Jumat, Oktober 30, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » Fraksi PDI Perjuangan Minta Pemda Bali Tindaklanjuti Soal Penutupan Subak di Canggu

Fraksi PDI Perjuangan Minta Pemda Bali Tindaklanjuti Soal Penutupan Subak di Canggu

by jurnalis
5 Februari 2025
in Daerah, Partai Politik
Fraksi PDI Perjuangan Minta Pemda Bali Tindaklanjuti Soal Penutupan Subak di Canggu

Fraksi PDI Perjuangan Minta Pemda Bali Tindaklanjuti Soal Penutupan Subak di Canggu.

Bali, Kabar1news.com – Fraksi PDI Perjuangan minta pemerintah daerah (Pemda) Bali untuk menindaklanjuti soal penutupan yang terjadi pada irigasi subak di Desa Adat Canggu, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.

Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali I Wayan Supartha yang didampingi Anggota Fraksi PDIP I Nyoman Suwitra, Ni Luh Yuniati dan I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya di kantor DPRD Fraksi PDIP pada 4 Februari 2025.

“Atas dasar tersebut maka perihal penutupan saluran irigasi di wilayah Desa Canggu maka Pemerintah Provinsi Bali sebagai satuan pemerintah berbasis wilayah terkait tata ruang wilayah Provinsi Bali, untuk kemudian dapat segera menyikapi dan menanggapi konteks permasalahan tersebut,” ujarnya.

Supartha Fraksi dari PDIP menegaskan, jika memang terbukti bukti bersalah maka patut di proses secara hukum.”Hal ini agar aktivitas irigasi subak tidak terganggu dan dapat melaksanakan fungsi subak sebagaimana mestinya,” ucapnya.

Apabila ditemukan unsur kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh siapa saja tentu hal tersebut merupakan perbuatan yang patut untuk dilakukan penertiban hingga proses penegakan hukum,” tambahnya.

Menurut Supartha Fraksi PDIP ini, Provinsi Ball dan Kabupaten Badung pada dasarnya memang sangat memerlukan investor untuk berinvestasi namun terdapat batasan-batasan kearifan lokal Bali.

“Sebagaimana salah satu contoh pada sistem subak yang secara konseptual dan aktivitasnya tetap dilestarikan, yang sekaligus juga digunakan sebagai daya tarik yang tidak dimiliki oleh daerah lain,” ucapnya.

Sehingga investasi yang berorientasi menjaga lingkungan tentu sangat diharapkan, investor yang akan dan sedang berinvestasi tidak akan dihalangi ataupun dipersulit untuk mengusahakan suatu wilayah atau daerah.

Namun, Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Badung sebagai kuasa pengguna kewenangan tentu telah mengetahui dan memahami perihal bentuk kegiatan apa saja yang dapat dilakukan dan tidak dapat dilakukan.

“Provinsi Bali dan Kabupaten Badung tentu masih menjaga kelestarian alam sebagai warisan kearifan lokal Bali sehingga Investor yang akan dan sedang berinvestasi perlu untuk melakukan komunikasi secara berjenjang untuk memastikan segala bentuk kegiatan yang akan dan sedang dilakukan tidak menyebabkan rusaknya dan/atau terganggunya aktivitas lain yang tidak memiliki keterkaitan secara langsung namun tetap mendapatkan gangguan,” katanya.

Mencermati dinamika tersebut maka perlu direkomendasikan kepada Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Badung untuk melakukan pembenahan struktural sebagai bagian dari evaluasi kinerja, penyegaran lembaga dan pemantik semangat melaksanakan tujuan yang ingin dicapai.

