Bali, Kabar1News.com — Delapan WNA di Bali akan dideportasi oleh Kantor Imigrasi kelas I khusus TPI Ngurah Rai. Delapan WNA tersebut, enem diantaranya berasal dari Rusia dan dua lainya berasal dari Arab Saudi. Ke delapan WNA tersebut akan dideportasi lantaran sudah melanggar UU keimigrasian.
Kabid Teknologi dan Informasi Keimigrasian Kanim Kelas 1 TPI Ngurah Rai, Sandro Limbong mengatakan, ada delapan WNA berhasil diamankan. WNA tersebut berasal dari Rusia enem orang, dan dua diantaranya dari Arab Saudi.
“Kelas 1 TPI Ngurah Rai sudah menangkap 8 orang WNA berasal dari Rusia dan Arab Saudi. Enem orang dari Rusia, dan dua lainya dari Arab Saudi, mereka ditangkap karena sudah melanggar keimigrasian,” kata Sandro Limbong saat melakukan konferensi pers di Kantor Imigrasi khusus kelas I Ngurah Rai pada, Jumat (10/3/2023) sore.
Ia menjelaskan, WNA asal Arab Saudi inisial AAMA (27) dan MTMA (24) tersebut diamankan di Bandara lantaran sudah melanggar izin tinggal selama 72 hari.
“Yang bersangkutan asal Arab Saudi diamankan 8 Maret 2023 dengan inisial AAMA (27) dan MTMA. Mereka melanggar masa izin tinggal selama 72 hari, dan memiliki izin tinggal terakhir pada 29 November 2022,” katanya.
Selain itu, di hari yang sama pihaknya berhasil menangkap WNA berkeluarga berasal dari Rusia dengan inisial SM, KM, MS, HM dan mereka juga over stay yang di mana Izin tinggal terakhir pada 16 November 2022.
” Sekeluarga berasal dari Rusia inisial SM, KM, HM, MS ini mereka juga melanggar izin tinggal, dan Izin tinggal terakhir mereka pada 16 November 2022,” katanya.
Selain itu imigrasi Ngurah Rai juga berhasil mengamankan dua WNA berasal dari Rusia sedang melakukan aktivasi pelatihan sepeda motor. Dari hasil pemantauan tim imigrasi mendapatkan dua orang WNA asal Rusia dengan inisial RK dan AG. kemudian imigrasi mengamankan, dan saat ini keduanya sedang dalam proses pemeriksaan.
“Atas gerakan patroli darat tim itelejen imigrasi yang berawal juga dari informasi kita dapatkan akun Mosco cabang Bali di mana disitu ada aktivitas pelatihan sepeda motor kemudian tim turun kemudian mendapatkan dua orang WNA berasal dari Rusia dengan inisial RK dan AG. Penangkapan ini dilakukan kemarin Sore 9/3/23 dan saat ini sedang dalam pemeriksaan,” tutupnya. (D)





















