Tabanan, Kabar1News.com – Upaya mendorong pertumbuhan UMKM di Kabupaten Tabanan, Perusahan Umum Dharma Santhika (Perumda) Tabanan mengadakan kopi bareng bersama pelaku UMKM.
Diketahui, dalam kegiatan Ngopi Bareng yang berlangsung di Lembaku Resto dan Coffee Shop tepatnya di halaman pojok kantor Bupati Tabanan pada Jumat, 17 Februari 2023 ini melibatkan para Seniman lokal Tabanan.
Kepala Perumda Dharma Santhika Tabanan, Kompyang Gede Pasek Wedha mengatakan, upaya ini merupakan cara untuk saling mengenal dan menyatu antara pelaku UMKM, dengan demikian pelaku UMKM di Tabanan merasa tidak sendiri saat menjalani usahanya.
“UMKM kan eksistensinya mereka perlu di jaga, caranya mereka harus sering komunikasi dengan cara sering, kolaborasi, kalau sering komunikasi antara UMKM otomatis ada keterikatan sehingga ada tukar wawasan sehingga mereka membangun UMKM tidak merasa sendiri,” ujarnya.
Selain itu, Kompyang mengatakan saat ini usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pasarannya sudah masuk di pasar lokal, dan besar kemungkinan kedepannya UMKM di Tabanan ini bisa naik tingkat hingga ke manca negara.
“Kami kan ngak muluk-muluk, kalau market sendiri, market interen pun itu sudah lumayan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kapasitas, kontinuitas, kualitas, keterjangkauan ini kunci agar usahanya bisa bertahan dan berkembang.
“Dalam konteks lebih besar, ada empat yang kita pegang, pertama Kontinuitas, Kualitas, Kapasitas, dan Keterjangkauan,” tandasnya.
Sementara Paguyuban Seniman Tabanan l Nyoman Ardike atau yang biasa dipanggil Jero Sengap mengatakan, keterlibatan Paguyuban Seniman Tabanan ini sesuai arahan dari bapak Bupati, di mana semua komponen harus terlibat sesuai bidang masing-masing.
“Kita bersinergi dengan Dharma Santhika Tabanan, sesuai arahan bapak bupati Tabanan bagaimana mewujudkan Tabanan Era Baru, semua komponen harus terlibat sesuai dengan bidangnya masing-masing,” ucapnya.
Ia menambahkan, ide ini dilahirkan untuk mendukung perkembangan UMKM di Tabanan, diharapkan Dharma Santhika ini bisa tembus pasar internasional.
“Karena ini ide berdua, karena kita ingin mengembangkan UMKM di Tabanan, harapan kita Dharma Santhika ini bisa go internasional bukan, puji syukur atas ide ini semua potensi dan sumber daya alam di Tabanan bisa go public,” tuturnya.
Karena itu, tambah Jero Sengap kedepannya bersama pemda akan memanfaatkan Pojok Lembaku untuk saling berdiskusi tentang potensi yang ada di kabupaten Tabanan.
“Saya dan teman-teman dari pemda ingin memanfaatkan pojok ini untuk ngopi bareng setiap hari jumat supaya mengenal apa si produk andalan di Kabupaten Tabanan ini,” tutupnya. (*/D)





















