Bali, Kabar1News.com – Badan Pelayanan Pelindungaan Pekerjaan Migran Indonesia (BP2MI) provinsi Bali mengatakan, semua pekerja asal Indonesia yang berjumlah 1445 orang di Turkey dalam kondisi aman.
“Totalnya ada 1445 orang. Berdasarkan hasil koordinasi kita bahwasanya mereka sangat aman tidak ada yang bekerja di dekat daerah gempa, “ujar Tony Irawan selaku sub kordinator BP2MI provinsi Bali di Denpasar pada, Rabu (8/2/2023).
Meskipun para pekerja Indonesia dalam kondisi aman pasca gempa terjadi, pihaknya akan terus berkomunikasi untuk memastikan bahwa mereka dalam kondisi selamat.
“Mereka bekerja di bagian bagian SPA Trapis dan Hospitality dan kita sudah berkoordinasi dengan Agen, dan mereka pun sudah saling berkoordinasi di sana bahwa mereka aman-aman saja,” tuturnya.
Terkait apakah ada orang tua yang datang koordinasi di kantor BP2MI pasca gempa yang melanda Turkey. Tony menyebut, sampai saat ini belum ada yang datang ke kantor.
“Belum ada saat ini yang datang ke kita,” tandasnya.
Selain itu, ia mengatakan saat ini pihaknya tidak ada rencana untuk pemulangan para pekerja asal Indonesia di Turkey, karena semua itu harus koordinasi dengan KBRI terlebih dahulu.
“Untuk pemulangan kita koordinasi dengan KBRI pak, karena saat ini tidak ada korban dari Bali pak,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, Negara Italia adalah negara yang paling banyak pekerja Indonesia dan mereka rata-rata di kapal pesiar, kemudian yang ke dua itu negara Turkey bekerja sebagai SPA Terapi.
“Yang pertama itu Italia kerja di kapal pesiar, kemudian negara ke sua itu Turkey, kebanyakan kerja di SPA Terapi,” tutupnya. (*)





















