81 Peserta Ikuti Seleksi Perangkat Desa di Kanor, 4 Desa Gandeng 4 Kampus Jaga Transparansi
BOJONEGORO, Kabar1News.com – Sebanyak 81 peserta mengikuti ujian seleksi calon perangkat desa untuk mengisi 5 formasi di 4 desa wilayah Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Ujian digelar serentak di SMP Negeri 1 Kanor, Kamis (23/7/2026).
Seleksi dilakukan dengan pengawasan pihak ketiga dari 4 perguruan tinggi untuk memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel.
Pelaksanaan ujian menggunakan 2 metode sesuai kebijakan desa: Computer Assisted Test (CAT) dan manual bank soal.
Tiga desa yang memakai sistem CAT:
1. Desa Kedungprimpen – Formasi Kasi Pelayanan, 12 peserta. Pendamping: Universitas Wisnuwardhana Malang
2. Desa Nglarangan – Formasi Kaur Umum dan Tata Usaha, 3 peserta. Pendamping: Universitas Brawijaya Malang
3. Desa Sumberwangi – Formasi Kaur Keuangan 17 peserta & Kadus 15 peserta. Pendamping: UIN Sunan Ampel Surabaya
Sementara Desa Tambahrejo menggunakan sistem manual bank soal. Desa ini memiliki peserta terbanyak: 34 orang untuk formasi Kasi Pelayanan. Pendamping: Universitas Negeri Malang.

Ketua Paguyuban sekaligus Humas Panitia Pengisian Perangkat Desa Kecamatan Kanor, Nurhadi, menegaskan seluruh tahapan mengedepankan prinsip jujur, adil, transparan, dan akuntabel.
“Keterlibatan perguruan tinggi sebagai pihak ketiga untuk menjaga independensi. Siapa pun yang nilainya tertinggi, dialah yang berhak mengisi jabatan sesuai formasi,” kata Nurhadi.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah desa, 4 kampus, aparat keamanan, dan Forkopimca. Menurutnya, sinergi itu penting agar rekrutmen perangkat desa profesional, terbuka, dan dipercaya masyarakat.
(*/Red)




















