Bandung, kabar1news.com – Menteri Agama Republik Indonesia H. Yaqut Cholil Qoumas dan pelaksana harian (Plh) Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Rosihon Anwar M.Ag CHS membuka secara resmi acara Pekan Seni dan Olahraga Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Tinggi (PESONA PTKN 2022) yang berlangsung di kampus II UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Senin (9/8/2022).
Dalam sambutannya, Plh Rektor UIN Sunan Gunung Djati menyampaikan komitmen bersama untuk mensukseskan PESONA I agar menjadi teladan bagi pelaksanaan selanjutnya. Caranya dengan memberikan pelayanan terbaik terhadap para delegasi, kontingen dan mari kita menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, transparansi dalam melakukan perlombaan.
“Saya atas nama pimpinan mengucapkan selamat datang di Bandung. Mudah-mudahan dengan adanya pertemuan ini membawa berkah karena semakin banyak orang melakukan silaturahmi, maka semakin berkurang dosa kita” Tegasnya.
Senada dengan hal tersebut dalam sambutannya,Menteri Agama Republik Indonesia H. Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan bahwa, olahraga dengan Agama dan Tuhan, itu satu tarikan nafas yang tidak bisa dipisahkan, Gus Menteri (sapaan Menteri Agama Republik Indonesia) menganalogi sebuah pertandingan sepak bola, jika ada pemain bola yang mencetak gol. Maka akan melakukan sujud syukur atau memalangkan tangannya membentuk tanda salib atau mengadakan tangan.
“Olahraga itu merupakan pertandingan prestasi, jika siapa saja yang ulet dalam berlatih, menguasai permainan hampir bisa dipastikan menang” Imbuhnya.
Tambah Gus Menteri, tepi kita lihat atlet-atlet kita itu, meskipun mereka tahu kemampuan mereka, ketika mau tanding itu mereka berdoa dulu, belum yakin bisa menang perlombaan jika belum berdo’a, ini artinya apa? Antara olahraga, seni, agama dan Tuhan tidak bisa dipisahkan.

Prof. Ah. Fatoni menegaskan PESONA I PTKN 2022 sebagai ajang silaturahmi sekaligus kompetensi bagi mahasiswa PTKN se Indonesia. Tujuannya, pertama, memperteguh semangat kebangsaan melalui seni dan olahraga guna menghasilkan anak bangsa yang mengedepankan perdamaian dan persatuan bangsa; kedua, mempererat silaturahmi antar mahasiswa PTKN se Indonesia dan memberikan kontribusi untuk kemajuan prestasi bidang seni dan olahraga guna menghasilkan calon penerus kepemimpinan bangsa yang berdedikasi tinggi dengan segenap potensi dan keterampilan;
Ketiga, meningkatkan kesehatan jasmani, disiplin, kreativitas dan sportivitas mahasiswa PTKN agar menjadi manusia Indonesia yang berkarakter dan berbudaya; keempat, meningkatkan prestasi nasional dan internasional dalam bidang seni dan olahraga.
“Dalam lomba PESONA 1 ini ada 22 cabang lomba yang diperlombakan, terdiri dari 12 cabang lomba seni dan 10 cabang di bidang olahraga” Ujar Fatoni.
Lomba pesona satu ini baru pertama kali diadakan, dan diikuti oleh 61 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, 58 perguruan tinggi keagamaan Islam Negeri dan 3 non Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.
“Ini baru pertama kali dilaksanakan di kementerian agama kemudian peserta dalam kegiatan Pesona 1 ini ada 61 PTKN, 58 PTKIN dan 3 non PTKIN,” ujar Ketua pelaksana Pesona 1.
Fatoni menambahkan lomba ini mengusung tema “Spirit Of Harmony” dengan harapan para mahasiswa dari perguruan tinggi agama Islam Negeri mampu menyumbangkan atlet-atlet nasional baik untuk ajang nasional maupun ajang olahraga internasional.
“Harapan kita pertama tentunya ini adalah silaturahim antara mahasiswa PTKN dan PTKIN kemudian yang kedua tema kita kali ini adalah spirit of harmony, bagaimana mahasiswa PTKN dan PTKIN berkolaborasi menumbuhkan prestasi bagaimana kita menyumbangkan atlet nasional maupun atlet internasional,” pungkasnya.





















