Bali,Kabar1News.com – Politisi senior PDI-P I Nyoman Adi Wiryatama tanggapi soal pencopotan baliho Capres dan Cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Kabupaten Gianyar, Bali.
Ia mengatakan, apa yang terjadi pada 31 Oktober 2023 itu, tentu sangat melukai perasaan kader PDI-P di Bali. Namun, berharap masalah serupa ini tidak boleh terjadi lagi.
“Inikan soal perasaan, saya juga ngk terima kalau terus begitu-begitu, ke depan jangan sampai begitu, ajaklah ngomong lah,” ujar I Nyoman Adi Wiryatama di Denpasar pada, Kamis (2/10/2023).
Ia menambahkan, PDI-P sangat terbuka dengan siapa saja, kalau memang baliho tersebut merasa terganggu tidak apa.
“PDI-P perjuangan ini paling bisa diajak ngomong soalnya, ajaklah kita ngomong, kalau memang menggangu kita singkirkan,” tuturnya.
Meskipun begitu, pihaknya belum berencana melanjutkan ke ranah hukum.
“Sementara belum,” tandasnya.
Ia pun berharap, baliho tersebut segera di pasang lagi.
“Kita berharap segera di pasanglah,” tutupnya.





















