Yayasan Pendidikan Dirgahayu Peduli Sumatera dan Aceh, Salurkan Bantuan via PMI Bojonegoro
Bojonegoro, Kabar1News.com – Yayasan Pendidikan Dirgahayu Kedungadem Bojonegoro menyalurkan bantuan bencana alam di Sumatera dan Aceh melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Bojonegoro.
Bantuan diterima langsung oleh Wahyu Theo, Kasi Pelayanan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana, PMI Bojonegoro. Ia sangat mengapresiasi upaya Yayasan Pendidikan Dirgahayu Kedungadem dalam menggalang dana untuk korban bencana alam Sumatera dan Aceh.
“Terimakasih kontribusinya dan mempercayakan penyaluran melalui PMI Bojonegoro,” ucap Wahyu Theo.
Sementara, Ketua Yayasan Pendidikan (YP) Dirgahayu, Imam Syafii, SE.,S.Pd., diwakili guru agama ( Siti Nur Kholifah, S.Pd.) dan guru Bahasa Inggris (Tri Ernawati, S.Pd.,) menyerahkan bantuan ke PMI Bojonegoro untuk korban bencana banjir bandang Sumatera dan Aceh.
“Kami mewakili ketua Yayasan Pendidikan Dirgahayu menyerahkan bantuan untuk korban terdampak bencana di Sumatera dan Aceh melalui PMI Bojonegoro,” ungkap ketua Yayasan melalui guru Agama Siti Nur Kholifah saat diwawancarai kabar1News.com pada Senin, (8/12/2025) siang.
Ia mengatakan, kegiatan bakti sosial oleh siswa-siswi Yayasan Pendidikan Dirgahayu adalah wujud kepedulian kepada sesama.
“Kami tanamkan jiwa sosial kepada anak didik kami, membantu kepada sesama yang membutuhkan bantuan, termasuk di Sumatera dan Aceh yang saat ini terdampak bencana banjir bandang,” kata ketua Yayasan Pendidikan Dirgahayu melalui guru Agama, Siti Nur Kholifah.
Siti Nur Kholifah menyampaikan, Ketua Yayasan Pendidikan Dirgahayu sangat mengapresiasi Kepala sekolah, jajaran Dewan Guru, siswa-siswi SMP Dirgahayu dan SMK Dirgahayu, Pondok Pesantren Gemek Al Fatihah ini, dalam rangka penggalangan dana sosial untuk bencana Sumatera dan Aceh.
“Kami sangat mengapresiasi upaya mereka, para dewan guru dan siswa,” ucapnya.
Lanjut dia, melalui PMI Bojonegoro, pihaknya menyalurkan bantuan untuk korban Sumatera dan Aceh.
“Semoga bisa meringankan beban para korban terdampak bencana di Sumatera dan Aceh,” tutupnya. (Imam)





















