Rabu, Oktober 28, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » Cincau Clinic Berkolaborasi dengan Petani, Naikkan Pamor Minuman Tradisional

Cincau Clinic Berkolaborasi dengan Petani, Naikkan Pamor Minuman Tradisional

by jurnalis
13 November 2022
in KULINER, UMKM
Cincau Clinic Berkolaborasi dengan Petani, Naikkan Pamor Minuman Tradisional

Bekasi,Kabar1news.com – Memberdayakan petani, sekaligus mendongkrak pamor minuman tradisional. Itulah visi yang diusung oleh Cincau Clinic. Brand ini merupakan UMKM yang bergerak di bidang food and beverage (F&B) di Kota Bekasi, Jawa Barat. Awalnya, mereka berangkat dari fenomena semakin langkanya pedagang minuman tradisional, khususnya es cincau. Pada saat yang sama, cincau sebagai salah satu tanaman berkhasiat khas nusantara, semakin sedikit dibudidayakan oleh para petani.

“Kita ingin memberdayakan petani sekaligus melestarikan minuman tradisional. Caranya beradaptasi dengan selera modern sehingga tetap relevan dengan trend minuman-minuman kekinian yang semakin marak bermunculan,” kata Fidya Zurasta, pendiri Cincau Clinic.

Daun cincau sebagai bahan baku utama Cincau Clinic, dipasok oleh para petani dari Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Wahyudi, salah seorang petani cincau Ciomas, bersyukur atas adanya kolaborasi antara UMKM dengan para petani seperti dirinya. “Kesulitan kami selama ini ketika menanam cincau, jalur pemasaran daun yang rutin itu belum ada. Itu yang jadi kendala kami selama ini,” ujar Wahyudi.

Kini, berkat adanya Cincau Clinic, paling tidak seminggu sekali Wahyudi bisa menjual daun cincau sebagai bahan minuman. “Saya menanam cincau jenis jelly. Tapi karena Cincau Clinic butuh juga cincau bulu, maka saya bisa mengajak petani lain. Alhamdulillah, adanya akses pemasaran ini saya bisa memperluas lahan agar kesinambungan pasokan terjaga,” papar Wahyudi.

Fidya mengakui bahwa adanya UMKM yang bisa menggerakkan rantai pasok (supply chain) merupakan tujuan utamanya mendirikan Cincau Clinic. Rantai pasok yang dimaksud adalah adanya petani yang memasok bahan baku, UMKM yang memproduksi produk, dan mengirimkannya kepada konsumen. “Sebaik-baiknya bisnis tentu yang bisa bermanfaat buat orang banyak, termasuk saudara-saudara kita para petani,” urai Fidya yang juga alumni Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga, Surabaya ini.

Fidya juga mengingatkan bahwa pedagang es tradisional kini perlahan mulai tergeser oleh dominasi minuman kekinian yang beberapa diantaranya merupakan minuman dari luar negeri. Ia menyebut misalnya dominasi bubble tea, minuman manis asal Taiwan, berbahan dasar teh yang dicampur susu, es, dan boba dari tepung tapioka. Lalu ada thai tea, minuman khas negeri gajah putih, Thailand.

“Kita sadar sekarang eranya globalisasi. Jadi tantangannya adalah bagaimana minuman tradisional bisa menyesuaikan diri tanpa harus meninggalkan identitas aslinya,” ujar Fidya. Oleh karena itu, Cincau Clinic memasarkan es cincau susu yang dikreasi dalam berbagai varian rasa, mulai dari es kopyor, brown sugar, alpukat, cocopandan, sampai susu kedelai (soya).

“Alhamdulillah respons pasar sejauh ini cukup baik. Bisa diterima di berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak sampai dewasa,” tukas Fidya. Salah satu outlet Cincau Clinic ini berlokasi di Jalan Puri Gading Utara Raya no. 108, Jatimelati, Pondok Melati, Kota Bekasi.

Di luar pemberdayaan petani, menurut Fidya, memilih cincau sebagai bahan minuman merupakan pilihan yang baik dan bijaksana. Mengingat cincau sudah lama dikenal kaya manfaat. Hal ini diamini oleh dr. Evy Kusumawardhani, seorang dokter di Jakarta Selatan.

