Kamis, Agustus 20, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » Bea Cukai Watch Dibentuk, Dorong Pengawasan Publik Lebih Kuat

Bea Cukai Watch Dibentuk, Dorong Pengawasan Publik Lebih Kuat

by Jurnalis News
20 Agustus 2026
in Berita, EKONOMI, Kebijakan publik, Nasional
Bea Cukai Watch Dibentuk, Dorong Pengawasan Publik Lebih Kuat

Bea Cukai Watch Dibentuk, Dorong Pengawasan Publik Lebih Kuat

Jakarta, Kabar1News.com – Sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang sepakat membentuk Bea Cukai Watch (BCW) sebagai forum kajian dan pengawasan masyarakat sipil yang fokus pada persoalan kepabeanan dan cukai di Indonesia.

Kesepakatan pembentukan BCW dilakukan pada Rabu, 19 Agustus 2026, oleh Teguh Eko Wiyono, Anrico Pasaribu, Achmad Rizal, Jimmy Endey, Budi Utomo, Rinto Hartoyo Agus dan Antonius Bramantyo Dalam kesepakatan tersebut, Jimmy Endey dipercaya sebagai Presidium/Koordinator Indonesia Customs Watch.

Pembentukan BCW dilatarbelakangi pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendorong penyelenggaraan kepabeanan dan cukai yang transparan, profesional, akuntabel, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan dunia usaha.

Kehadiran BCW juga dinilai relevan di tengah besarnya tantangan pengawasan lalu lintas barang serta berbagai persoalan kepabeanan yang menjadi perhatian publik, termasuk maraknya kasus penyelundupan.

Presidium/Koordinator BCW Jimmy Endey, mengatakan BCW tidak dibentuk untuk mengambil alih fungsi pemerintah maupun aparat penegak hukum. Lembaga ini akan mengambil posisi sebagai bagian dari masyarakat sipil yang melakukan kajian, pemantauan, kritik konstruktif, dan advokasi kebijakan.

“BCW ingin menjadi mitra kritis dan independen. Ketika kinerja Bea Cukai baik dan berhasil melindungi kepentingan negara, tentu harus kita apresiasi. Tetapi ketika ada kebijakan atau penegakan aturan yang perlu dikritisi, masyarakat juga harus memiliki ruang untuk melakukan pengawasan secara objektif dan berbasis data,” ujar Jimmy.

Keterangan: Bea Cukai Watch Dibentuk, Dorong Pengawasan Publik Lebih Kuat. Rabu, (19/08/2026).

Menurut para pendiri, sektor kepabeanan mempunyai posisi strategis karena berkaitan langsung dengan penerimaan negara, arus ekspor-impor, perlindungan industri dalam negeri, investasi, dunia usaha, hingga pemberantasan penyelundupan dan perdagangan ilegal.

Karena itu, pengawasan masyarakat tidak hanya diperlukan terhadap dugaan penyimpangan, tetapi juga terhadap kualitas regulasi, pelayanan publik, konsistensi penegakan hukum, serta perlindungan terhadap hak masyarakat dan pelaku usaha.

Fokus pada Kajian dan Pengawasan Berbasis Data.

Dalam menjalankan kegiatannya, BCW akan melakukan penelitian dan kajian terhadap kebijakan kepabeanan dan cukai, menerima serta menelaah pengaduan masyarakat, melakukan advokasi kebijakan, menyelenggarakan diskusi publik, serta menyampaikan rekomendasi kepada kementerian, lembaga, maupun aparat penegak hukum apabila diperlukan.

BCW juga akan memberikan perhatian terhadap berbagai isu strategis seperti penyelundupan, ekspor-impor, peredaran barang ilegal, tata kelola barang hasil penindakan, pelayanan kepabeanan, penerimaan negara, serta kepastian hukum bagi masyarakat dan dunia usaha.

Para pendiri menegaskan bahwa setiap kajian dan pernyataan BCW harus didasarkan pada fakta, data, regulasi, dan proses verifikasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

BCW juga akan menjunjung asas praduga tidak bersalah serta memberikan ruang klarifikasi kepada pihak yang menjadi objek kajian.

“Pengawasan tidak boleh berubah menjadi penghakiman. BCW harus mampu membedakan antara fakta, dugaan, dan kesimpulan hukum. Itu yang akan menjadi salah satu prinsip kerja kami,” demikian kesepakatan para pendiri.

