Rabu, Januari 14, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » The Ambassador Summit 2025 di Bogor: Road to 71th Asia Africa Conference

The Ambassador Summit 2025 di Bogor: Road to 71th Asia Africa Conference

by jurnalis
23 November 2025
in Internasional
The Ambassador Summit 2025 di Bogor: Road to 71th Asia Africa Conference

The Ambassador Summit 2025 di Bogor: Road to 71th Asia Africa Conference

 

Bogor, Kabar1News.com – National Youth Council (NYC) Indonesia bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Non Aligned Movement Youth Organization (NAMYO) menggelar The Ambassador Summit 2025 dalam rangka memperingati Konferensi Asia Afrika ke-70. Kegiatan Internasional ini menghadirkan para duta besar dari Negara Asia Afrika, Kepala Daerah, Akademisi, Anggota Parlemen, Tokoh Pemuda dan Pengusaha.

Presiden NYC Indonesia Tantan Taufik Lubis mengatakan, The Ambassador Summit ini di selenggarakan pada 20-23 November 2025 dengan variasi Program yang meliputi Seminar Internasional, Youth Summit, Parade Kebudayaan, Napak Tilas Konferensi Asia Afrika dan Festival Kuliner. Kegiatan ini menggandeng pemerintah provinsi Jawa Barat dan pemerintah kota Bogor, Juga bekerjasama dengan OIC Youth Indonesia, Asia Muslim Youth Network dan World NYC Federation serta beberapa kampus di Indonesia seperti Universitas Jakarta, Universitas Krishnadwipayana, IPB, Universitas Padjadjaran, Universitas Indonesia, Universitas Al Azhar, Universitas Islam Bandung dan Pesantren Darul Ulum.

Sementara itu, Walikota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, kegiatan The Ambassador Summit ini adalah untuk mengenang KAA 1955 yang persiapannya dilakukan di kota bogor, napak tilas tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mengingatkan dunia bahwa KAA awalnya tercetus di kota Bogor pada desember 1954.

“Tetapi sebelum Konferensi Asia Afrika, di 28 sampai 29 Desember 1954 itu ada yang namanya Konferensi Bogor. Nah, Konferensi Bogor inilah yang kemudian poin-poin pertemuannya itu mencetuskan yang namanya Konferensi Asia Afrika di Bandung, April 1955,” ungkapnya.

Sedangkan, Kepala Biro Pem-otda Provinsi Jawa Barat Muhammad Faiz menjelaskan, kegiatan The Ambassador Summit ini bisa menjadi instrumen untuk menggali potensi ekonomi jawa barat dan menjadikannya sebagai pilar ekonomi bangsa. “Perdagangan internasional harus diperkuat dengan kolaborasi bersama negara negara asia afrika,” katanya.

The Ambassador Summit 2025 hadir sebagai forum strategis yang mengusung formasi diskusi terbuka, menghadirkan pemangku kepentingan lintas sektor untuk menyoroti potensi ekonomi dan investasi Jawa Barat. Melalui dialog yang mendalam dan interaktif, forum ini diharapkan mampu membangun opini publik yang konstruktif sekaligus memperkuat posisi Jawa Barat sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, sebagai bagian dari rangkaian Road to Konferensi Asia Afrika (KAA) 2026, acara ini tidak hanya menampilkan peluang bisnis dan investasi, tetapi juga menegaskan komitmen Jawa Barat dalam menjalin kemitraan yang berkelanjutan.

Terkait The Ambassador Summit 2025 – Road to 71st Asia Africa Conference, Dubes Mozambique Belmiro Jose Malate mengatakan, acara tersebut harus menjadi wahana untuk terus menjaga semangat anti imperialisme dan anti kolonialisme seperti yang dicetuskan di KAA.

“Kita masih memiliki tantangan yang sama hari ini, kolonialisme sudah tiada, imperialisme masih ada. Kita masih harus melawan. Kita masih harus mengembangkan ekonomi kita, mengembangkan anak-anak kita, (dan) masih memiliki agenda yang sangat penting untuk diimplementasikan,” ujarnya.

Dubes Turki Prof Dr Talip Kucukcan mengatakan, lewat semangat pembangunan dan kerjasama selatan selatan, maka bisa berdampak positif terhadap kesejahteraan warga, tidak hanya di Indonesia saja atau asia afrika, namun juga dunia. Untuk itu, dia menilai semangat tersebut tetap harus dijaga hingga saat ini.

