Bojonegoro, Kabar1news.com – Dalam rangka cegah gangguan Kamtibmas jelang dan pasca hari raya Idul Fitri 1444 H, Forkopimcam Kepohbaru mengimbau masyarakat ataupun organisasi silat untuk tidak melakukan kegiatan mobilisasi massa.
“Ayo kita bersama-sama jaga kamtibmas, semoga jelang dan pasca Idul Fitri, aman dan kondusif,” ujar Kapolsek Kepohbaru, Iptu Imam Tohari saat konferensi Dinas Kepala Desa se Kecamatan Kepohbaru di Pendopo Kecamatan, Jumat (14/4/2023) pagi.
Iptu Imam Tohari menegaskan, perguruan silat diminta tidak memakai atribut dan memasang spanduk perguruan silat.
“Jangan pakai atribut, jangan pasang spanduk perguruan yang bisa memicu gesekan antar perguruan silat,” tegasnya.
Senada, Danramil Kepohbaru, Kapten Inf Ilyas Rosidi menambahkan, untuk kegiatan hajatan yang menghadirkan hiburan, diharapkan ada pemberitahuan dan atau ijin keramaian ke pihak berwajib.
“Saya yakin ini tujuannya baik, untuk mengurangi tingkat kerawanan dan mengantisipasi timbulnya gangguan Kamtibmas,” imbuhnya.
Sementara itu, Camat Kepohbaru melalui Sekcam mengatakan,
Imbauan dibuat menurutnya bukan untuk membatasi, tapi untung mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas.
“Harapan kami, desa aman kondusif,” tutupnya.
Diketahui, untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan, Forkopimcam Kepohbaru mendirikan PO pengamanan di sejumlah titik diantaranya, di desa Sidomukti, Desa Woro, Perempatan Desa jipo, perempatan dusun Semanding (Kepohbaru), dan Desa Turigede. (Imam)





















