Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Nasional di HARGANAS ke-33
Malang, Kabar1News.com — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menerima penghargaan di tingkat nasional. Penghargaan diserahkan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melalui Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tingkat Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan diterima langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (29/7/2026). Kegiatan mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”.
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Kabupaten Bojonegoro mengintegrasikan program unggulan daerah bersama TP PKK dalam mendukung program prioritas nasional bidang kependudukan dan pembangunan keluarga.
Adapun 5 program unggulan yang menjadi dasar penilaian, yaitu:
1. TAMASYA: Taman Asuh Sayang Anak
2. GATI: Gerakan Ayah Teladan
3. SIDAYA: Lansia Berdaya
4. GENTING: Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting
5. MBG 3B: Makan Bergizi Gratis untuk sasaran Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menyampaikan bahwa peran orang tua, khususnya ayah, sangat penting dalam membangun keluarga yang kuat di era saat ini. Selain sebagai pencari nafkah, ayah juga harus hadir sebagai pelindung, pendamping, dan penyemangat bagi anak. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental anak.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan tersebut.
“Alhamdulillah Bojonegoro kembali mendapat penghargaan atas inovasi program TAMASYA, GATI, SIDAYA, GENTING, dan MBG sasaran 3B. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat dan memperkuat pembangunan keluarga sebagai fondasi masyarakat yang sehat, berkualitas, dan sejahtera,” ujarnya.
Prestasi ini menunjukkan komitmen dan sinergi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama TP PKK dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung terwujudnya keluarga berkualitas menuju Generasi Emas Indonesia 2045. (Prokopim/Red)




