“South South Cooperation ini ujungnya adalah menuju kesejahteraan umat, menuju kesejahteraan dunia. Jadi itu yang harus selalu gelorakan bahwa ada orang-orang yang dahulu sudah memikirkan bagaimana negara itu terbentuk dan tujuan negara itu harus dikawal bersama,” katanya.

Senada, Konsuler Politik Kedutaan Besar India Vikram Vardham mengatakan, semangat KAA tetap harus dijaga hingga saat ini. Sebab setelah KAA berlangsung banyak negara di Asia dan Afrika mendapatkan kemerdekaan mereka.

“Setelah konferensi Bandung, kami melihat banyak negara-negara yang berkembang dan banyak negara-negara di Asia dan Afrika yang mendapatkan kemerdekaan,” ucap Vikram Vardhan.

Sementara itu, anggota DPR RI Prof Dr Rokhmin Dahuri juga menilai semangat dari KAA Bandung tetap harus dijaga hingga saat ini. Apalagi saat ini, dia menilai banyak negara-negara maju yang menerapkan kebijakan double standard untuk isu-isu kemanusiaan padahal faktanya sudah sangat jelas. “Semangat KAA) Ini masih sangat relevan,” terang Rokhmin

Rokhmin menilai saat ini, dunia perlu memperhatikan seluruh aspek kehidupan manusia. Pasalnya angka kelaparan dan kemiskinan di dunia masih sangat tinggi. “Untuk itu kolaborasi lintas negara dibutuhkan agar dapat mengurai masalah-masalah yang tengah dihadapi,” tandasnya.

Dikesempatan yang sama, Duta Besar Republik Ethiopia HE. Prof Fekadu Beyene Aleka menjelaskan, kerjasama selatan selatan ini harus menjadi fondasi kebersamaan negara asia afrika dalam mengembangkan kerjasama ekonomi dan mewujudkan kesejahteraan rakyat di masing masing negara. “Spirit Konferensi Asia Afrika jangan.hanya menjadi lips service dan jargon semata, tapi harus di implementasikan demi terwujud nya keadilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat serta perdamaian dunia,” pungkasnya. (*)

Tags: Asia Africa ConferenceBogorNEWSRoad to 71thThe Ambassador Summit 2025

Related Posts

KNPI dan NYC Indonesia Serukan Dialog, Kutuk Serangan AS ke Caracas
Internasional

KNPI dan NYC Indonesia Serukan Dialog, Kutuk Serangan AS ke Caracas

5 Januari 2026
Retret PPI Dunia, Kepala BNN Tekankan Peran Pelajar Indonesia di Luar Negeri
Internasional

Retret PPI Dunia, Kepala BNN Tekankan Peran Pelajar Indonesia di Luar Negeri

23 November 2025
KTT APEC, Presiden Lee Jae-Myung Sebut Korea Belajar dari Nilai-nilai Spirit Bandung
Internasional

KTT APEC, Presiden Lee Jae-Myung Sebut Korea Belajar dari Nilai-nilai Spirit Bandung

2 November 2025
Usai Satu Dekade Negosiasi,  Indonesia dan Uni Eropa Memulai Babak Baru Sejarah Dagang
Internasional

Usai Satu Dekade Negosiasi,  Indonesia dan Uni Eropa Memulai Babak Baru Sejarah Dagang

23 September 2025
Konferensi Internasional Kajian Stratejik dan Global 2025
Internasional

Konferensi Internasional Kajian Stratejik dan Global 2025

27 Juli 2025
Pernyataan Sikap dan Rekomendasi PPI Dunia Terkait Konflik Iran–Israel
Internasional

Pernyataan Sikap dan Rekomendasi PPI Dunia Terkait Konflik Iran–Israel

24 Juni 2025
BBTF 2025 Ditutup, Afrika Selatan Disebut Jadi Favorit Pariwisata Bali
Internasional

BBTF 2025 Ditutup, Afrika Selatan Disebut Jadi Favorit Pariwisata Bali

14 Juni 2025
Gubernur Bali Secara Resmi Membuka Pameran BBTF di Nusa Dua
Internasional

Gubernur Bali Secara Resmi Membuka Pameran BBTF di Nusa Dua

13 Juni 2025
45 Negara dan Seller dari 7 Negara Ikuti Event BBTF 2025
EVENT

45 Negara dan Seller dari 7 Negara Ikuti Event BBTF 2025

4 Juni 2025
Load More

Unduh di Playstore :

Nation Day :

Spesial Corner :

Pasang Iklan :

Info Terkini :

Kolom Ucapan :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.