Rabu, April 29, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » Mampir Dirumah Angker Untuk Karantina Pemudik, Ganjar ; Tempatnya Medheni !

Mampir Dirumah Angker Untuk Karantina Pemudik, Ganjar ; Tempatnya Medheni !

by jurnalis
18 Mei 2021
in Daerah
Mampir Dirumah Angker Untuk Karantina Pemudik, Ganjar ; Tempatnya Medheni !

Boyolali,Kabar1news.com – Desa Sidomulyo Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali mendadak viral di media sosial. Bagaimana tidak, para pemudik yang nekat pulang kampung, akan dikarantina di rumah angker yang ada di desa itu.

Kabar itu menarik perhatian banyak pihak, termasuk salah satunya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Saat mengecek penyekatan arus mudik di Salatiga, Ganjar menyempatkan diri mampir ke desa Sidomulyo. Sayang saat Ganjar datang, para pemudik yang sebelumnya dikarantina, sudah pulang ke rumahnya.

“Katanya ada pemudik yang dikarantina? Sudah pulang to? Wah ini sih serem sekali, kalau siang bagus, tapi kalau malam medheni (menakutkan),” katanya.(11/5/21)

Rumah karantina desa Sidomulyo itu memang menyeramkan. Bangunan kecil yang sebenarnya mushala kecil itu terletak di tengah hutan, dengan jarak lebih dari 300 meter dari pemukiman.

Lokasinya dikelilingi rerimbunan semak dan pohon-pohon besar. Di depan bangunan itu, terdapat sendang tua yang dikelilingi pohon-pohon beringin. Cerita tentang sendang dan adanya petilasan di tempat itu, menambah ngeri suasana. Sejumlah batu-batu berukir seperti peninggalan candi membuat tempat itu dikeramatkan.

“Ini kalau malam gelap ndak. Kalau gelap, ndak bakal bisa tidur to,” jelas Ganjar.

Kepala Desa Sidomulyo, Moh Sawali menerangkan, tempat angker itu sengaja disiapkan untuk karantina bagi pemudik yang nekat pulang tanpa membawa surat kelengkapan. Mereka yang tiba di desa, langsung dikarantina di tempat itu selama enam hari.

“Kemarin ada dua orang yang kami karantina. Kami munculkan ke media dan benar-benar menimbulkan efek jera,” kata dia.

Sawali menerangkan, biasanya kalau lebaran ada 500 lebih warganya yang mudik. Namun setelah ada larangan dan adanya karantina rumah angker itu, pemudik menurun drastis hingga tak lebih dari 25 orang.

“Biasanya rame, ada 500 san orang. Sekarang tidak lebih dari 25. Jadi efek jeranya terasa. Disini memang tempatnya terkenal angker, wingit kalau masyarakat menyebutnya. Jadi kalau lewat saja sudah merinding,” pungkasnya.

Ganjar sendiri mengapresiasi ide Moh Sawali yang sangat kreatif. Menurutnya, cara itu bisa mengedukasi masyarakat sekaligus memberikan efek jera.

“Bagus ya, Solo punya tempat karantina bagi pemudik, Banyumas punya dan disini juga ada. Tapi ini Kadesnya kreatif, pokoknya yang ngeyel mudik dikarantina di rumah angker ini selama enam hari. Kan ngeri, membuat orang takut pulang kampung,”– Ganjar Pranowo. (***Cp)

Related Posts

Pemkab Tuban Susun Program Edukasi Pedagang tentang Mitigasi Kebakaran
Daerah

Pemkab Tuban Susun Program Edukasi Pedagang tentang Mitigasi Kebakaran

28 April 2026
Wabup Nurul Sebut Bojonegoro Targetkan 22 Koperasi Masuk Peluncuran 1000 KDKMP
Daerah

Wabup Nurul Sebut Bojonegoro Targetkan 22 Koperasi Masuk Peluncuran 1000 KDKMP

28 April 2026
Bupati Tuban Berangkatkan 376 Jemaah Haji Kloter 26, Titip Doa untuk Daerah
Daerah

Bupati Tuban Berangkatkan 376 Jemaah Haji Kloter 26, Titip Doa untuk Daerah

27 April 2026
KADIN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Bali Melalui Strategic Paper
Birokrasi

KADIN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Bali Melalui Strategic Paper

27 April 2026
Pemkab Bojonegoro Terus Berinovasi, Luncurkan “Nggon Sahdu”
Birokrasi

Pemkab Bojonegoro Terus Berinovasi, Luncurkan “Nggon Sahdu”

24 April 2026
Resmi Beroperasi, Wabup Nurul: RPH Banjarsari Sudah Sesuai SOP
Daerah

Resmi Beroperasi, Wabup Nurul: RPH Banjarsari Sudah Sesuai SOP

24 April 2026
Gercep! Kapolres Tuban Bersama Bupati Lindra Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Baru Tuban
Daerah

Gercep! Kapolres Tuban Bersama Bupati Lindra Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Baru Tuban

23 April 2026
BPBD Bojonegoro Petakan Titik-titik Potensi Kekeringan Musim Kemarau
Daerah

BPBD Bojonegoro Petakan Titik-titik Potensi Kekeringan Musim Kemarau

10 April 2026
Dandim Bojonegoro Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Jembatan Beton di Napis
Daerah

Dandim Bojonegoro Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Jembatan Beton di Napis

4 April 2026
Load More

Unduh di Playstore :

Ramadhan 2026 :

Spesial Corner :

Pasang Iklan :

Spesial Ramadhan:

Spesial Corner : Fai Food – Cerme Gresik.

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.