Terlalu Sering Berburu Takjil, Resiko Radang Tenggorokan!

Oleh: dr. Tiara Zakiah Darajat
Kabar1News.com – Radang tenggorokan merupakan keluhan yang kerap dialami oleh banyak orang, terutama selama bulan Ramadan. Kebiasaan berburu takjil yang sering dilakukan untuk menyegarkan tubuh setelah berpuasa ternyata bisa meningkatkan risiko terjadinya radang tenggorokan. Mengapa bisa demikian? Simak penjelasan dokter serta tips pencegahan dan penanganannya agar Anda tetap sehat meski menikmati berbuka puasa.
Penyebab Radang Tenggorokan Akibat Berburu Takjil Radang tenggorokan (faringitis) adalah peradangan pada tenggorokan yang dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau iritasi. Selama bulan Ramadan, berbuka puasa dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu dingin atau terlalu pedas dapat memicu iritasi pada tenggorokan.
Takjil, yang sering disajikan dalam kondisi dingin atau manis, bisa memberikan sensasi menyegarkan tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya peradangan pada tenggorokan jika dikonsumsi secara berlebihan.
Kebiasaan berburu takjil yang dilakukan dalam waktu singkat juga bisa menyebabkan tenggorokan tidak diberi kesempatan untuk beradaptasi dengan suhu yang tiba-tiba berubah.
Mengonsumsi takjil yang terlalu dingin setelah berpuasa seharian bisa mengganggu kelembapan tenggorokan dan menyebabkan iritasi. Selain itu, takjil yang mengandung banyak gula dapat menambah jumlah bakteri di mulut, yang berpotensi memperburuk kondisi tenggorokan.
Gejala Radang Tenggorokan : Gejala yang sering dialami adalah rasa sakit atau gatal di tenggorokan, kesulitan menelan, dan suara serak. Beberapa orang juga mungkin merasakan tenggorokan kering dan iritasi setelah mengonsumsi makanan yang sangat pedas atau dingin. Jika tidak segera ditangani, radang tenggorokan bisa menyebabkan rasa tidak nyaman yang berkepanjangan dan bahkan berujung pada infeksi lebih serius.
Tips Cegah Radang Tenggorokan Saat Berbuka Puasa.
Untuk menghindari risiko radang tenggorokan akibat kebiasaan berburu takjil, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan :
Hindari Minuman Terlalu Dingin
Mengonsumsi minuman yang terlalu dingin atau es langsung setelah berpuasa dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan. Sebaiknya pilih minuman yang hangat atau pada suhu ruangan untuk membantu menjaga kelembapan tenggorokan.
Jaga Keseimbangan Takjil : Pilihlah takjil yang tidak terlalu pedas atau manis berlebihan. Takjil dengan kandungan rempah yang tidak berlebihan seperti kurma, sup hangat, atau buah-buahan segar lebih baik untuk kesehatan tenggorokan.
Perbanyak Konsumsi Cairan Setelah berbuka puasa, pastikan Anda mengonsumsi cukup air putih untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Air putih dapat membantu menjaga kelembapan tenggorokan dan mencegah iritasi.
Perhatikan Kebersihan Mulut dan Tenggorokan. Setelah makan takjil, berkumur dengan air putih untuk membersihkan sisa-sisa makanan dan minuman yang dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan.
Makan dengan Perlahan, Makan dengan terburu-buru setelah berpuasa dapat memberikan tekanan pada tenggorokan. Sebaiknya makan perlahan dan nikmati makanan dengan cara yang lebih tenang untuk memberi kesempatan tenggorokan beradaptasi.
Penanganan Radang Tenggorokan.
Jika anda sudah terlanjur mengalami radang tenggorokan, berikut adalah beberapa langkah yang dapat membantu meredakan gejala:
Beristirahat yang cukup, penting untuk memberi tubuh waktu untuk pulih dengan cukup tidur dan istirahat. Tidur yang cukup dapat membantu sistem imun bekerja lebih baik dalam melawan infeksi.
Kumur dengan air garam hangat : Kumur dengan air garam hangat dapat membantu meredakan peradangan di tenggorokan dan membunuh bakteri penyebab infeksi.
Gunakan obat kumur atau tetes tenggorokan : Beberapa obat kumur atau tetes tenggorokan yang mengandung antiseptik dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan di tenggorokan.
Konsultasi dengan dokter : Jika radang tenggorokan disertai dengan gejala berat seperti demam tinggi atau pembengkakan kelenjar getah bening, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.
Berburu takjil memang menjadi tradisi yang menyenangkan saat berbuka puasa, namun jangan lupa untuk menjaga kesehatan tenggorokan agar tidak terkena radang tenggorokan. Dengan mengikuti tips pencegahan dan penanganan yang tepat, anda dapat tetap menikmati berbuka puasa tanpa harus khawatir tenggorokan menjadi iritasi. Jika anda mengalami gejala radang tenggorokan yang terus berlanjut, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. (*)





















