Rabu, Januari 14, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » Rapimnas JMSI Tahun 2022, Perjalanan Wisata JMSI di Pulau Penyengat

Rapimnas JMSI Tahun 2022, Perjalanan Wisata JMSI di Pulau Penyengat

by jurnalis
21 Maret 2022
in ORGANISASI
Rapimnas JMSI Tahun 2022, Perjalanan Wisata JMSI di Pulau Penyengat

Aceh,Kabar1news.com – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepulauan Riau (Kepri), jadi tuan rumah Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2022. Sejumlah agenda penting dibicarakan terkait dengan arah dan tujuan organisasi perusahaan pers itu kedepannya. Dihadiri pengurus daerah dari penjuru nusantara, Jumat (18/3/2022), rangkaian kegiatan berlangsung lancar.

Dua hari berjibaku dengan agenda-agenda penting organisasi, di Kota Batam, Minggu (20/3/2022), Pengurus Daerah (Pengda) JMSI Kepri membawa kami wisata keliling kota atau city tour, dan daerah yang dituju adalah Pulau Penyengat.

Berjarak lebih kurang 37 kilometer dari pusat Kota Batam, rombongan kami, termasuk didalamnya, Ketua Umum Teguh Santosa, Ketua JMSI Kepri Eddy Supriatna, dan pujangga Kepri, Ramon Damora, begerak ke Pelabuhan Telaga Punggur. Berjarak Tiga puluh menit perjalan kami tiba di dermabaga penyebrangan itu.

Dua unit speedboat yang disiapkan Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, sudah menunggu, kapal fiber yang digerakkan dengan tiga mesin berkuatan 250 horse power itu, membawa kami membelah perairan di gugusan Pulau Bintan.

Penyengat merupakan satu dari dari banyak pulau di wilayah Bintan. Luas pulau itu hanya 2 kilometer persegi, atau 240 hektar. Letaknya lebih dekat ke Tanjung Pinang, pusat pemerintahan Provinsi Kepri.

Dari catatan sejarah, Pulau Penyengat sudah dikenal oleh pelaut-pelaut pada masa dahulu, sebab di daerah ini terdapat perigi atau sumur yang menyediakan air tawar bagi para pelaut dulu kala.

Dari cerita-cerita rakyat, kata Penyengat yang ditabalkan untuk pulau itu sendiri, bermuasal dari adanya serangan binatang berbisa terhadap pelaut yang melanggar larangan saat mengambil air tawar di sana, nama hewa itu selanjutnya disebut Penyengat, dan lantas dilekatkan nama tempat tersebut menjadi Pulau Penyengat.

Dikutip dari wikipedia, Pulau Penyengat dulunya pernah menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Riau Lingga, dan pulau itu merupakan mas Kawin Sultan Mahmud Syah saat menikah Engku Raja Hamidah pada 1803.

Melaju dengan kecepatan 40 knot atau 80 kilometer perjam, kapal yang kami tumpangi itu bergerak lincah, lewati pulau-pulau kecil, dan tampak juga perahu nelayan tengah memancing ikan. Tidak kurang 27 menit speedboat kami pun tiba Pelabuhan Pulau Penyengat.

Untuk menuju Pulau Penyengat, selain menyewa speedboat seharga Rp2 juta sekali jalan dengan kapasitas penumpang 25 orang, kita juga dapat menaiki Kapal Motor Penumpang (KMP) jenis RoRo lewat Pelabuhan Punggur. Dengan ongkos Rp68 ribu, nantinya kita akan tiba di Tanjung Pinang, dan selanjutnya naik perahu Pompong dengan ongkos Rp7 ribu ke Pulau Penyengat.

Masjid Raya Sultan Riau Pulau Penyengat :

Dari Pelabuhan, kami bergerak berjalan kaki ke Masjid Raya Pulau Penyengat. Jaraknya tidak kurang satu kilometer dari tempat kedatangan kami tadi.

Dari kejauhan, keberadaan Masjid Raya Pulau Penyengat, kontras dengan bangunan lainnya. Dominasi warna kuning emas, letak bangunan itu juga lebih tinggi dibandingkan perumahan masyarakat.

Menuju kedalam masjid, kita akan melewati anak tangga yang berjumlah 13 buah. Terdapat gerbang terbuat dari beton berbentuk kubus setinggi dua meter, dan gerbang itu bersambung dengan pagar beton yang mengeliling masjid. Konstruksi pagar itu lebih terlihat seperti benteng kokoh yang membentengi masjid tersebut.

Melewati pagar, kita akan mendapati halaman luas yang pada sisi kanan kirinya terdapat dua bangunan besar, atau bisa di sebut rumah Sotoh, ada juga dua balai berkontruksi kayu di halaman masjid itu.

Memasuki dalam masjid, kita bisa melihat sisa-sisa kejayaan era Kesultan Riau Lingga dari konstruksi bangunan, tebal dinding masjid, ornamen dalam masjid, serta tiang penyanggah mencirikan kentalnya budaya melayu pada bangunan tersebut.

