Konferensi Kades Minohorejo: Danramil dan Kapolsek Kompak Minta Tambang Pasir Tegalrejo Dihentikan
TUBAN, Kabar1News.com – Danramil Widang, Kapten Inf Hasan Bisri, mendukung pernyataan Kapolsek Widang agar aktivitas tambang pasir di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo di Desa Tegalrejo dihentikan.
Dukungan itu disampaikan dalam Konferensi Kepala Desa dan Sekretaris Desa se-Kecamatan Widang di Balai Desa Minohorejo, Selasa (30/09/2026).
“Saya setuju aktivitas tambang pasir dihentikan, agar tidak berdampak banjir di wilayah desa sepanjang bantaran Bengawan Solo,” tegas Kapten Hasan Bisri.
Sebelumnya, Kapolsek Widang, AKP Riyanto, yang pertama kali meminta agar aktivitas tambang tersebut dihentikan karena berpotensi menimbulkan banjir di sejumlah desa bantaran sungai.
“Saya minta dihentikan, karena akan menimbulkan dampak banjir ke beberapa desa diantaranya, Desa Widang, Tegalrejo, Simorejo dan desa lain yang berbatasan dengan Sungai Bengawan Solo,” pinta AKP Riyanto.
Selain soal tambang, Danramil juga menyoroti dua poin penting lainnya. Pertama, rekrutmen calon prajurit TNI Caba dan Catam akan dimulai 1 Oktober 2026. Kedua, terkait verifikasi dan validasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dari Dinas Koperasi Tuban di wilayah Widang.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Widang juga mengingatkan warga agar waspada terhadap modus penipuan segitiga jual beli gabah yang sudah terjadi di wilayah hukumnya.
“Waspadalah, di wilayah hukum Kecamatan Widang sudah terjadi penipuan segitiga gabah. Modusnya, penipu berpura-pura kenal dengan tengkulak dan menawarkan menjual gabah serta meminta dibayar melalui transfer ke rekening, namun rekening tersebut bukan rekening pemilik gabah yang sebenarnya,” tegas AKP Riyanto.
Ia juga mengajak para Kades untuk mengaktifkan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling).
“Mari kita tingkatkan dan kita hidupkan kembali dengan ronda lingkungan secara bergilir. Harapan kami, wilayah hukum Widang aman dari gangguan keamanan,” tandasnya.
Sementara itu, Camat Widang, Suwarsono, menyampaikan fokus Pemkab Tuban pada P-APBD 2026 adalah pembangunan infrastruktur jalan lingkungan.
“Mari kita sukseskan program Mas Bupati Tuban (Aditya Halindra Faridzky) yakni ‘Mbangun Deso Noto Kutho’,” kata Suwarsono.
(Imam/Red)




















