Jumat, Oktober 9, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » Wakil Ketua DPD RI, Sultan B.Najamudin Ikut Bersuara Tentang Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547

Wakil Ketua DPD RI, Sultan B.Najamudin Ikut Bersuara Tentang Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547

by jurnalis
18 Mei 2021
in Nasional
Wakil Ketua DPD RI, Sultan B.Najamudin Ikut Bersuara Tentang Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547

Jakarta,Kabar1News.com – Saat ini pemerintah menghentikan sementara penggunaan AstraZeneca batch CTMAV547. Mengenai hal ini turut menyita perhatian dari Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin. Melalui keterangan resminya Senin (17/05/2021) senator muda tersebut menyesalkan atas apa yang terjadi akibat dari kasus penerima vaksin tersebut.

“Jauh dari awal sebelum vaksin AstraZeneca digunakan di Indonesia saya telah meminta untuk pemerintah dapat memastikan keamanan terhadap dampak penggunaannya. Saya berharap bukan hanya vaksin AstraZeneca batch CTMAV547 yang dihentikan sementara, tetapi seluruhnya. Dan perlu juga untuk menguji batch lain bermerek vaksin tersebut,” ujar Sultan.

Ia melanjutkan jika seluruh batch vaksin AstraZeneca sudah diuji dan dipastikan tingkat risiko keamanannya, maka ke depan tidak akan ada masalah lagi yang terjadi. Sebab pengujian itu diawal sebelum pemakaian, bukan setelah ada masalah baru kemudian diteliti lebih lanjut.

“Seharusnya kita benar-benar memiliki informasi serta pengetahuan yang komprehensif mengenai efek penggunaan vaksin AstraZeneca. Dan juga harus mempelajari motif dari beberapa negara di Eropa dimana otoritas kesehatannya menghentikan penggunaan vaksin tersebut,” tambahnya.

Puluhan negara di dunia, terluas di Eropa, telah menggunakan penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca rekomendasi suntikan vaksin mungkin telah menyebabkan beberapa penerima mengalami penggumpalan darah.

Swedia dan Latvia menjadi negara terbaru yang relevan dengan vaksin ini, menyusul Jerman, Italia, Prancis, Spanyol, Denmark, Norwegia, dan Belanda.

“Jangan ragu, hentikan dulu semua. Tujuan Proses vaksin ini adalah keselamatan rakyat Indonesia. Dan yang paling penting kita semua harus membangun rasa trust, aman dan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan vaksin ini. Agar kemudian tidak menjadi polemik,” tegas Sultan.

Sultan menerangkan bahwa prinsip kehati-hatian ini jangan dioperasionalkan secara parsial. Jika dihentikan satu untuk sementara, maka hentikan juga semuanya agar semuanya clear.

Adapun penghentian sementara ini sesuai dari permintaan BPOM dan akan dilakukan sampai hasil kajian BPOM selesai.

Dalam siaran pers di laman Kemenkes, batch vaksin AstraZeneca CTMAV547 berjumlah 448.480 dosis yang sudah didistribusikan untuk TNI dan sebagian di kirim ke DKI juga Sulawesi Utara.

Ditegaskan pula bahwa batch lain vaksin AstraZeneca tidak dihentikan. Penggunaan vaksin Corona AstraZeneca selain batch tersebut disebut aman dan memberikan manfaat lebih besar sehingga masih dilanjutkan. (***Sd)

Related Posts

SustainaBlue Perkuat Ekosistem Ekonomi Biru melalui Inovasi, Pendidikan, dan Kolaborasi Internasional
Berita

SustainaBlue Perkuat Ekosistem Ekonomi Biru melalui Inovasi, Pendidikan, dan Kolaborasi Internasional

9 Oktober 2026
Bukan Cuma Razia Warung, BCW Tantang Bea Cukai Bongkar Pemain Besar di Balik Rokok Ilegal
Berita

Bukan Cuma Razia Warung, BCW Tantang Bea Cukai Bongkar Pemain Besar di Balik Rokok Ilegal

7 September 2026
Bappenas Gandeng Pers BEJO’S sebagai Mitra Strategis Pembangunan Nasional
Berita

Bappenas Gandeng Pers BEJO’S sebagai Mitra Strategis Pembangunan Nasional

5 September 2026
PEMBERITAHUAN PUBLIK STOP PERS, PENEGASAN PEMBERHENTIAN STATUS JURNALIS MEDIA KABAR1NEWS.COM.
Berita

PEMBERITAHUAN PUBLIK STOP PERS, PENEGASAN PEMBERHENTIAN STATUS JURNALIS MEDIA KABAR1NEWS.COM.

29 Agustus 2026
BCW Kritik Rencana Layer Baru Rokok, Minta Kebijakan Dikaji
Berita

BCW Kritik Rencana Layer Baru Rokok, Minta Kebijakan Dikaji

28 Agustus 2026
BCW Uji Transparansi Data Produksi dan Penerimaan Cukai
Berita

BCW Uji Transparansi Data Produksi dan Penerimaan Cukai

28 Agustus 2026
Masyarakat Bisa Adukan Masalah MBG ke BGN, Ini Kanal Resminya
Berita

Masyarakat Bisa Adukan Masalah MBG ke BGN, Ini Kanal Resminya

23 Agustus 2026
BCW Dorong Integrasi Data Bea Cukai dan Pajak
Berita

BCW Dorong Integrasi Data Bea Cukai dan Pajak

21 Agustus 2026
Bea Cukai Watch Dibentuk, Dorong Pengawasan Publik Lebih Kuat
Berita

Bea Cukai Watch Dibentuk, Dorong Pengawasan Publik Lebih Kuat

20 Agustus 2026
Load More

Ucapan Corner :

Hari Besar Nasional :

Pasang Iklan :

Spesial Corner :

Spesial Corner :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.