Keterangan: Bea Cukai Watch Dibentuk, Dorong Pengawasan Publik Lebih Kuat. Rabu, (19/08/2026).

Momentum Persoalan Penyelundupan Emas.

Pembentukan BCW berlangsung di tengah kembali menguatnya perhatian publik terhadap persoalan penyelundupan emas.

Pada hari yang sama, pemberitaan media nasional mengungkap bahwa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai telah menggagalkan puluhan kasus penyelundupan emas sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Menurut BCW, fenomena tersebut menunjukkan bahwa persoalan kepabeanan tidak semata menyangkut keberhasilan penindakan, tetapi juga membuka ruang kajian lebih luas mengenai pola penyelundupan, pengawasan jalur keluar-masuk barang, konsistensi penegakan hukum, asal-usul barang, serta potensi penerimaan negara yang harus diselamatkan.

BCW berpandangan keberhasilan aparat dalam menggagalkan penyelundupan patut diapresiasi. Pada saat yang sama, transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses penindakan tetap penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Siapkan Struktur dan Program Kerja.

Setelah deklarasi pembentukan, Presidium bersama para pendiri akan menyelesaikan struktur organisasi, perangkat kelembagaan, program kerja, serta ketentuan internal organisasi.

BCW juga akan membuka komunikasi dengan akademisi, praktisi hukum dan kepabeanan, pelaku usaha, media, organisasi masyarakat sipil, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam waktu dekat, BCW akan mempersiapkan sejumlah kajian terhadap persoalan aktual di sektor kepabeanan dan cukai sebagai bagian dari kontribusi masyarakat dalam memperkuat tata kelola dan kepastian hukum.

Bea Cukai Watch menegaskan akan berdiri secara independen dan tidak menjadi alat kepentingan politik, bisnis, maupun kepentingan pribadi pihak tertentu.

“Tujuan akhirnya sederhana: kepentingan negara harus terlindungi, penerimaan negara harus dijaga, penegakan hukum harus berjalan, tetapi hak masyarakat dan kepastian hukum juga tidak boleh diabaikan,” tutup Jimmy. (**)

Tags: Bea Cukai WatchDibentukDorongLebih KuatPengawasanPublik

Related Posts

Sensilaus Dore Terpilih Jadi Ketua Flobamora Bali 2026-2029
Berita

Sensilaus Dore Terpilih Jadi Ketua Flobamora Bali 2026-2029

19 Agustus 2026
Carnival 2026 Desa Kedungkumpul Usung Tema Bhinneka Tunggal Ika, Siap Meriahkan Desa
Berita

Carnival 2026 Desa Kedungkumpul Usung Tema Bhinneka Tunggal Ika, Siap Meriahkan Desa

19 Agustus 2026
Refleksi HUT ke-81 RI, Kepala FKBN Lamongan Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Bela Negara
Berita

Refleksi HUT ke-81 RI, Kepala FKBN Lamongan Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Bela Negara

16 Agustus 2026
Refleksi HUT ke-81 RI, M. Ferry Fadli Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong
Berita

Refleksi HUT ke-81 RI, M. Ferry Fadli Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

16 Agustus 2026
Dampak Gempa M7.7 NTT, Lebih dari 40 Warga Meninggal Dunia
Berita

Dampak Gempa M7.7 NTT, Lebih dari 40 Warga Meninggal Dunia

16 Agustus 2026
Dirgahayu ke-81 RI, M. Ferry Fadli: Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju
Berita

Dirgahayu ke-81 RI, M. Ferry Fadli: Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju

16 Agustus 2026
Panglima TNI Minta Masyarakat Bijak Menyikapi Informasi
Berita

Panglima TNI Minta Masyarakat Bijak Menyikapi Informasi

14 Agustus 2026
iSentra Lamongan Jadi Sorotan, Kawasan Industri Strategis Paciran Diproyeksikan Dongkrak Ekonomi
Bisnis

iSentra Lamongan Jadi Sorotan, Kawasan Industri Strategis Paciran Diproyeksikan Dongkrak Ekonomi

14 Agustus 2026
HUT ke-10 Kilasjatim.com, Ketua JMSI Jatim Ungkap Kriteria Media Pers yang Baik
Berita

HUT ke-10 Kilasjatim.com, Ketua JMSI Jatim Ungkap Kriteria Media Pers yang Baik

12 Agustus 2026
Load More

Ucapan Corner :

Hari Besar Nasional :

Pasang Iklan :

Spesial Corner :

Spesial Corner :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.