Lumajang, kabar1news.com – Pasca erupsi semeru sejak 4 Desember 2021, tidak berhenti di sini aja relawan dari seluruh Indonesia berdatang untuk kemanusiaan.
Sungguh di luar nalar perikemanusiaan, entah atas ijin oknum siapa, sebuah perusahaan perfilman membuat acara shooting di lokasi jalur relawan bekerja melayani kemanusiaan pada Rabu 22 Desember 2021 di Lumajang dan hal itu menjadi buah bibir netizen yang menjadi viral di beberapa group Facebook lumajang beberapa hari akhir ini.

Sementara itu Bupati Lumajang, Jawa Timur, Thoriqul Haq, mengaku akan melakukan tindakan perihal perkara syuting sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda (TMTM) yang digelar di lokasi pengungsian korban erupsi Semeru di Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro.
Sebelumnya, kata Thoriq, pihaknya akan membahas hal tersebut secara internal terlebih dahulu. Ia juga akan mencari pihak di Pemkab Lumajang yang berkomunikasi dengan rumah produksi PTA Verona Indah Pictures selaku penggarap sinetron tersebut.

“Saya selesaikan dulu di internal, siapa yang berkomunikasi dengan PH, segera akan ada tindakan,” kata Thoriq, dilansir dari gerak Nusantara, Kamis (23/12/2021).
Ia mengklaim kegiatan syuting tersebut belumlah berizin. Prosesnya pengajuan izin memang sudah dilakukan oleh rumah produksi, namun masih ada tahapan yang harus dipenuhi yakni meminta persetujuan kepada pihak berwenang yang terkait. (*)





















