Bali, Kabar1News.com – Surya Paloh Ketua Umum DPP Partai NasDem di dampingi Plt. Sekjen NasDem, Hermawi Franziskus Taslim, dan Ketua DPW NasDem Provinsi Bali, Julie Sutrisno Laiskodat hadir dalam acara Rapat Pemantapan Pemenangan Partai NasDem di Provinsi Bali pada, 24 juni 2023.
Ketua DPW NasDem Bali Julie Sutrisno Laiskodat dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kunjungan sang ketua umum DPP NasDem Surya Paloh beserta rombongannya, yang menurutnya menjadi pemicu semangat para kader-kader di Bali untuk dapat berjuang secara maksimal dalam menyukseskan target-target partai.
“Target kami di Bali sudah jelas yaitu menembus DPR RI, dan untuk itu persiapan sudah sangat matang, yaitu melalui 9 nama bakal calon legislatif (bacaleg) telah siap ditarungkan,” kata Julie Laiskodat yang juga Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu Partai NasDem Wilayah Bali, NTB dan NTT di Kantor DPW partai Nasdem.
Disebutkan Julie Sutrisno Laiskodat ada beberapa nama Bacaleg NasDem Bali yang potensial dan siap berkompetisi menuju ‘Senayan’ diantaranya, I Nyoman Winatha, politisi asal Desa Palasari, Melaya, Kabupaten Jembrana, yang merupakan Sekretaris DPW NasDem Bali.
“Ada pula kakak Ida Bagus Oka Gunastawa, politisi asal Desa Jungutan, Bebandem, Kabupaten Karangasem, yang juga mantan Ketua DPW NasDem Bali. Berikutnya ada Tutik Kusuma Wardhani, mantan srikandi Partai Demokrat asal Kabupaten Buleleng yang pernah menduduki kursi DPR RI Dapil Bali.”
“Selanjutnya, ada kakak Ida Ayu Chandrawati, srikandi incumbent Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Tabanan, serta I Wayan Sudiara yang merupakan mantan Anggota DPRD Bali dari Gerindra. Dan ada juga I Nengah Senantara, politisi yang juga pengusaha perbankan dan H. Masrur Makmur, mantan Ketua MUI Badung,” sebut Julie Sutrisno Laiskodat.
Di lain pihak, dalam arahannya, Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh dalam arahannya di depan kader/ Caleg NasDem se-Bali mengatakan optimis partainya dapat menembus ketatnya persaingan perebutan kursi DPR RI dapil Bali di Pemilu 2024 mendatang.
“Saya optimis dengan kekompakan kader yang telah terjalin selama ini. Jangan banyak-banyak targetnya, satu saja untuk Bali sudah cukup,” tegas Surya Paloh.
Seperti diketahui, saat ini NasDem Bali tengah bersemangat guna ‘memecah telur’ kekosongan legislator DPR RI dari Pulau Dewata. Bahkan konglomerat media nasional ini memberi sinyal akan pentingnya kehadiran kader dari Bali untuk duduk di Senayan sangatlah dibutuhkan.
“Bagaikan sayur dimasak tanpa garam, maka rasanya hambar. Oleh sebab itu tembusnya kader dari Bali ke DPR RI menjadi elemen penting untuk menyukseskan target besar NasDem secara nasional,” jelasnya.
Surya Paloh pun mengatakan, partai pengusung slogan ‘It’s time Restorasi Indonesia’ ini menargetkan 100 kursi DPR RI secara menyeluruh di pesta demokrasi mendatang.
“Dan mencapai 100 kursi ini hanyalah bisa tercapai melalui spirit dan semangat persatuan yang terus digelorakan oleh keluarga besar Partai NasDem dari seluruh nusantara. Untuk menggenapi 99 kursi menjadi 109 kursi di seluruh Indonesia kursi tentunya 1 kursi dari Bali. Itu sangat strategis,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Surya Paloh juga memastikan momentum Pemilu 2024 menjadi poin penting bagi keberlangsungan partainya dimasa mendatang.
“Kalau momentum ini bisa kita rebut, maka saya yakin dan percaya di Pemilu berikutnya tahun 2029, partai kita bisa menjadi partai pemenang secara nasional,” jelasnya.
NasDem Tetap Dukung Pemerintahan Jokowi Sampai Akhir Masa Jabatan
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menegaskan bahwa partai besutannya tetap berada dalam barisan partai pemerintah.
“Kalau ada yang bertanya NasDem apakah menjadi partai oposisi, siapa bilang? Kita tetap partai pendukung pemerintahan,” kata Surya Paloh saat memimpin konsolidasi pemenangan partainya di Provinsi Bali untuk Pemilu 2024 di Kantor DPW Partai NasDem Bali, Jalan Cok Agung Tresna, Renon, Denpasar.
Menurutnya NasDem berada di jalur pemerintah demi menjaga komitmen moral sebagai partai pengusung Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019 dan hal itu akan terus dikawal hingga masa pemerintahan berakhir di 2024.
Sedangkan terkait dukungannya terhadap bakal calon presiden (Bacapres) Anies Baswedan yang merupakan antitesis dari pemerintah, Surya Paloh mengatakan partainya memiliki pikiran yang strategis yaitu tidak selamanya NasDem berada dalam belenggu di bawah kekuatan partai-partai politik lain.
“Sampai saat ini, NasDem belum menyatakan keluar atau dikeluarkan dari partai barisan pendukung pemerintah. Namun, banyak yang meminta NasDem untuk keluar. Tetapi demi komitmen untuk bangsa, maka NasDem tegaskan mendukung pemerintah hingga saat ini,” tandas konglomerat media nasional ini. (**)





















