Golkar Bojonegoro Donor Darah, Cek Kesehatan Gratis dan Santuni Yatim.
Bojonegoro, Kabar1News.com – Momentum Hari Jadi ke-61 Partai Golkar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) kabupaten Bojonegoro gelar donor darah, cek kesehatan gratis dan santuni puluhan yatim serta warga kurang mampu, Jumat (31/10/2025).
Penanggung jawab kegiatan, Eko Setiyawan SKep Ns. SH. MHum, menyampaikan bahwa agenda sosial ini menjadi bukti kedekatan Golkar dengan masyarakat Bojonegoro.
“Kami ingin Golkar tetap dekat dengan rakyat. Pemeriksaan kesehatan dan donor darah ini gratis dan terbuka untuk umum,” ujarnya.
Selain donor darah dan cek kesehatan, panitia juga menyerahkan santunan kepada 61 anak yatim dan warga kurang mampu.
“Semoga bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambah Eko.
Suasana haru terlihat saat para penerima santunan menerima paket bantuan secara bergantian. Sejumlah warga mengaku senang dan merasa terbantu dengan kegiatan sosial ini, terutama layanan kesehatan gratis yang dinilai sangat bermanfaat.
“Harapan kami kegiatan sosial serupa terus berlanjut di masa mendatang,” sahut salah seorang penerima paket bantuan yang enggan disebut namanya.
Terpisah, Ketua DPD Partai Golkar, Ahmad Supriyanto mengatakan, giat ini adalah wujud kepedulian sosial partai Golkar untuk masyarakat, khususnya warga Bojonegoro. Pihaknya menyadari, kehadiran Partai Golkar seharusnya selalu terasa di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya saat momen politik. Melalui santunan anak yatim, cek kesehatan gratis dan donor darah ini, pihaknya juga ingin membuktikan bahwa semangat pengabdian dan kepedulian sosial adalah nilai utama yang selalu mereka junjung tinggi.
“Kami menyadari bahwa kehadiran Partai Golkar seharusnya selalu terasa di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya saat momen politik. Melalui santunan anak yatim, cek kesehatan gratis dan donor darah ini, kami ingin membuktikan bahwa semangat pengabdian dan kepedulian sosial adalah nilai utama yang selalu kami junjung tinggi,” ungkapnya.
Supriyanto menegaskan, pihaknya tidak mencari sanjungan atau pujian. Ia pun juga berharap, setetes darah yang disumbangkan bisa membawa harapan, dan informasi kesehatan yang didapat bisa mendorong pola hidup yang lebih baik.
“Kami hanya berusaha menjalankan amanah, berjuang untuk kemaslahatan masyarakat Bojonegoro,” tutupnya. (Imm/Red)





















