Senin, Mei 18, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » Wartawan Kompas.com Difitnah dan Dirugikan, PENA NTT Kecam AWK

Wartawan Kompas.com Difitnah dan Dirugikan, PENA NTT Kecam AWK

by jurnalis
30 Maret 2026
in PERISTIWA
Wartawan Kompas.com Difitnah dan Dirugikan, PENA NTT Kecam AWK

Wartawan Kompas.com Difitnah dan Dirugikan, PENA NTT Kecam AWK

 

Bali, Kabar1news.com – Perhimpunan Jurnalis Nusa Tenggara Timur (PENA NTT) Bali mengecam keras tindakan anggota DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna atau Arya Wedakarna yang tanpa hak, tanpa verifikasi mentransmisi informasi palsu dan merugikan wartawan Kompas.com berinisial YS.

Ketua PENA NTT Apollonaris Klasa Daton mengatakan, tindakan Arya Wedakarna yang tanpa hak mentransmisikan dan mendistribusikan informasi yang tidak akurat menyebabkan kerugian imateril terhadap korban YS yang merupakan anggota PENA NTT, Bali.

“Meskipun berdalih hanya memposting ulang postingan milik akun @kuatbacacom, AWK sebagai pejabat publik seharusnya
memiliki pengetahuan yang cukup untuk menilai dan memverifikasi informasi atau pemberitaan sebelum diposting di media sosial,” kata Apollo didampingi Ketua Penasehat PENA NTT Emanuel Dewata Odja serta pengurus PENA NTT di Sekretariat PENA NTT di Denpasar, Minggu (29/3/2026).

Selain memposting ulang tanpa verifikasi, PENA NTT juga mengecam tindakan AWK yang menambahkan narasi provokatif yang mengandung sentimen rasial yang menambahkan foto YS seakan-akan pelaku kejahatan seksual.

Narasi yang subjektif, provokatif dan sentimental tersebut pun memancing komentar yang berbau rasis negatif terhadap YS.
Akibatnya YS, wartawan Kompas.Com merasa kehormatan pribadinya diserang secara sepihak. Selain itu, secara psikis, YS merasa terganggu yang akhirnya berdampak pada tidak terlaksananya tugas YS sebagai wartawan.

“Menyikapi hal tersebut, kami menuntut AWK untuk meminta maaf dan mengklarifikasi secara terbuka kepada publik tentang kesalahan yang telah dimuat dalam akun media sosialnya,” katanya.

Selain permintaan maaf dan klasifikasi, PENA NTT akan membuat surat pengaduan kepada Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah di Jakarta terhadap dugaan pelanggaran etik yang telah dilakukan oleh Arya Wedakarna. Mengingat persoalan ini serius, PENA NTT mengawal saudara YS untuk membuat laporan hukum resmi terhadap Arya Wedakarna di Kepolisian Daerah Bali pada Senin (30/3/2026).

“Pejabat publik sekelas AWK seharusnya menjadi contoh bagi publik bagaimana seharusnya bermedia sosial. Ia seharusnya menjunjung tinggi etik, memberikan edukasi kepada publik agar tidak terjadi kesalahan dalam membagikan informasi,” kata Apolo.

Secara terpisah YS, wartawan Kompas.Com menceritakan kronologis kegiatan jurnalistik yang berujung pada framing jahat yang menyerangnya secara pribadi. Pada Jumat (27/3/2026), pukul 10.00 Wita, YS, wartawan Kompas.Com pergi meliput kegiatan konferensi pers pengungkapan kasus kekerasan seksual di Polda Bali.

Kemudian, bahan konferensi pers itu kemudian tulis dengan judul “Sekuriti di Bali Perkosa WN Australia di Kamar Mandi Tempat Hiburan”. Artikel dan foto konferensi pers ini kemudian dikirim ke Kompas.com lalu edit oleh editor Aloysius Gonsaga AE dan ditayang sekitar pukul 12.12 WIB.

Naskah berita tersebut kemudian terbit di kanal Kompas.Com.
https://denpasar.kompas.com/read/2026/03/27/121244078/sekuriti-di-bali-perkosa-wn-australia-di-kamar-mandi-tempat-hiburan Lalu, pada Sabtu (28/3/2026), sekitar pukul 16.30 Wita, YS kembali melakukan peliputan konferensi pers di Loby Polda Bali.

Pukul 17.13 Wita, dirinya mendapat kabar bahwa akun instagram @kuatbaca mengunggah berita terkait kasus pemerkosaan WN Australia dengan judul dan narasi pemberitaan yang mirip dengan artikel yang tayang di Kompas.com.

