Bali, Kabar1News.com – Kepala Dinas Pariwisata provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun mengatakan pihaknya akan melakukan pertemuan pasca dibentuknya satgas pariwisata.
Pertemuan Satgas Pariwisata ini nantinya akan membahas terkait teknis penugasan agar tidak ada tumpang tindih dengan sektor lain.
“Besok kami akan rapat karena kemarin sudah dibuat, dan kami tambahkan dari sisi tugas-tugasnya biar tidak ada satgas ini ada tumpang tindih dengan tim yang ada” ujarnya di Ruang BTMC pada, Selasa (7/2/2023).
Ia menjelaskan, secara general tugas pokok satgas ini nantinya sesuai dengan pergub 28 dan perda nomor 5.
“Secara umum bagaimana kita melihat tata kelola kepariwisataan sesuai dengan pergub 28 dan perda nomor 5,” katanya.
Ia mengatakan, satgas ini akan beroperasi setelah pertemuan selesai dengan jumlah anggota tiga puluhan, dan dibawa komando kepala Dinas Pariwisata langsung.
“Saya yang langsung pimpin pengawasan,” tuturnya.
Menurutnya menjaga Bali itu harus bekerja secara holistik tidak bisa secara parsial karena itu diperlukan kerja sama yang kuat antara satu dengan yang lain.
“Bali inikan karena memang kita harus jaga secara holistik tidak secara parsial,” tuturnya.
Ia menjelaskan, untuk sangsinya tergantung poko persoalan, kalau yang berkaitan dengan masalah Visa maka pihaknya akan menyerahkan sesuai dengan peraturan keimigrasian, begitupun dengan masalah tenaga kerja asing, maka akan diserahkan ke Disnaker.
“Sangsinya tergantung keys, kalau berkaitan dengan masalah visa kita serahkan ke Imigrasi, kalau berkaitan dengan tenaga kerja kita serahkan ke Disnaker,” ucapnya.
Diharapkan kehadiran satgas ini nantinya bisa mempercepat segala proses persoalan yang berkaitan dengan wisatawan bermasalah yang datang berlibur di Bali.
“Itulah penting keberadaan satgas ini, untuk mempercepat proses persoalan yang berkaitan dengan wisatawan,” tutupnya. (D)





















