Minggu, Mei 24, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » Nama Ibu Kota Baru di Kalimantan, Begini Asal-usul Istilah Nusantara

Nama Ibu Kota Baru di Kalimantan, Begini Asal-usul Istilah Nusantara

by jurnalis
21 Januari 2022
in Birokrasi, Nasional
Nama Ibu Kota Baru di Kalimantan, Begini Asal-usul Istilah Nusantara

Kalimantan, Kabar1news.com – Pemilihan nama Nusantara sebagai calon nama ibu kota baru Indonesia, di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Salah satu alasan pemilihan nama Nusantara itu karena ia telah memiliki catatan sejarah panjang dan menjadi ikonik di dunia internasional.

Dilansir dari jurnal berjudul Hubungan Internasional Kuno Indonesia, asal-usul istilah Nusantara pertama kali tercatat dalam literatur Jawa Pertengahan (abad ke-12 hingga ke-16). Kala itu, nama tersebut digunakan untuk menggambarkan konsep kenegaraan yang dipakai Kerajaan Majapahit. Hal ini termuat dari naskah Sumpah Palapa yang diucapkan oleh Mahapatih Gadjah Mada saat ia diangkat menjadi Patih Amangkubumi Kerajaan Majapahit.

Berikut Isi naskah yang diucapkan pada 1336 adalah :

“Lamun huwus kalah Nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tanjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana ingsun amukti palapa.”

Sementara itu, melansir dari jurnal Tinjauan Sejarah terhadap Penetapan Pulau-pulau di Indonesia, dalam Kitab Negarakertagama tercantum sebaran wilayah-wilayah Nusantara. Disebutkan, pada masa sekarang mencakup sebagian besar wilayah Indonesia saat ini ditambah wilayah Semenanjung Melayu.

Secara morfologi, istilah ini adalah kata majemuk yang diambil dari bahasa Jawa Kuno, yaitu Nusa (pulau) dan Antara (lain atau seberang). Sekaligus menegaskan bahwa istilah Nusantara digunakan untuk menggambarkan pulau-pulau yang berada di luar pulau Jawa kala itu.

Setelah keruntuhan Majapahit, istilah Nusantara sempat tenggelam alias tidak digunakan lagi. Hingga 1920-an, istilah ini dimunculkan kembali oleh Ki Hajar Dewantara. Ia menggunakannya dalam rangka sebagai nama alternatif dari negara merdeka setelah Hindia-Belanda selain “Indonesia” dan “Insulinde”.

Ketika “Indonesia” akhirnya ditetapkan sebagai nama politis bangsa yang baru pada Kongres Pemuda II (1928), istilah Nusantara tidak serta-merta ditinggalkan. Pada masa modern, justru digunakan sebagai padanan kata bagi “Indonesia”.

Baik digunakan dalam ranah pengertian antropogeografi maupun politik. Namun, setelah itu juga terjadi pengertian tumpang tindih dengan istilah “Kepulauan Melayu”. Hal ini dilatarbelakangi saat negara Malaysia berdiri pada 1957.

Dibalut politik konfrontasi oleh Soekarno, semangat kebersamaan di bawah istilah Nusantara tergantikan dengan semangat permusuhan. Ketika permusuhan berakhir, pengertian istilah Nusantara tetap bermakna semangat kebersamaan antar rumpun.(Sumber : Bisnis.com)

Related Posts

Kasatpol PP Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi Minta Aparat di Badung Tegas
Birokrasi

Kasatpol PP Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi Minta Aparat di Badung Tegas

18 Mei 2026
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Aset Negara Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Kawasan Hutan
LIPSUS

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Aset Negara Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Kawasan Hutan

18 Mei 2026
PWA Meningkat, Pemerintah Bali Berterima Kasih atas Kontribusi Wisatawan Asing
Birokrasi

PWA Meningkat, Pemerintah Bali Berterima Kasih atas Kontribusi Wisatawan Asing

16 Mei 2026
Pemkab Bojonegoro Salurkan BLT DBHCHT 2026 untuk Pekerja Pabrik Rokok
Birokrasi

Pemkab Bojonegoro Salurkan BLT DBHCHT 2026 untuk Pekerja Pabrik Rokok

14 Mei 2026
Pemkab Bojonegoro Luncurkan Program Desa Sehat JKN dan Resmikan KDKMP Desa Pesen
Birokrasi

Pemkab Bojonegoro Luncurkan Program Desa Sehat JKN dan Resmikan KDKMP Desa Pesen

12 Mei 2026
ASN Pemkab Bojonegoro Mulai Ground Check Verval DTSEN 2026
Birokrasi

ASN Pemkab Bojonegoro Mulai Ground Check Verval DTSEN 2026

12 Mei 2026
Bimtek, Disperinaker Bojonegoro Dorong Para Pelaku IKM Bisa Naik Kelas
Birokrasi

Bimtek, Disperinaker Bojonegoro Dorong Para Pelaku IKM Bisa Naik Kelas

12 Mei 2026
Stunting Tuban Turun Jadi 7,38 Persen, Lampaui Target Triwulan I 2026
Birokrasi

Stunting Tuban Turun Jadi 7,38 Persen, Lampaui Target Triwulan I 2026

11 Mei 2026
Pemkab Bojonegoro Peringati Hari Otoda ke-30 dan Hardiknas 2026
Birokrasi

Pemkab Bojonegoro Peringati Hari Otoda ke-30 dan Hardiknas 2026

8 Mei 2026
Load More

Ucapan Corner :

Hari Besar Nasional :

Spesial Corner :

Pasang Iklan :

Spesial Corner :

Spesial Corner :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.