Rabu, Januari 14, 2026
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Beranda » Fit And Proper Test : Calon Anggota Dewas RRI oleh Komisi I DPR RI

Fit And Proper Test : Calon Anggota Dewas RRI oleh Komisi I DPR RI

by redaksi
20 Mei 2021
in Parlemen
Fit And Proper Test : Calon Anggota Dewas RRI oleh Komisi I DPR RI

Anggota Komisi I DPR RI Farah Puteri Nahlia saat uji kelayakan dan kepatutan terhadap 13 calon Anggota Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI), di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (19/5/2021). Foto: Jaka/Man

Jakarta,Kabar1News.com – Komisi I DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 13 calon Anggota Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI). Sejumlah Anggota Dewan yang hadir mendesak perlu adanya terobosan dan inovasi dari lembaga penyiaran publik tersebut untuk lebih menyasar pendengar yang berasal dari kalangan milenial. Anggota Komisi I DPR RI Farah Puteri Nahlia mengungkap bahwa anak muda saat ini sudah tak lagi tertarik mendengarkan siaran radio milik negara tersebut.

“(Fenomena) Ini bisa disikapi menjadi dua garis besar. Pertama, budaya dan nilai kebangsaan ini sudah mulai ditinggalkan oleh anak muda zaman sekarang. Kedua, LPP RRI dianggap belum optimal beradaptasi dengan perkembangan zaman. Generasi muda sebenarnya sudah mulai tertarik melestarikan budaya Indonesia dengan cara inovatif dan kreatif, untuk itu LPP perlu berbenah terkait delivering method maupun approach yang digunakan,” kata Farah di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (19/5/2021).

Hal sama disampaikan oleh Anggota Komisi I DPR Taufiq R. Abdullah. Ia menilai secara keseluruhan semua calon Anggota Dewas sudah cukup layak. Akan tetapi, pihaknya mewanti-wanti bahwa lembaga penyiaran saat ini sudah mulai beralih pada platform digital seperti melalui layanan streaming musik digital, melalui podcast, atau dalam bentuk video. Digitalisasi tersebut juga memungkinkan publik untuk bisa mengakses jutaan informasi.

“Platform digital sekarang sangat diminati, masyarakat bisa memutar musik secara gratis seperti di Spotify dan sejenisnya. Ini sekarang lebih menarik daripada radio-radio konvensional. Perlu ada konsep dari calon Anggota Dewan Pengawas untuk bisa bersaing dengan model penyiaran yang seperti ini. Harus dipikirkan pemanfaatan jaringan baik secara digital atau cara-cara lain yang dinamis agar lebih diminati,” tegas politisi PKB itu.

Pada sesi kedua fit and proper test, Anggota Komisi I DPR RI Nico Siahaan juga sempat menekankan bahwa setidaknya 65 persen pendengar radio di Indonesia saat ini berasal dari kalangan anak muda. Jumlah tersebut termasuk kalangan milenial dengan rentang usia antara 22 sampai 38 tahun. Bahkan, Generasi Z yang lahir di tahun 1995 sampai dengan 2010 cenderung lebih tertarik mendengarkan siaran platform digital atau podcast.

“65 persen pendengar kita itu generasi milenial ke sini, jadi kalau kita enggak punya visi milenial, atau pemikiran kepada pendengar-pendengar kita ke depan nantinya, ya kita lama-lama bisa dibilang seperti radio rusak, bunyi saja tetapi tidak didengar. Jadi tolong calon-calon Dewan Pengawas harus punya program-program jagoan yang bisa didorong kepada dirut-dirut atau dirut program, supaya bisa membuat RRI menjadi radio yang dicintai lagi oleh masyarakat,” pesan politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Bahkan, Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin juga sempat mewanti-wanti agar RRI jangan sampai menjadi seperti dinosaurus yang hampir menjadi fosil. Ungkapan tersebut, menurut politisi Fraksi Golkar itu, sangat ironis dan harus menjadi pukulan keras bagi lembaga penyiaran publik tersebut. Untuk itu, sebuah media penyiaran dituntut untuk terus mampu mengikuti perkembangan dan perubahan zaman.

“Kata-kata kunci seperti rejuvenasi atau peremajaan, membangun ekosistem, renstra berbasis risiko, LPP RRI berkelas dunia, dan kolektif kolegial, semua itu meninggalkan tanda tanya. Terkait peremajaan, ironisnya pendengar RRI justru sulit meraih kalangan milenial, bahkan sekarang sudah bergeser ke Generasi Z dan Y. Ini menjadi suatu pekerjaan rumah besar untuk bisa membangun RRI bisa didengar dan lebih modern,” pungkasnya.

