Bali, Kabar1News.com – Komunitas searah yang merupakan jebolan Institut Seni indonesia (ISI) Denpasar rilis hasil karya film pertamanya di Denpasar pada 13 Maret 2023.
Anggota yang berjumlah kurang lebih 40 orang ini berhasil mengangkat sebuah film dengan konsep kehidupan sosial dan budaya di Bali.
Dengan suksesnya film ini diharapkan dapat mendorong semangat anak muda di Bali untuk terus berkarya melalui ide dan gagasan yang dimiliki.
“Ini hasil dari kolaborasi antara alumni ISI Denpasar untuk berkarya lagi di bagian perfilman baru, terutama berbicara tentang isu sosial lainya,” kata salah satu Sutradara Herda Martin di Denpasar pada, (13/3/2023) sore.
Ia mengatakan, kehadiran film ini diharapkan dapat menjadi barometer di Bali tentang bagaimana film ini diproduksi dengan baik sesuai aturan dan standar video,” ucapnya.
“Kita berharap bahwa bagaimana pembuatan film ini bisa didistribusikan dengan baik sesuai aturan dan standar video,” tuturnya.
Selain itu, ia menyebut menampilkan orang Bali dalam bentuk film tidak cukup sulit karena di Bali menurutnya sangat banyak isu sosial yang menarik untuk dijadikan sebuah film.
“Menampilkan Bali sebagi orang Bali tidak cukup sulit karena banyak banget isu sosial yang layak diangkat,” tuturnya.
Ia menceritakan, durasi film ini sengaja dibuat pendek karena ini adalah langka awal untuk menuju yang lebih besar.
“Kami sengaja dibuat pendek karena bisa kami pahami, ini penting untuk melatih kami,” tuturnya.
Ia menjelaskan, di film ini pemain film nya sudah punya latarbelakang sebagi pemain bukan hanya dari ISI Denpasar,” tandanya.
Ia mengatakan, hal yang paling sulit dalam pembuatan film ini adalah standar produksi agar film ini bisa memiliki kualitas yang baik meskipun durasinya pendek.
“Yang paling sulit itu mengutarakan standar produksi agar produksi kita bisa profesional meskipun durasinya pendek,” tutupnya. (Red)





















