Kamis, Januari 29, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » PPI Dunia Dorong Pemerintah Tingkatkan Kemananan Data Nasional Pasca Serangan PDSN

PPI Dunia Dorong Pemerintah Tingkatkan Kemananan Data Nasional Pasca Serangan PDSN

by jurnalis
3 Juli 2024
in Nasional
PPI Dunia Dorong Pemerintah Tingkatkan Kemananan Data Nasional Pasca Serangan PDSN

PPI Dunia Dorong Pemerintah Tingkatkan Kemananan Data Nasional Pasca Serangan PDSN

 

Kabar1News.com – Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia), Fauzul Azhim (Biro Turki) menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas insiden serangan ransomware yang menimpa Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) di Surabaya. Serangan ini berdampak serius pada 282 data lembaga pemerintahan, termasuk 30 kementerian dan lembaga, serta 48 lembaga kota. Kronologi serangan ini dimulai pada 17 Juni 2024 sekitar pukul 23.15 WIB, ketika fitur keamanan Windows Defender dinonaktifkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Aktivitas berbahaya mulai terdeteksi pada 20 Juni 2024 pukul 00.54 WIB, termasuk instalasi file berbahaya, penghapusan sistem file yang penting, dan penonaktifan layanan yang berjalan. Pada 26 Juni 2024, diketahui bahwa serangan ini mengakibatkan kerusakan yang luas, meskipun beberapa instansi berhasil melakukan pemulihan data.

Menurutnya, Serangan ini menggunakan ransomware bernama BrainChipper, yang mencegah pengguna mengakses sistem mereka kecuali tebusan sebesar US$ 8 juta atau sekitar Rp 131 miliar dibayarkan. “Kami mendorong pemerintah untuk memulihkan akses yang terdampak secepatnya dan meningkatkan keamanan sistem informasi nasional,” terangnya.

Belajar dari negara-negara lain yang telah berhasil menangani ancaman siber, kami menyarankan Indonesia untuk meningkatkan sistem keamanan sibernya. Negara-negara seperti Belgia, yang memiliki salah satu sistem keamanan siber terbaik di dunia, telah menunjukkan pentingnya memiliki infrastruktur digital yang kuat dan responsif. Mereka mengimplementasikan strategi keamanan siber yang komprehensif, melibatkan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, serta investasi yang signifikan dalam teknologi keamanan.

“Kami juga mengkritik tata kelola keamanan siber dan data di Indonesia yang saat ini masih memiliki banyak kelemahan. Tidak memiliki back-up data menunjukkan bahwa pemerintah abai terhadap resiko hilangnya data masyarakat Indonesia. Kurangnya kesiapan dan respons cepat terhadap serangan siber menunjukkan perlunya peningkatan signifikan dalam strategi keamanan siber nasional. Kami mengajak seluruh instansi pemerintah dan sektor terkait untuk lebih serius dalam menangani isu ini, termasuk melalui peningkatan kesadaran dan pendidikan tentang ancaman siber serta penggunaan teknologi keamanan yang lebih canggih,” lanjutnya.

Sebagai solusi, PPI Dunia mengusulkan beberapa langkah konkret. Pertama, pemerintah perlu mengadopsi pendekatan proaktif dalam mengelola risiko siber dengan mengimplementasikan sistem pemantauan dan deteksi dini yang canggih. Kedua, mendorong Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Badan Siber dan Sandi Negara, PT Telkom Indonesia untuk berkolaborasi memperbaiki tata kelola keamanan siber dan data di Indonesia. Ketiga, penting untuk mengadakan pelatihan dan simulasi rutin untuk meningkatkan kesiapan respons terhadap insiden siber. Keempat, membangun kerjasama internasional dengan negara-negara yang lebih maju dalam keamanan siber untuk belajar dari praktik terbaik mereka. Kelima, infrastruktur siber yang up-to-date guna menjamin keamanan data masyarakat Indonesia. Terakhir, meningkatkan investasi dalam penelitian dan pengembangan teknologi keamanan siber di dalam negeri.

“Kami berharap insiden ini menjadi pembelajaran berharga bagi kita semua untuk lebih waspada dan proaktif dalam menghadapi ancaman siber. PPI Dunia siap mendukung upaya-upaya peningkatan keamanan siber melalui berbagai program edukasi dan kolaborasi lintas sektor. Kami mengapresiasi kerja keras pemerintah dalam menangani insiden ini dan berharap agar pemulihan dapat segera terlaksana dengan baik sehingga layanan pemerintahan dapat kembali berjalan normal,” pungkasnya. (*)

Tags: Dorong PemerintahNEWSPasca Serangan PDSNPPI DuniaTingkatkan Kemananan Data Nasional

Related Posts

Prabowo Resmi Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar Aturan di Provinsi Terdampak Bencana
Nasional

Prabowo Resmi Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar Aturan di Provinsi Terdampak Bencana

21 Januari 2026
Investasi 2025 Tembus Rp1.931 Triliun, Hilirisasi Serap Jutaan Tenaga Kerja
Nasional

PSN RDMP Balikpapan Perluas Lapangan Kerja di Sektor Energi dan Industri Pendukung

18 Januari 2026
Investasi 2025 Tembus Rp1.931 Triliun, Hilirisasi Serap Jutaan Tenaga Kerja
Nasional

HKI: Hilirisasi dan Sinergi Pendidikan Tinggi Kunci Terciptanya Lapangan Kerja

18 Januari 2026
Investasi 2025 Tembus Rp1.931 Triliun, Hilirisasi Serap Jutaan Tenaga Kerja
Nasional

Investasi 2025 Tembus Rp1.931 Triliun, Hilirisasi Serap Jutaan Tenaga Kerja

18 Januari 2026
Pemerintah Gaspol Paket Ekonomi 2026, Prioritaskan Lapangan Kerja dan UMKM
Nasional

Pemerintah Gaspol Paket Ekonomi 2026, Prioritaskan Lapangan Kerja dan UMKM

18 Januari 2026
BUMN Bangun Rumah Sementara di Aceh Timur, Progres Capai 97 Persen
Nasional

BUMN Bangun Rumah Sementara di Aceh Timur, Progres Capai 97 Persen

17 Januari 2026
Cantika Wahono Hadiri Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2025
LIPSUS

Cantika Wahono Hadiri Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2025

14 November 2025
Tim Posyandu Bojonegoro Ikuti Rakornas SPM di Jakarta
Nasional

Tim Posyandu Bojonegoro Ikuti Rakornas SPM di Jakarta

23 September 2025
Presiden Prabowo Luncurkan Logo HUT ke-80 RI, Bupati Wahono Hadir Virtual
Nasional

Presiden Prabowo Luncurkan Logo HUT ke-80 RI, Bupati Wahono Hadir Virtual

24 Juli 2025
Load More

Unduh di Playstore :

Nation Day :

Spesial Corner :

Pasang Iklan :

Info Terkini :

Kolom Ucapan :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.