FKBN Tinjau Pengelolaan Ketahanan Pangan Organik Hortikultura
Bogor, Kabar1News.com – FKBN meninjau lahan seluas satu hektare yang dimanfaatkan sebagai lahan tanaman hortikultura, Padi terapan organik Bela Negara, di desa Harkat Jaya Kecamatan Cigudeq Kabupaten Bogor, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri Ir. Angga Rahardian Tirtawijaya (Ketua FKBN), Gus Ali (koordinator penggerak desa Bela Negara kader Bela Negara Kementerian Pertahanan) dan Agus Salim (tim kerja desa Bela Negara).
Ketua FKBN mengungkapkan, kegiatan ini merupakan suatu kegiatan di sektor pangan. Menurutnya, pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan kemandirian pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan menjaga keberlanjutan lingkungan. “Yang semuanya berkontribusi pada stabilitas dan kedaulatan negara,” ungkap Angga Rahardian.
Ia menyebutkan, poin-poin penting pengelolaan ketahanan pangan organik/hortikultura dalam konteks bela negara, antara lain; Implementasi pertanian melalui aplikasi pupuk organik Bela Negara sebagai aksi Bela Negara dan Revolusi Pertanian Ramah Lingkungan.
“Penggunaan pupuk organik dan metode ramah lingkungan (konsep Back to Nature) memperkuat tanah dan meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan,” sebutnya.
Brigade Pangan dan Desa Bela Negara adalah: Peluncuran “Brigade Pangan” untuk menanam padi organik (seperti PS-08) dan pembentukan Desa Bela Negara merupakan inisiatif strategis untuk memandirikan pangan lokal, mengurangi ketergantungan luar, dan membangkitkan lahan tidur.
Produk Sehat dan Aman: Pengelolaan budidaya organik menghasilkan bahan pangan yang lebih sehat, mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang merupakan komponen bela negara.
Dalam sinergi Pertanian Hortikultura dan Padi Organik diversifikasi Pangan: Selain padi, budidaya tanaman hortikultura (sayuran, ubi, singkong) meningkatkan ketahanan pangan lokal.
Untuk penguatan Ekonomi Petani: Pertanian organik memberikan keuntungan ekonomi lebih tinggi (harga premium) dan mengurangi ketergantungan pada input kimia impor, meningkatkan kedaulatan petani.
Manajemen Lahan Berkelanjutan: Praktik rotasi tanaman dan pemupukan berimbang menjaga ekosistem tetap seimbang, yang penting untuk ketahanan jangka panjang. (LZ/Red)





















