Senin, Mei 18, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » Untung Serta Buntung Sektor Perokonomian Dalam Kebijakan PPKM DARURAT

Untung Serta Buntung Sektor Perokonomian Dalam Kebijakan PPKM DARURAT

by redaksi
17 Juli 2021
in Daerah, EKONOMI
Untung Serta Buntung Sektor Perokonomian Dalam Kebijakan PPKM DARURAT

Surabaya,Kabar1News.com – Pandemi COVID-19 yang pada akhirnya memunculkan varian baru sejak virus Corona diberi nama resmi covid 19 dan atau SARS-CoV-2 tidak hanya menghantam sektor kesehatan di Indonesia. Kendati tidak secara langsung, sektor bisnis dan ekonomi pun ikut mengalami pukulan yang cukup berat.

Kasus positif COVID-19 di Indonesia pertama kali diumumkan Presiden Joko Widodo pada Senin (2/3/2020) lalu. Hingga saat ini telah beberapa kali mengganti kebijakan pembatasan wilayah.

Penerapan kebijakan work from home dan physical distancing membuat banyak perubahan pada bagaimana perekonomian bekerja. Tempat-tempat wisata ditutup, transportasi publik dibatasi, kantor-kantor juga ditutup. Selain itu masyarakat juga diminta sepenuhnya di rumah untuk bekerja dan melakukan kegiatan lainnya. Kafe dan restoran juga banyak yang menerapkan pesanan hanya untuk dibawa pulang, kebijakan baru seperti PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) DARURAT secara khusus menekan jarak secara masif dan terkesan memaksa.

Tercatat enam sektor diperkirakan merugi pada masa pandemi ini. Sektor tersebut yakni: otomotif, keuangan, pertambangan, transportasi darat, laut, udara, konstruksi, dan pariwisata. Sementara itu, sektor UMKM dan pertanian berpeluang melakukan dipenghitungan ulang modal produk.
Untuk membantu perekonomian dalam menghadapi tekanan dari pandemi COVID-19, pemerintah mengambil beberapa kebijakan untuk dunia usaha dan UMKM.

Ditemui diselah selah kesibukan pak Amin kamis, (15/07/2021) yang termasuk pelaku sektor umkm paling ramai warungkopi yang terletak diwilayah bibis karah sebelah SMAN 18 kelurahan jambangan, Surabaya ini terlebih saat suasana masih normal diperkirakan mencapai profit kotor hingga 4 juta perhari, tentu nilai pasar yang tinggi jika melihat sektor umkm yang dijalankan. Namun setelah terjadinya kebijakan PPKM Darurat ini menjadi penurunan omset yang drastis, sebab hingga kali ke dua kebijakan ini diterapkan ulang. Bahwa inilah yang paling berat dirasakan, tuturnya”

Namun buntung tak selamanya dirasakan masyarakat, dibeberapa sektor juga sebaliknya meraup untung di tengah pandemi ini. Sektor tersebut yaitu: tekstil dan produksi tekstil, kimia, farmasi, dan alat kesehatan, makanan dan minuman, elektronik, jasa telekomunikasi dan jasa logistik.

Sektor tekstil dan produk tekstil berpotensi meraup untung melalui diversifikasi produk seperti Alat Pelindung Diri (APD) dan masker. Sektor kimia, farmasi, dan alat kesehatan menyokong kebutuhan primer dalam penanganan COVID-19.

Industri makanan dan minuman menjadi kebutuhan primer masyarakat sejalan dengan bertumbuhnya sektor logistik yang dibutuhkan masyarakat karena adanya physical distancing dan penerapan PPKM diwilayah Surabaya. Sedangkan sektor telekomunikasi dan elektronik berpotensi untung karena menjadi andalan masyarakat karena membantu selama diterapkannya kebijakan PPKM Jilid DARURAT ini.(feb)

Related Posts

Wabup Bojonegoro Sapa Pekerja Pabrik Rokok di Baureno
Daerah

Wabup Bojonegoro Sapa Pekerja Pabrik Rokok di Baureno

14 Mei 2026
Desa Pesen Jadi Pilot Project Peluncuran Desa Sehat JKN dan Penguatan KDKMP di Bojonegoro
Daerah

Desa Pesen Jadi Pilot Project Peluncuran Desa Sehat JKN dan Penguatan KDKMP di Bojonegoro

12 Mei 2026
IPM Naik, Jumlah Penduduk Miskin di Lamongan Masih 145 Ribu Jiwa
Daerah

IPM Naik, Jumlah Penduduk Miskin di Lamongan Masih 145 Ribu Jiwa

8 Mei 2026
FKBN dan Kejari Lamongan Berkomitmen Perkuat Sinergi Pengawasan Publik
Bela Negara

FKBN dan Kejari Lamongan Berkomitmen Perkuat Sinergi Pengawasan Publik

6 Mei 2026
Bupati Wahono Berangkatkan 1.741 CJH Bojonegoro
Daerah

Pemkab Bojonegoro Luncurkan Program Angkutan Pelajar Gratis 2026

2 Mei 2026
Peringatan Hari Buruh 2026 di Bojonegoro Bernuansa Beda
Daerah

Peringatan Hari Buruh 2026 di Bojonegoro Bernuansa Beda

2 Mei 2026
Medhayoh, Bupati Wahono dan Wabup Nurul Sapa Warga Kecamatan Malo
Daerah

Medhayoh, Bupati Wahono dan Wabup Nurul Sapa Warga Kecamatan Malo

2 Mei 2026
Bupati Wahono Berangkatkan 1.741 CJH Bojonegoro
Daerah

Bupati Wahono Berangkatkan 1.741 CJH Bojonegoro

2 Mei 2026
Warga Serbu Pasar Murah GPM di Gayam
Daerah

Warga Serbu Pasar Murah GPM di Gayam

30 April 2026
Load More

Ucapan Corner :

Hari Besar Nasional :

Spesial Corner :

Pasang Iklan :

Spesial Corner :

Spesial Corner :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.