Sehingga dengan adanya penyegaran tersebut kemudian dapat dilakukan upaya-upaya tindak lanjut oleh Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Badung dalam melaksanakan penertiban merujuk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Prinsip Equality before the law perlu dikedepankan sebagai prinsip hukum yang menyatakan bahwa semua orang memiliki hak dan kewajiban yang sama di hadapan hukum atau sebagai kesetaraan di depan hukum. Dalam sistem hukum modern bahwa prinsip equality before the law merupakan prinsip fundamental yang dapat dipergunakan untuk menjamin bahwa semua orang adalah sama di hadapan hukum.

Prinsip ini tidak memandang status sosial, ekonomi, ras, agama, atau latar belakang lainnya termasuk apakah mereka adalah masyarakat ataupun sebagai pemilik usaha atau investor. Sehingga hak-hak setiap orang, baik sebagai masyarakat ataupun sebagai pemilik usaha atau investor memiliki kesempatan yang sama untuk dilindungi.

Selain itu baik terhadap masyarakat ataupun sebagai pemilik usaha atau investor yang secara hukum dapat dinyatakan telah dilanggar maka terhadapnya wajib dimintakan pertanggungjawaban berupa penertiban hingga proses penegakan hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (***)

Tags: CangguFraksi PDI PerjuanganNEWSPemda BaliSoal Penutupan SubakTindaklanjuti

Related Posts

Reforma Agraria Butuh Kepastian Hukum, Firman Wijaya Dorong Penguatan Penyidik Khusus dan Pengadilan Pertanahan
Berita

Reforma Agraria Butuh Kepastian Hukum, Firman Wijaya Dorong Penguatan Penyidik Khusus dan Pengadilan Pertanahan

29 Oktober 2026
PPP Jatim Tegaskan Penonaktifan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Berangkat dari Aspirasi DPW se-Indonesia
Berita

PPP Jatim Tegaskan Penonaktifan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Berangkat dari Aspirasi DPW se-Indonesia

29 Oktober 2026
Puncak HSN 2026, PCNU Lamongan Gelar Jalan Sehat Sarungan Bersama Forkopimda
Berita

Puncak HSN 2026, PCNU Lamongan Gelar Jalan Sehat Sarungan Bersama Forkopimda

25 Oktober 2026
Penuh Kehangatan, Kodim 0812/Lamongan dan Keluarga Suno Sepakati Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Berita

Penuh Kehangatan, Kodim 0812/Lamongan dan Keluarga Suno Sepakati Penyelesaian Secara Kekeluargaan

24 Oktober 2026
Dandim 0812/Lamongan Minta Maaf kepada Korban, Oknum Anggota Terancam Sanksi Tegas
Berita

Dandim 0812/Lamongan Minta Maaf kepada Korban, Oknum Anggota Terancam Sanksi Tegas

23 Oktober 2026
DPW PPP Jawa Timur: Santri Harus Adaptif, Berakhlak, dan Siap Menyongsong Indonesia Emas
Berita

DPW PPP Jawa Timur: Santri Harus Adaptif, Berakhlak, dan Siap Menyongsong Indonesia Emas

23 Oktober 2026
SMPN 1 Lamongan Luruskan Informasi Dugaan Penahanan Ijazah dan Persoalan Administrasi
Berita

SMPN 1 Lamongan Luruskan Informasi Dugaan Penahanan Ijazah dan Persoalan Administrasi

22 Oktober 2026
UPTD PPA Lamongan Buka Layanan Pengaduan Online, Masyarakat Bisa Lapor Lewat Hotline
Berita

UPTD PPA Lamongan Buka Layanan Pengaduan Online, Masyarakat Bisa Lapor Lewat Hotline

22 Oktober 2026
UPTD PPA Lamongan Prioritaskan Pemulihan Psikologis Anak Korban Dugaan Kekerasan di MI
Berita

UPTD PPA Lamongan Prioritaskan Pemulihan Psikologis Anak Korban Dugaan Kekerasan di MI

22 Oktober 2026
Load More

Ucapan Corner :

Hari Besar Nasional :

Pasang Iklan :

Spesial Corner :

Spesial Corner :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.