Kasatpol PP Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi Minta Aparat di Badung Tegas
Bali, Kabar1news.com — Dalam video yang beredar melalui aplikasi pesan Whatsapp, terlihat seorang manusia perak membawa pisau mengetuk kaca mobil. Ia mengacungkan sajam yang dibawa ke pintu pengemudi sambil meminta uang untuk makan.
Video manusia Silver menodongkan pisau ke pengemudi mobil pun viral di medsos. Keterangan dalam video tersebut, diketahu terjadi di perempatan <i>traffic light</i> Trans Studio.
Terkait hal tersebut, Kepala Satpol PP Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengatakan, aksi manusia silver itu sudah sangat membahayakan masyarakat pengguna jalan.
“Kalau sudah bawa sajam artinya sudah membahayakan, yang seperti ini kan harusnya mudah ditangani oleh Satpol PP di daerah, wilayahnya masuk Kabupaten Badung,” ujar Dewa Dharmadi pada, Minggu (17/5/2026).
Ia mengatakan, Satpol PP memiliki <i>ex officio</i> di tingkat kecamatan sebagai bawah kendali operasi (BKO) Satpol PP di tingkat Kabupaten. Seharusnya, mereka dengan mudah menertibkan gangguan sosial yang terjadi.
“Apalagi gangguan sosial ini ibarat ada di depan mata. Kalau sampai ada gepeng, pengamen, manusia silver yang mengganggu seharusnya langsung ditertibkan oleh aparat di tingkat desa dan kecamatan,” tutur Dewa Dharmadi.
Keberadaan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) seharusnya tidak dibiarkan saja oleh aparat di desa dan kecamatan. Namun, kata Kasatpol PP Bali, faktanya eksistensi PMKS di wilayah Bali justru semakin marak.
“Kami di provinsi bukan berarti berdiam diri. Tapi dengan viralnya video manusia silver bawa sajam, itu seharusnya sudah ditangani oleh Satpol PP Kabupaten/Kota melalui kegiatan patroli rutin,” tutupnya. (*)




