Dalam postingan @kuatbaca terpampang  foto profil YS yang tertera di website Kompas.com.
Foto tersebut diedit dengan cara dicoret hitam pada bagian mata dan diberi lingkaran oranye. Padahal foto tersebut merupakan profil penulis wartawan Kompas.Com yang dilengkapi dengan profil lengkap YS sebagai wartawan yang bekerja di bawah perusahaan media pers Kompas.Com.

Namun, akun @kuatbaca sengaja mencomot foto tersebut lalu disiarkan secara luas, membingkai seolah-olah YS sebagai pelaku pelecehan seksual. Postingan tersebut pun mendapat komentar bernada bullying dan rasisme dari warga net.

“Setelah melihat dan membaca konten serta komentar warganet, mental saya langsung down dan tidak bisa lagi bekerja. Ini fitnah keji terhadap saya,” kata YS.
Serangan terhadap pribadi YS bertambah dengan munculnya postingan akun anggota DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna atau Arya Wedakarna, @aryawedakarna yang memposting ulang postingan akun @kuatbaca sekitar pukul 18.55 Wita.

Postingan akun AWK ini memberi caption: “kira-kira orang dari mana pelakunya ya…”. Pada postingan AWK ini juga secara khusus menampilkan foto profil di kompas.com yang sudah diedit akun @kuatbacacom
“Di akun AWK ini, saya kembali mendapat komentar yang sangat rasialis,” kata YS.

Setelah muncul postingan tersebut, istri YS mencoba menghubungi staf AWK untuk menghapus postingan tersebut, memberikan permohonan maaf secara pribadi dan memberikan klarifikasi secara terbuka serta memberikan informasi yang sebenarnya kepada publik agar nama baik YS dipulihkan.

DM dari istri korban sudah tersampaikan kepada staf AWK, namun tidak segera menghapus postingan tersebut dan tidak kunjung melakukan klarifikasi.
Barulah setelah beberapa jam kemudian postingan tersebut dihapus tanpa penjelasan dan permohonan maaf kepada YS. (*/D)

Tags: Difitnah dan DirugikanKecam AWKKompas.comNEWSPENA NTTWartawan

Related Posts

Siswa SMP di Surabaya Diduga Jadi Korban Bullying Verbal dari Kakak Tingkat
PERISTIWA

Siswa SMP di Surabaya Diduga Jadi Korban Bullying Verbal dari Kakak Tingkat

14 Mei 2026
PB HMI Apresiasi Langkah Cepat Akbar Supratman Tangani Polemik LCC 4 Pilar
PERISTIWA

PB HMI Apresiasi Langkah Cepat Akbar Supratman Tangani Polemik LCC 4 Pilar

13 Mei 2026
Pemkab Bojonegoro Peringati Hari Otoda ke-30 dan Hardiknas 2026
Birokrasi

Pemkab Bojonegoro Peringati Hari Otoda ke-30 dan Hardiknas 2026

8 Mei 2026
Muswil PERADIN Jatim Digugat, Wakil Ketua Ajukan Keberatan ke BPP
ORGANISASI

Muswil PERADIN Jatim Digugat, Wakil Ketua Ajukan Keberatan ke BPP

7 Mei 2026
Isu Pemotongan PIP di SMAN 3 Bojonegoro, Wabup Nurul Pastikan Itu Tidak Benar
PERISTIWA

Isu Pemotongan PIP di SMAN 3 Bojonegoro, Wabup Nurul Pastikan Itu Tidak Benar

29 April 2026
Warga Serangan dan Jimbaran Beri Mawar Putih, Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali
PERISTIWA

Warga Serangan dan Jimbaran Beri Mawar Putih, Apresiasi Pansus TRAP DPRD Bali

24 April 2026
Gercep! Kapolres Tuban Bersama Bupati Lindra Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Baru Tuban
Daerah

Gercep! Kapolres Tuban Bersama Bupati Lindra Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Baru Tuban

23 April 2026
Sepakat! TPA Suwung Bali Dibuka Lagi
PERISTIWA

Sepakat! TPA Suwung Bali Dibuka Lagi

16 April 2026
Study Tour ke Bali, Wali Murid SMA Negeri 3 Bojonegoro Mengeluh
PERISTIWA

Study Tour ke Bali, Wali Murid SMA Negeri 3 Bojonegoro Mengeluh

10 April 2026
Load More

Ucapan Corner :

Hari Besar Nasional :

Spesial Corner :

Pasang Iklan :

Spesial Corner :

Spesial Corner :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.