Tapanuli Selatan, Kabar1News.com – Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang melaju dari arah Padangsidimpuan dengan tujuan ke Medan, mengalami Laka Lantas di Jalan Nasional Lintas Sumatera, menuju arah Pal Sabolas (XI), di desa Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (20/9).
Kanit Laka Lantas Polres Tapsel, Samuel Hutapea, mengatakan, “Kejadian Laka Lantas itu terjadi pada hari Selasa sekitar pukul 01.50 WIB. Dimana, saat mobil Bus Penumpang Umum ALS dengan Nomor Polisi BK 7405 LD, yang dikemudikan oleh Aswadi, membawa penumpang sebanyak 31 orang dengan tujuan ke Medan. Bus tersebut datang dari arah Padangsidimpuan menuju arah Pal Sabolas (XI) melaju dengan cepat”, Katanya.
“Pada saat naas itu, datang dari arah yang berlawanan dengan cepat Bus SATU NUSA, kedua bus tersebut kres di jalan itu, dan sama-sama memperlambat laju kecepatannya di desa Pargarutan Kec. Angkola Timur. Masing-masing ban sebelah kiri dari kedua Mobil Bus yang berselisih/kres tersebut keluar dari badan jalan dan berjalan di atas beram jalan, sehingga salah satu unit bus terguling jatuh”, papar Samuel.
Dia menambahkan, ada 9 orang penumpang Bus ALS yang menjadi korban akibat dari insiden tersebut, identitas masing-masing adalah:
1. Muhammad Dur Affandi (39), Sawah Kandang Jorong Sawah Sudut, Kel. Selayo, Kec. Kubung, Kab. Solok, Sumbar.
2. Rielita Simbolon (27), Asrama Militer Kipan A 756 Wimanisili, Kec. Asiamau, Kab. Kerom, Papua.
3. Legimin Siahaan (30), Desa Simandulang, Kec. Kualuh Leidong, Kab. Labuhan Batu Utara.
4. Kristanto Simorangkir (22), Desa Tapian Nauli, Kec. Angkola Selatan, Kab. Tapanuli Selatan, Sumut.
5. Yuli Amanda (18), warga Citayam, Kec. Cipayung, Kota Depok, Jabar.
6.Linda (70), Sunter Jakarta.
7. Mei Herisanti (43), Pasar 7 Tengah, Gang Sejahtera, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang.
8. Binuhrin Siregar, Desa Dolok Sordang Julu, Kec. Sipirok, Kab. Tapanuli Selatan.
9. Muhammad Darwin Nasution (46), Lingkungan II Pasar Muara Sipongi. Kab. Mandailing Natal.
Para korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Swasta di Padangsidimpuan, Paparnya.
Sedangkan keterangan dari
salah seorang kenek Bus ALS, Kemal Fahmi (25), mengatakan, “Mobil sudah di evakuasi ke loket ALS Padangmatinggi, dengan kondisi Kaca depan dan kaca samping pecah, kondisi dinding mobil juga rusak. Sedangkan para korban sudah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit, dan sebagian korban yang mengalami luka ringan mau di transit karena merasa sudah baikan kondisinya”, katanya. (JM/red).
Ket. Gambar: Kondisi Mobil Bus ALS setelah di evakuasi ke Loket Bus ALS Padangmatinggi, Padangsidimpuan.





















