SMK Negeri 1 Bojonegoro Berkomitmen Cetak Generasi Unggul, Ini Buktinya!.
Bojonegoro, Kabar1news.com – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bojonegoro berkomitmen mencetak generasi unggul, terbukti dalam ajang turnamen tahunan 2022 lalu, Olimpiade Akuntansi Tingkat Nasional OISI VIII Universitas Widyagama Malang, SMKN 1 Bojonegoro berhasil menyisihkan 105 tim baik SMA/SMK. Lalu, dari penyisihan langsung diambil 9 tim menuju semifinal.
“Dari semifinal diambil 3 tim dengan nilai tertinggi dan kembali tim SMKN 1 Bojonegoro Juara 1,” ungkap Roedie Agus Setiyono, Kepala SMKN 1 Bojonegoro kepada Kabar1news.com Rabu (8/5/2024) siang.

Roedie menegaskan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di SMKN 1 Bojonegoro dan mencetak generasi unggul yang siap menghadapi persaingan dan perkembangan era digital.
“Selain mencetak lulusan yang siap bekerja diberbagai perusahaan, lulusan SMKN 1 Bojonegoro mampu bersaing di Perguruan Tinggi Negeri maupun swasta,” tegasnya.
Ia membeberkan, di 2024, siswa SMKN 1 Bojonegoro lulus seratus persen atau sebanyak 522 siswa.
“Yang diterima kurang lebih di 15 perusahaan sekitar 273 siswa, yang 173 sudah berangkat dan 100 masih proses,” bebernya.
Selain itu, kata dia, ada 6 siswa diterima di Perguruan Tinggi Negeri dengan jalur prestasi dan 56 siswa lulusan SMKN 1 Bojonegoro ikut Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk memprediksi kemampuan calon mahasiswa dalam menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik dan tepat.
“6 Siswa diterima di PTN Jalur Prestasi, 56 masih proses ikut UTBK dan Skor yang didapatkan dari UTBK akan digunakan untuk mengikuti jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN),” katanya.
Roedie menambahkan, pihaknya juga bekerjasama dengan Universitas swasta yang ada di Bojonegoro yang mau membiayai secara gratis siswa kurang mampu yang ingin melanjutkan kuliah.
“Kurang lebih kemarin ada 10 anak yang masuk IKIP PGRI secara gratis,” tambahnya.
Menurut Roedie, dirinya berkeinginan mengembangkan dunia pendidikan perguruan tinggi di Kabupaten Bojonegoro.
“Kalau nggak kita sendiri, siapa yang akan mengembangkan pendidikan perguruan tinggi di daerah (Bojonegoro),” akunya.
Sedangkan, Lanjut dia, ada 4 siswa yang ikut tes masuk TNI/POLRI.
“Kita tunggu hasilnya, semoga berhasil,” tutupnya. (Imam)





















