup Facebook Lalu di Bajak

Hati-hati, Modus Pura-pura Beli Grup Facebook Lalu di Bajak

by jurnalis
27 Oktober 2025
in PERISTIWA
Hati-hati, Modus Pura-pura Beli Grup Facebook Lalu di Bajak

Oknum (penipu) dengan nomer Whatsapp 081374181411, pada Sabtu (25/10/2025). [Foto.Istimewa/screenshot*].

Hati-hati, Modus Pura-pura Beli Grup Facebook Lalu di Bajak

 

 

Bojonegoro, Kabar1News.com — Pemilik grup dan fanspage Facebook wajib ekstra waspada. Trend penipuan terbaru menargetkan pengelola komunitas online dengan tawaran “membeli grup” harga fantastis mulai Rp. 5 juta hingga Rp. 20 juta, seperti yang dilakukan penipu dengan nomer Whatsapp 081374181411 ini, pada Sabtu (25/10/2025).

Modusnya, si penipu berpura-pura membeli grup Facebook untuk digunakan Shopee Affiliate.

Tapi di balik angka besar itu, ada trik rapi yang bisa membuat pemilik kehilangan kontrol total atas grup dalam hitungan menit.

Syaratnya tampak sederhana namun berbahaya, semua admin lain dikeluarkan sehingga hanya tersisa satu admin, lalu pemilik diminta mengundang kembali akun yang tampaknya milik admin lama.

Di sinilah jebakan pelaku telah membuat akun duplikat menyamarkan dirinya sebagai admin lama lalu meminta diangkat menjadi admin kembali.

Setelah akun palsu itu jadi admin, pelaku langsung mengeluarkan pemilik asli dan menguasai grup atau fanspage.

Modus ini mengandalkan dua hal, kepercayaan cepat dan ketidaktelitian pada identitas akun.

Sifatnya menyerang kelemahan prosedur pengelolaan grup yang mudah dimodifikasi.

Akibatnya, banyak komunitas yang kehilangan akses, data, dan anggota aktif serta berujung pada kerugian reputasi dan ekonomi kalau grup tersebut monetisasi.

Langkah pencegahan praktis (harus dilakukan pemilik dan admin)

1. Jangan pernah menghapus admin kecuali ada proses audit internal. Selalu simpan minimal dua admin tepercaya.

2. Verifikasi identitas akun sebelum melakukan perubahan, periksa profil, foto, teman bersama, dan aktivitas lama. Akun duplikat biasanya baru dibuat dan minim aktivitas.

3. Gunakan fitur keamanan Facebook: aktifkan notifikasi admin, catat riwayat perubahan pengurus, dan batasi siapa yang bisa menambahkan admin.

4. Simpan bukti komunikasi (screenshot, chat, bukti transaksi) bila ada yang menawarkan pembelian.

5. Ajak pelaku (penipu) telpon video call.

Jika sudah terlanjur kehilangan akses segera laporkan ke Help Center Facebook melalui fitur “Report a compromised account” dan “Report a hacked group”, juga laporkan ke pihak kepolisian setempat dengan bukti transaksi dan komunikasi, terutama jika ada aliran dana.

Tawaran besar memang menggoda, tapi harga itu tidak sebanding bila komunitas dan reputasi hilang.

Selalu utamakan kehati-hatian, verifikasi ganda, dan SOP internal yang kuat. Grup dan fanspage adalah aset digital lindungi layaknya aset nyata. (*)

Tags: BeliDibajakFacebookGrupHati-hatiModusNEWSPura-pura

Related Posts

Pengusaha Glamping di Buleleng Lapor ke Polda Bali, Ini Penyebabnya
PERISTIWA

Pengusaha Glamping di Buleleng Lapor ke Polda Bali, Ini Penyebabnya

26 Januari 2026
Termohon Mangkir, Sidang Praperadilan Kepala BPN Bali Ditunda
HUKUM

Termohon Mangkir, Sidang Praperadilan Kepala BPN Bali Ditunda

23 Januari 2026
Warga Keluhkan Sampah Menumpuk di TPA Tambora Lamongan
PERISTIWA

Warga Keluhkan Sampah Menumpuk di TPA Tambora Lamongan

22 Januari 2026
Ombudsman Bali 2025 Sebut PWA Berpotensi Maladministrasi
Daerah

Ombudsman Bali 2025 Sebut PWA Berpotensi Maladministrasi

21 Januari 2026
Museum Pancasila Berpotensi Langgar Tata Ruang, Pansus TRAP Diminta Turun Tangan
Daerah

Museum Pancasila Berpotensi Langgar Tata Ruang, Pansus TRAP Diminta Turun Tangan

21 Januari 2026
Pengusaha Developer TKB Dilaporkan ke Polres Lamongan, Ini Penyebabnya
HUKUM

Pengusaha Developer TKB Dilaporkan ke Polres Lamongan, Ini Penyebabnya

21 Januari 2026
Usai Penetapan Tersangka Kakanwil BPN, Kasus Tanah Telajakan Pura Dalem Balangan Kembali Mencuat
HUKUM

Usai Penetapan Tersangka Kakanwil BPN, Kasus Tanah Telajakan Pura Dalem Balangan Kembali Mencuat

18 Januari 2026
Satpol PP Hentikan Proyek Villa Milik WNA Australia di Kuta Utara, Belum Kantongi Izin
HUKUM

Satpol PP Hentikan Proyek Villa Milik WNA Australia di Kuta Utara, Belum Kantongi Izin

12 Januari 2026
Buntut Kebakaran Kantor PT Jaya Etika Beton di Bojonegoro, Aparat Curigai BBM Bersubsidi
PERISTIWA

Buntut Kebakaran Kantor PT Jaya Etika Beton di Bojonegoro, Aparat Curigai BBM Bersubsidi

12 Januari 2026
Load More

Unduh di Playstore :

Nation Day :

Spesial Corner :

Pasang Iklan :

Info Terkini :

Kolom Ucapan :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.