Uji kelayakan dan kepatutan yang digelar hari ini, diikuti oleh 10 calon Anggota Dewas dan terbagi ke dalam dua sesi. Selanjutnya, 3 calon anggota dijadwalkan akan mengikuti fit and proper test pada esok hari, Kamis (20/5/2021). Sebelumnya calon Anggota Dewas yang diajukan ke DPR berjumlah 15 orang, namun 2 orang memutuskan untuk mengundurkan diri.

Adapun 13 calon Anggota Dewan Pengawas LPP RRI untuk Periode 2021-2026 diantaranya: Agnes Irwanti, Anwar Mujahid Adhy Trisnanto, Bondan Kartiko Kurniawan, Darmanto, Enderiman Butar – Butar, Fidelis Indriarto Diponegoro, Gun Gun Siswadi, M.M Rini Purwandari, Mohamad Kusnaeni, Mohammad Rohanudin, Mohamad Sujai, Rahadian Gingging, dan Yonas Markus Tuhuleruw. Nama-nama tersebut berasal dari unsur masyarakat, RRI dan Pemerintah. (alw/sf)

Related Posts

Komisi C DPRD Bojonegoro Serius Kawal Pengelolaan Keuangan Daerah
Parlemen

Komisi C DPRD Bojonegoro Serius Kawal Pengelolaan Keuangan Daerah

9 Januari 2026
Pansus TRAP DPRD Bali Tegaskan Komitmen Lindungi Kawasan WBD Subak Jatiluwih dan Perkuat Kesejahteraan Petani
Parlemen

Pansus TRAP DPRD Bali Tegaskan Komitmen Lindungi Kawasan WBD Subak Jatiluwih dan Perkuat Kesejahteraan Petani

19 Desember 2025
Bupati Wahono: Perda KTR Bukan Larangan Merokok
Birokrasi

Bupati Wahono: Perda KTR Bukan Larangan Merokok

17 Desember 2025
DPRD Bali Desak Gubernur Perhatikan Satpol PP, Ujung Tombak Penegak Perda
Birokrasi

DPRD Bali Desak Gubernur Perhatikan Satpol PP, Ujung Tombak Penegak Perda

15 Desember 2025
Pansus DPRD Bojonegoro Sampaikan Laporan Raperda DAD Bidang Pendidikan
Parlemen

Pansus DPRD Bojonegoro Sampaikan Laporan Raperda DAD Bidang Pendidikan

27 November 2025
DAD Bidang Pendidikan, Fraksi PKB: Perlu Pengelolaan Profesional
Parlemen

DAD Bidang Pendidikan, Fraksi PKB: Perlu Pengelolaan Profesional

27 November 2025
Reses III, Sally Atyasasmi Ajak Masyarakat Berkontribusi Sukseskan Program Pemerintah
Parlemen

Reses III, Sally Atyasasmi Ajak Masyarakat Berkontribusi Sukseskan Program Pemerintah

22 November 2025
Reses III, Abdulloh Umar Sampaikan 3 Pilar Utama Program Pemkab Bojonegoro
Parlemen

Reses III, Abdulloh Umar Sampaikan 3 Pilar Utama Program Pemkab Bojonegoro

22 November 2025
Reses III Fraksi PKB Dapil IV Sutikno Dorong Anak Muda Geluti Pertanian Milenial
Parlemen

Reses III Fraksi PKB Dapil IV Sutikno Dorong Anak Muda Geluti Pertanian Milenial

22 November 2025
Load More

Unduh di Playstore :

Nation Day :

Spesial Corner :

Pasang Iklan :

Info Terkini :

Kolom Ucapan :

Kabar1News.TV : (Klik)

Kategori Berita Lainnya :

UMKM Bela Negara : (Klik)

Bela Negara :

Berita Terkini Seputar Lamongan

  • Redaksi
  • Pedoman media siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Info Lainnya

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

No Result
View All Result
  • Home
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
    • Daerah
  • KOMUNITAS
  • RAGAM
    • KRIMINAL
    • PERISTIWA
    • PENDIDIKAN
    • OPINI
    • LIFESTYLE
    • OLAH RAGA
    • PROFIL USAHA & BISNIS
    • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • HANKAM
  • HUKUM
  • LIPSUS
  • POLITIK
  • WISATA
  • SEPUTAR DESA
  • AGRO SEKTOR

© 2021 Kabar1news Berita Terkini Nusantara

Don`t copy text!
Situs Kami menggunakan cookie. Kunjungi Kebijakan Cookie Klik "Terima" untuk melanjutkan.