Bojonegoro, Kabar1news.com – Disadari atau tidak, kemudahan akses jalan pertanian adalah idaman bagi setiap warga yang bermatapencaharian cocok tanam (tani-red). Lantaran itulah, Pemerintah Desa Sumuragung Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur peduli dan mengalokasikan Dana Desa (DD) untuk anggaran ketahanan pangan yang bentuk kegiatannya Jalan Usaha Tani (JUT).
“Pemdes Sumuragung menganggarkan untuk ketahanan pangan, bentuk kegiatannya JUT,” ujar Kepala Desa Sumuragung, H. Matasim saat ditemui Kabar1news.com di sebuah cafe di Bojonegoro usai giat peringatan Hari RPL Desa bersama Menteri Desa PDTT. Jumat, (3/3/2023) siang.
Matasim mengatakan, Jalan Usaha Tani sangat membantu para petani Desa Sumuragung dalam meningkatkan perekonomian dari sektor pertanian.
“Jika akses pertanian lancar, pasti lebih meringankan beban petani dan bisa meningkatkan produktifitas hasil pertanian,” katanya.
Ia menegaskan, Pemdes Sumuragung akan terus melakukan terobosan dan peningkatan serta melanjutkan pembangunan Jalan Usaha Tani.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan dan melanjutkan JUT selaras dengan program Pemerintah Kabupaten Bojonegoro,” tegasnya.
Sementara itu, ketua Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak), Mardi mengungkapkan, pihaknya sudah melaksanakan pembangunan JUT dengan cor (precast-red) sepanjang 200, berlokasi di RT.12 setelah jembatan ke arah barat, seperti yang direncanakan Pemerintah Desa Sumuragung.
“Alhamdulillah sudah terlaksana tahap kedua dan rampung akhir Desember 2022 lalu, pembangunan JUT dengan volume, Panjang 200 meter, lebar 2 meter dan ketebalan 0,1 meter dari alokasi Dana Desa tahun 2022 senilai Rp. 98.563.700,-,” ungkapnya.
Sebelumnya, Pemdes Sumuragung juga sudah merampungkan JUT tahap awal tahun 2022 di titik yang berbeda.
“Sepanjang 99 meter di wilayah berbeda,” imbuhnya.
Terpisah, warga Dusun Simo Desa setempat H.Manirin membenarkan, Pemdes membangun JUT. Menurutnya, dengan dibangunnya akses jalan tani, petani jadi makin mudah dan lebih ringan biaya saat musim tanam maupun panen.
“Seng jelas ngenakno wong tani mas (jelas memudahkan petani mas-red), ya senanglah,” aku Manirin melalui pesan WhatsApp (3/3) malam.
Senada, Aziz warga setempat saat dikonfirmasi melalui ponsel, dirinya mengaku senang dengan adanya pembangunan Jalan pertanian.
“Pol senenge mas, wong jalan di cor Nglenyer kok (sangat senang mas, jalannya di cor, Nglenyer-red),” tutupnya. (Imam)





















