BWB Expo 2026 Bakal Digelar di Bali
Bali, Kabar1news.com — Bali Wellness and Beauty Expo 2026 akan kembali digelar di Bali dengan menghadirkan lebih dari 140 brand unggulan dan 90 exhibition nasional maupun internasional.
BWB Expo 2026 yang akan berlangsung 4-6 Juni 2026 di Bali Beach Convention Center, The Meru Sanur, Bali mengangkat tema” Tht rive in Bali: Where Weliness Inspirasi the World,”.
Diketahui, berdasarkan data yang disampaikan bahwa jumlah exhibition meningkat sebesar 12,596, sementara jumlah brand bertumbuh hingga 33,6. Ini akan semakin memperkuat posisi BWB Expo sebagai salah satu platform weliness dan beauty terbesar di Asia Tenggara.
Sementara itu, Co-Founder BWB Expo, Dr. Ketut Jaman, menegaskan bahwa pengembangan Bali sebagai pusat weliness tourism dunia bukan sekadar peluang ekonomi, melainkan juga upaya mengembalikan pariwisata Bali, pada akar budaya dan filosofi lokal seperti Tri Hita Karana serta tradisi pengobatan Usadha Bali.
“Pendekatan weliness yang autentik dan berbasis komunitas lokal akan menjadi fondasi penting dalam membangun pariwisata yang lebih berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih merata,” ujarnya di Denpasar pada, Selasa (26/5/26).
Ia mengatakan, salah satu momentum penting dalam penyelenggaraan tahun ini adalah rencana deklarasi Indonesia Wellness and Beauty Entrepreneurs Association (IWBEA).
“Sebuah wadah kolaborasi nasional yang diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, industri, asosiasi, akademisi, komunitas, dan pelaku usaha dalam pengembangan sektor weliness dan beauty Indonesia secara berkelanjutan dan bereputasi Internasional,” tandasnya.
Menurut Feri Agustian Soleh, Co-Founder dan Project Director BWB Expo, kehadiran IWBEA diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem weliness dan beauty Indonesia yang lebih terintegrasi, berkualitas, dan mampu bersaing di tingkat global.
“BWB Expo 2026 hadir tidak hanya sebagai pameran internasional, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, industri, investor, akademisi, komunitas, dan pelaku usaha daam membangun masa depan industri weliness Indonesia yang lebih berdaya saing global,” tutupnya. (*/D)




