“Sudah banyak penelitian tentang manfaat cincau. Sejumlah hasil riset menjelaskan bahwa cincau hijau mengandung protein, mineral, vitamin, karbohidrat, lemak, serat pektin, dan senyawa-senyawa seperti polifenol dan flavonoid yang berguna sebagai antioksidan,” ujar Evy.

Evy juga menyebut bahwa serat seperti yang terkandung dalam cincau hijau bermanfaat untuk mengurangi konstipasi atau sembelit. Hal ini terjadi karena serat akan mempercepat waktu transit bahan makanan melalui usus kecil.

“Mengkonsumsi serat seperti cincau hijau juga akan mempercepat rasa kenyang. Kondisi ini sangat baik karena dapat mengurangi pemasukan energi dan obesitas sehingga menurunkan risiko hipertensi, apalagi jika dikonsumsinya dengan kombinasi yang tepat, bahan yang rendah lemak serta rendah gula akan lebih baik lagi manfaatnya” pungkas Evy.

Melihat potensi cincau hijau dalam konteks pengembangan pangan lokal, Cincau Clinic menyatakan terbuka terhadap peluang kolaborasi baru dengan berbagai pihak. “Kami sangat terbuka terhadap kolaborasi, tak hanya dengan para petani, tapi juga kalangan akademisi dari perguruan tinggi, jika ada hasil riset-riset baru tentang kebermanfaatan cincau hijau demi kepentingan yang lebih luas,” tukas Fidya. (**)

Tags: Cincau ClinicMinuman Tradisional

Related Posts

Bojonegoro Manfaatkan EJIF dan Jatim Fest 2026: Dari Pabrik Pakan Ternak Hingga Batik Lokal
EVENT

Bojonegoro Manfaatkan EJIF dan Jatim Fest 2026: Dari Pabrik Pakan Ternak Hingga Batik Lokal

6 Oktober 2026
Bank Daerah Lamongan Raih GRC Award 2026, Tata Kelola dan Pembiayaan UMKM Jadi Fokus
Prestasi

Bank Daerah Lamongan Raih GRC Award 2026, Tata Kelola dan Pembiayaan UMKM Jadi Fokus

12 September 2026
Puncak HUT ke-81 RI di Plosowahyu Meriah, Pentas Seni dan UMKM Jadi Magnet Warga
Berita

Puncak HUT ke-81 RI di Plosowahyu Meriah, Pentas Seni dan UMKM Jadi Magnet Warga

6 September 2026
2.700 Kupon Ludes, Festival Nasi Boran Jilid II Sumberjo Lamongan Dibanjiri Warga
Daerah

2.700 Kupon Ludes, Festival Nasi Boran Jilid II Sumberjo Lamongan Dibanjiri Warga

22 Agustus 2026
Pasla Mart Lapas Lamongan Resmi Dibuka, Dukung Koperasi dan UMKM
Daerah

Pasla Mart Lapas Lamongan Resmi Dibuka, Dukung Koperasi dan UMKM

20 Agustus 2026
UMLA Berdayakan Karang Taruna Mojorejo, Tembakau Disulap Jadi Parfum dan Krim Anti Nyamuk
Daerah

UMLA Berdayakan Karang Taruna Mojorejo, Tembakau Disulap Jadi Parfum dan Krim Anti Nyamuk

1 Agustus 2026
Program Eco Life PNM Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi
Daerah

Program Eco Life PNM Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi

21 Juli 2026
UMLA Berdayakan Karang Taruna Mojorejo, Tembakau Disulap Jadi Parfum dan Krim Anti Nyamuk
Daerah

UMLA Berdayakan Karang Taruna Mojorejo, Tembakau Disulap Jadi Parfum dan Krim Anti Nyamuk

1 Juli 2026
BWBF 2026 Resmi Tutup, Omzet UMKM Tembus Rp 1,06 Miliar dalam 4 Hari
EVENT

BWBF 2026 Resmi Tutup, Omzet UMKM Tembus Rp 1,06 Miliar dalam 4 Hari

22 Juni 2026
Load More

Ucapan Corner :

Hari Besar Nasional :

Pasang Iklan :

Spesial Corner :

Spesial Corner :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.