Ditopang empat tiang sebagai penyanggah, Masjid Raya Pulau Penyengat memiliki 13 kubah, yang tersusun 3 kubah bagian depan, 3 kubah bagian tengah, dan empat kubah bagian depan pintu masuk. Terdapat dua menari kecil di depan ke arah kiblat, dan dua menara tinggi yang agak besar di depan pintu masuk pada kedua saya kiri dan kanan. Secara total, masjid ini memiliki 17 kubah.

Menurut salah satu penjaga Masjid, keberadaan 17 menara itu dilambangkan sebagai jumlah rakaat dalam sholat. Ia juga menjelaskan, dinding bangunan masjid memiliki ketebalan 50 sentimeter, dan terbuat dari campuran tanah lempung atau tanah liat yang dicampur dengan putih telur.

Mengutip wikipedia, saat awal di bangun oleh Sultan Mahmud pada 1803, kontruksinya masih berupa kayu, namun pada 1832, Raja Abdurrahman bersama dengan lima ribu masyarakat Penyengat memugar masjid itu, hingga bangunan menjadi seperti yang terlihat saat ini.

Komplek Makam Raja Hamidah Engku Putri :

Dari Masjid Raya Pulau Penyengat, kami bergerak ke arah Selatan, menuju komplek Makam Raja Hamidah Engku Putri. Jaraknya 10 menit perjalanan dari masjid.

Di komplek pemakaman tersebut, dikebumikan Raja Hamidah Engku Putri, permaisuri Raja Mahmud Riayat Syah.
Banyak pohon besar di sekitar makan, membuat kawasan itu sejuk dan teduh. Dari beberapa keterangan yang tertulis pada pamplet terbuat dari campuran semen dan pasir berbentuk seperti papan tulis, terdapat sejumlah nama-nama yang juga dikebumikan di komplek itu, seperti Raja Ahmad, Raja Alimaji, dan Raja Abdullah, serta Raja Aisyah.

Hari pun beranjak siang, azan berkumandang dari Masjid Raya Sultan Riau Pula Penyengat, dan rombongan JMSI se-Indonesia menunaikan sholat zuhur. Usai sholat, dilanjutkan dengan makan siang bersama, sungguh sebuah perjamuan sejarah dari JMSI Kepri bagi seluruh JMSI di nusantara.(*JMSI)

Oleh : Hendro Saky (Ketua JMSI Aceh)

Related Posts

PJI Rokan Hulu Dikukuhkan, Pemda Harap Pers Tetap Kritis dan Profesional
ORGANISASI

PJI Rokan Hulu Dikukuhkan, Pemda Harap Pers Tetap Kritis dan Profesional

14 Januari 2026
HPN 2026, PWI Jatim Gelar Lomba Jurnalistik Tulis dan Foto
EVENT

HPN 2026, PWI Jatim Gelar Lomba Jurnalistik Tulis dan Foto

14 Januari 2026
Beras Terapan Organik Bela Negara, Wujud dari Pertanian Ramah Lingkungan
AGRO SEKTOR

Beras Terapan Organik Bela Negara, Wujud dari Pertanian Ramah Lingkungan

30 Desember 2025
Bupati Wahono Dukung Perjuangan IPHI Bojonegoro Jaga Nilai Kemabruran Haji
ORGANISASI

Bupati Wahono Dukung Perjuangan IPHI Bojonegoro Jaga Nilai Kemabruran Haji

26 Desember 2025
PJI Bojonegoro Gathering ke Pacet, Evaluasi Kinerja dan Silaturahmi
ORGANISASI

PJI Bojonegoro Gathering ke Pacet, Evaluasi Kinerja dan Silaturahmi

21 Desember 2025
Diklat Insan Pers Bela Negara, Pers Adalah Garda Terdepan Informasi Kebangsaan
Bela Negara

Diklat Insan Pers Bela Negara, Pers Adalah Garda Terdepan Informasi Kebangsaan

17 Desember 2025
TP PKK Bojonegoro Rakerda, Cantika Wahono Ajak Kader Terus Berinovasi
ORGANISASI

TP PKK Bojonegoro Rakerda, Cantika Wahono Ajak Kader Terus Berinovasi

13 Desember 2025
PJI Bojonegoro Agendakan Rapat Akhir Tahun dan Gathering di Pacet
ORGANISASI

PJI Bojonegoro Agendakan Rapat Akhir Tahun dan Gathering di Pacet

13 Desember 2025
JMSI Sepakat Dahlan Iskan Jadi Calon Penerima Anugerah Dewan Pers 2025 Kategori Spirit Media Baru
JMSI

JMSI Sepakat Dahlan Iskan Jadi Calon Penerima Anugerah Dewan Pers 2025 Kategori Spirit Media Baru

11 Desember 2025
Load More

Unduh di Playstore :

Nation Day :

Spesial Corner :

Pasang Iklan :

Info Terkini :

Kolom Ucapan :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.