Lapas Lamongan dan Subdenpom V/2-3 Berkolaborasi Cegah Gangguan Kamtib Jelang Nataru.
LAMONGAN, Kabar1News.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lamongan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur terus bersinergi dengan semua instansi baik pemerintah maupun swasta.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Lamongan, Mahrus didampingi Kepala Satuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kelas IIB Lamongan Andi Eko Sutrisno menggelar pertemuan dengan Komandan Subdenpom V/2-3 Lamongan Kapten CPM Puguh A.S. Guna persiapan pengamanan menjelang perayaan natal dan tahun baru 2024, (4/12) lalu.
Mahrus mengungkapkan, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) berpotensi terjadi gangguan keamanan dan ketertiban. Hal itu juga menjadi atensi dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan Kepala Kantor Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur.
“Untuk itu perlu peningkatan pengawasan dan kewaspadaan, sehingga mampu mencegah gangguan kamtib, dan kami juga mempersiapkan langkah-langkah strategis dan preventif jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2024,” ujarnya.
Sementara itu, KPLP Lapas Lamongan Andi Eko Sutrisno menjelaskan, tujuan diadakan pertemuan ini adalah sebagai langkah awal sinergitas dan kolaborasi antar birokrasi pemerintah.
“Tentu bentuk pemerintahan kolaboratif. Jika dalam konsep penta Helix Governance, kami menyentuh dimensi keempat, yakni kolaborasi antar government. Tujuannya ringkas, saling mensupport kebutuhan birokrasi, dalam hal ini pengamanan sekunder,” ungkapnya.
Senada, Komandan Subdenpom Lamongan mengapresiasi, menurutnya ini adalah langkah yang baik bagi Lapas Lamongan guna menciptakan situasi Lapas yang Kondusif dan tetap aman dari gangguan Keamanan dan Ketertiban (Kamtib).
” Terimakasih pak Andi yang telah menyambut kami dengan kompak beserta jajarannya, kunjungan ini dalam rangka meningkatkan koordinasi, sinergi dan kebersamaan antara Lapas Lamongan dengan Subdenpom V/2-3 Lamongan mengenai antisipasi deteksi dini gangguan ketertiban dan keamanan,” tutur Kapten CPM Puguh.
Usai rapat non formal dengan membicarakan strategi yang beririsan. KPLP Lapas Lamongan mengajak Komandan Subdenpom Lamongan beserta jajarannya untuk berkeliling melihat situasi dan kondisi blok hunian sekaligus menyapa warga hunian secara humanis dan memantau kondisi blok hunian.
Andi menjelaskan, saat ini jumlah isi hunian per hari ini adalah 696 orang dimana kapasitasnya hanya menampung 215 orang. “Dengan jumlah segitu, tidak sebanding dengan jumlah penjaga tahanan kami, untuk itu perlu adanya dukungan penuh dari Subdenpom dalam sebagai supporting pengamanan guna menjaga ketertiban dan keamanan di Lapas,” jelasnya.
Kedepannya, Andi berharap, sinergi yang baik terjalin dan Subdenpom V/2-3 Lamongan akan rutin untuk sambang Lapas Lamongan guna membantu pengamanan secara sekunder/lapis. (HmsLpsLmg/red)




















